• Buzz
  • Berbagi Lewat Tantangan #alsicebucketchallenge

Berbagi Lewat Tantangan #alsicebucketchallenge

Fri, 24 October 2014

Akhir-akhir ini, media sosial terlihat semakin ‘segar’ dengan banyaknya foto dan video orang-orang yang mengguyur diri mereka sendiri dengan seember air es. Melihat segala bentuk ekspresi kedinginan dari orang-orang yang basah kuyup akibat air es tersebut, tampaknya ice bucket challenge udah sah menjadi aksi yang paling heboh saat ini.

Aksi ice bucket challenge bahkan udah sampai ke jajaran selebriti internasional. Beberapa nama artis kelas dunia rela basah kuyup dan kedinginan demi berpartisipasi dalam gerakan amal ini. Artis-artis yang udah meng-upload foto atau video ice bucket challenge mereka ke dunia maya adalah Justin Bieber, LeBron James, Adam Levine, Blake Shelton, Gordon Ramsay’s family, Ben Affleck, Bon Jovi, Oprah, Justin Timberlake, Robert Downey Jr, Rita Ora, Taylor Swift, dan lain-lain.

Ice Bucket Challenge sendiri adalah gerakan amal yang bertujuan untuk mengumpulkan dana penelitian dan riset demi menemukan obat untuk penyakit Amyotrophic Lateral Sclerosis (ALS) atau Lou Gehrig.

Fenomena ini membuat orang penasaran dan ingin mencobanya juga. Pahami aturan mainnya sebelum melakukan tantangan tersebut. Pertama, pilih tiga temen yang harus mengikuti ice bucket challenge selanjutnya. Jika sampai 24 jam kemudian temen lo itu belom melakukan ice bucket challenge, dia wajib membayar sekitar $10 sampe $100.

Kalau udah berhasil menaklukkan ice bucket challenge, lo bisa meng-upload video tantangan lo ke sosmed dengan hastag #alsicebucketchallenge. Dengan menggunakan hastag tersebut, lo udah dianggap peduli dan menyumbang untuk penelitian tersebut.

Nah, kalau lo bener-bener mau mencoba ice bucket challenge, jangan lupa dengan cara permainannya dan siapkan dulu obat flu. Selamat basah kuyup brrrrr!
 

Kenapa Harus Air Dingin?
Mungkin lo bertanya-tanya tentang hubungan antara penyakit ALS dengan air dingin. Sebenarnya, peserta diguyur dengan air dingin agar mengetahui bagaimana rasanya menderita penyakit ALS. Hal ini dikarenakan jika tubuh disiram dengan air dingin, maka akan ada beberapa saraf di tubuh yang kebas seketika, mirip dengan yang dirasakan oleh para penderita ALS.

Sekilas tentang Penyakit ALS
ALS adalah penyakit yang nggak menular, tapi sampai saat ini, udah menyerang ribuan orang di seluruh dunia dengan perbandingan 2:100.000 orang yang berusia di atas 18 tahun. ALS menyerang neuron yang mengendalikan otot lurik sehingga mengakibatkan disfungsi otot. Dipercaya kalo asupan Cyas circinalis berlebihan merupakan penyebab dari ALS ini.

“Trendsetter” Ice Bucket Challenge
Pegolf asal Sarasota, Amerika Serikat, Chris Kennedy yang melakukan ice bucket challenge pertama kali. Chris melakukan ini untuk mendukung sepupunya, Anthony, yang mengidap ALS selama 11 tahun.

Kontribusi Besar Masyarakat Indonesia di Tengah Pandemi

Fri, 29 May 2020
Tampak seorang yang mengenakan APD dan masker N95 kelelahan sambil menggaruk kepala

Selain menghilangkan rasa bosan #MumpungLagiDirumah jika nggak perlu-perlu sekali keluar rumah, sebagian besar masyarakat Indonesia juga ikut aktif berkontribusi di tengah pandemi. Saling bahu-membahu membantu menghadapi situasi terkini. Mulai dari menggalang donasi untuk pekerja harian yang terdampak COVID-19 hingga mendonasikan APD serta masker bagi tenaga medis.

 

Galang Donasi untuk APD bagi Tenaga Medis

Seorang tenaga medis mengenakan APD lengkap

Menggalang donasi untuk membantu penanganan penyebaran COVID-19 ini nggak cuma dilakukan oleh selebritis dan selebgram saja. Masyarakat umum juga ikut berpartisipasi aktif di sini. Melalui banyak gerakan baik yang dirintis instansi sosial maupun gerakan swadaya, akhirnya berhasil dikerahkan untuk prioritas kebutuhan di awal pandemi lalu, yakni APD dan masker bagi tenaga medis.

Gerakan ini menjaring massa yang cukup besar, sebut saja Jogja Lawan Corona yang bekerja sama dengan MamaJahit, lalu Sama Sama Kita Bisa yang diusung oleh komunitas kopi untuk mendukung para tenaga medis dalam bekerja agar bisa terus dalam kondisi prima. Belum lagi banyak gerakan lain yang juga hadir di beberapa daerah untuk menyokong kebutuhan medis daerah mereka.

 

Masker Kain Produksi Rumahan

Proses pembuatan masker kain produksi rumahan

Kontribusi besar lainnya yang juga nggak bisa diabaikan begitu saja dan pasti lo juga tahu berita yang satu ini, yakni bagaimana masyarakat ikut memproduksi masker kain rumahan. Dibuat dengan bahan kain, beberapa dijual dengan harga sangat murah, beberapa lainnya bahkan dibagikan secara cuma-cuma bagi para pekerja yang masih harus beraktivitas di luar rumah selama pandemi ini berlangsung.

Ini jadi respon positif atas kondisi kelangkaan masker yang sempat terjadi beberapa waktu lalu dikarenakan penimbunan oleh pihak yang nggak bertanggung-jawab dan kebutuhannya yang semakin meningkat kemudian. Beberapa komunitas menjahit seperti MamaJahit tadi juga ikut berkontribusi dalam produksi masker kain ini.

 

Berbagi Sembako bagi yang Membutuhkan

Aksi terakhir ini bisa jadi lo sudah sering lihat di beberapa video yang tersebar di YouTube atau sosial media lain, di mana beberapa masyarakat yang memiliki penghasilan lebih bergotong-royong membeli sembako dalam jumlah banyak. Sembako-sembako ini yang akhirnya disumbangkan ke mereka yang membutuhkan.

Nggak sedikit juga anak-anak muda yang ikut berperan aktif dalam aksi-aksi kontributif untuk saling tolong menolong di saat-saat yang sulit seperti ini. Ini jadi ciri khas gotong royong Indonesia yang harus diapresiasi dan dibudayakan turun temurun. Tanda bahwa kita masih memiliki simpati untuk berjuang bersama mengatasi pandemi.

Buat lo yang juga ingin berpartisipasi ikut berkontribusi berarti selama pandemi ini berlangsung, jangan tunggu lagi, Bro. Lo bisa cari tahu gerakan kontribusi yang sedang dilakukan di sekitar area lo sekarang. Ingat, bantuan nggak melulu uang, lo bisa membantu dan berkontribusi dengan cara yang paling mampu lo lakukan.

 

Sources: Kompas, The Conversation, CNBC Indonesia