YouTube vs TV
December 14, 2016

Friksi antara YouTube vs Televisi (TV) di Indonesia ini sudah muncul sejak awal tahun 2016. Konten-konten televisi Indonesia yang monoton bahkan bisa dibilang terus menurun membuat YouTube menjadi predisposisi. Jika di TV lo bakal disajikan channel-channel ajek, maka di YouTube lo seakan menjadi raja. Lo bisa menentukan sendiri channel apa yang ingin lo tonton. Dokumenter, drama, musik video, komedi sampai gaming bisa lo nikmatin kapanpun, dimanapun tanpa terkecuali.

Tetapi terkadang tanpa terkecuali tersebut menjadi boomerang tersendiri. Di YouTube sama sekali nggak ada filter. Televisi Indonesia mungkin jauh dari kata porno atau hal-hal kekerasan, di YouTube sebaliknya. Walaupun Google sendiri secara lantang mengatakan akan menindak tegas para kreator yang membuat konten yang dilarang, tetapi masih ada beberapa video luput dari saringan. Jika lo nggak bijak menggunakan YouTube, lo bisa terjerumus lebih parah daripada efek dari televisi itu sendiri.

Televisi, di Indonesia khususnya memang mempunyai tolak ukur atau standar tersendiri, walaupun terkadang kontennya dangkal tetapi masih aman. YouTube ini malah sebaliknya, nggak ada paguyuban yang resmi, nggak panduan yang resmi, membuat YouTube adalah tempat yang rawan untuk orang yang nggak cermat. Kalau lo sendiri nih Urbaners, ketika disajikan konten televisi atau konten YouTube, lo pilih mana?

SHARE

Facebook Twitter Google+