• Buzz
  • Style Polisi dari Seluruh Dunia

Style Polisi dari Seluruh Dunia

Fri, 29 January 2016

Meskipun profesi polisi identik dengan kejadian-kejadian yang cenderung berbahaya, bukan berarti mereka nggak bisa tampil stylish. Lupakan semua hal yang lo tahu tentang polisi. Nggak semua polisi mengenakan seragam berwarna hitam seperti yang lo sering tonton pada film atau serial televisi. Setiap negara memiliki style sendiri untuk seragam kepolisian mereka. Lo bahkan bisa kalah stylish dari mereka, Urbaners! 

 

The United Kingdom

Seragam yang dikenakan para polisi di UK didominasi oleh warna hitam melalui celana panjang dan vest mereka. Sebagai pakaian dasar, mereka mengenakan atasan kemeja berwarna putih dengan lengan pendek. Penampilan tersebut dilengkapi dengan sebuah topi bertekstur keras dengan warna dasar hitam. Uniknya, polisi di UK nggak dibekali dengan alat senjata tembak untuk membedakan mereka dengan pihak militer.

 

Jepang

Kalau mengunjungi Jepang, lo pasti bakal dapat mengenali para polisi di sana dengan mudah. Mereka terlihat eye-catching banget dengan seragam berwarna biru terang! Style-nya cenderung simpel, dengan atasan kemeja lengan panjang berkerah dan celana panjang. Sebagai aksen, ada garis kuning-putih yang terletak memanjang pada bagian pinggir celana. Polisi di Jepang juga menggunakan topi berwarna putih dengan bentuknya yang mirip topi nahkoda.

 

Italia

Sepertinya Italia berhak mendapatkan award untuk seragam polisi terbaik di dunia. Nggak tanggung-tanggung, desain seragam mereka didesain langsung oleh Armani! Yes, Urbaners, you heard it right. Warna yang digunakan mungkin cenderung standar, yakni hitam, merah, dan putih. Tapi, polisi Italia terlihat stylish banget dengan jubah yang dipasang pada bagian belakang tubuh mereka. Nggak lupa dengan sarung tangan putih yang membuat mereka lebih cocok bekerja di kastil.

 

Kanada

Jepang bukan menjadi satu-satunya negara yang polisinya memakai seragam eye-catching. Polisi di Kanada bahkan terlihat lebih mencolo dengan seragam berwarna merah cerah dan bawahan hitam bergaris kuning di sampingnya. Nggak berhenti sampai di situ, mereka juga mengenakan topi yang bentuknya mirip dengan yang biasa kaum cewek kenakan saat pergi ke pantai. Unik banget, kan?

Jadi, siapa bilang polisi nggak bisa tampil stylish saat menumpas kejahatan? Justru penampilan yang oke bakal bikin mereka makin merasa semangat untuk melindungi masing-masing negara. Lo jangan mau kalah dari mereka, Urbaners!

 

Source: buzzfeed.com, uniformstories.com

Oscar Didominasi oleh Pria Hanya Mitos Belaka

Thursday, February 20, 2020 - 14:36
Jim Burke, Charles B. Wessler, Nick Vallelonga, Peter Farrelly, dan Brian Currie dengan bahagia merayakan atas kemenangan mereka pada Academy Awards 2019

Penyelenggaraan Oscar tiap tahun memang tak pernah luput dari kontroversi. Jika diperhatikan, Academy Award pernah beberapa kali dituding selalu memberi privilege kepada kalangan tertentu. Tapi ternyata, slogan tersebut hanyalah mitos belaka, Urbaners. Faktanya, semakin banyak wanita yang berhasil memenangkan Oscar.

Misalnya untuk kategori sutradara terbaik, kini sudah ada lima wanita yang pernah masuk dalam daftar nominasi. Meskipun masih ada mitos pria lebih mendominasi, kenyataannya wanita juga mulai menunjukkan taringnya dalam Oscar kali ini.

Adanya Anggapan Gender Gap

Jim Burke, Charles B. Wessler, Nick Vallelonga, Peter Farrelly, dan Brian Currie dengan bahagia merayakan atas kemenangan mereka pada Academy Awards 2019

Banyak kalangan mempercayai bahwa masih terdapat diskriminasi gender pada hampir setiap gelaran Oscar. Ini bisa dilihat dari persentase peraih penghargaan tiap tahunnya. Adanya gender gap ini membuat banyak seniman wanita enggan untuk menyerahkan karyanya kepada panitia. Sutradara Georgio Yukiko Donovan misalnya, menyebut bahwa ada kemungkinan banyak seniman wanita yang ‘kalah sebelum berperang’, karena mereka tahu siapa yang akan menjadi pemenangnya.

Dengan kata lain, seniman wanita banyak yang memilih untuk nggak terlibat, karena ini berhubungan dengan biaya produksi yang nggak murah. Namun kenyataannya, Rachel Morrison berhasil menjadi wanita pertama yang masuk dalam nominasi Sinematografi terbaik. Dia nggak menyangka bisa masuk dalam daftar nominasi. Morrison sempat berkecil hati untuk masuk ke dalam nominasi, karena ia adalah seorang wanita. Tapi fakta bahwa dia dinominasikan berhasil mematahkan mitos tersebut.

 

Proses Pemilihan dan Penilaian

 

Menurut The Hollywood Reporter, tiap tahunnya, ada ribuan pemilih yang dilibatkan dalam menentukan siapa saja pemenang penghargaan. Setelah muncul tagar #oscarsowhite beberapa tahun lalu, panitia menambah jumlah pemilih dari 2.000 menjadi 8.000 orang. Saat ini, sudah ada 28% pemilih wanita yang dilibatkan, sebuah peningkatan yang cukup membanggakan.

Selain itu, Oscar juga berusaha semakin melibatkan selain keturunan kulit putih. Tahun ini, ada sebesar 13% dari total pemilih yang memiliki latar belakang Asia dan berkulit hitam.

Data Dominasi Pemenang Pria di Oscar 2020

Meskipun dari total 193 penerima nominasi Academy Awards tahun ini, 70% diantaranya adalah pria. Namun jika dilihat dari kategori individual, persentase nominee wanita pada empat kategori sudah mencapai 20%. Meskipun begitu, nggak selamanya dominasi pria terjadi. Misalnya di kategori Best Costume Design, Best Animated Short Film, dan Best Documentary Short Film. Pada tiga kategori itu, jumlah nominee pria dan wanita setara, meski cenderung lebih banyak wanita.

Menurut lo, apakah Oscar akan semakin melibatkan wanita dalam penghargaannya?

Source: Antaranews, BBC, The Guardian, DW.com.