4 Serial Televisi Teraneh di Dunia - MLDSPOT
  • Buzz
  • 4 Serial Televisi Teraneh di Dunia

4 Serial Televisi Teraneh di Dunia

Wed, 03 February 2016

Urbaners, lo suka nonton serial televisi? Kalau iya, lo pasti sadar bahwa industri serial televisi didominasi oleh Amerika dan Inggris. Seperti Breaking Bad, Game of Thrones, dan yang lagi naik daun, TV show tentang musik hip-hop yakni Empire. Penasaran nggak, untuk menonton serial televisi dari negara-negara lain? Tentu konsepnya bakal beda dengan serial televisi yang suka lo tonton, mengingat bahwa tiap negara memiliki latar belakang budaya yang berbeda. Jadi, jangan kaget melihat keanehan dari keempat serial televisi berikut ini.

 

Gaki no Tsukai (Jepang)

Serial televisi berbentuk sketsa komedi sebenarnya sudah bukan menjadi hal yang spesial. Beberapa stasiun televisi swasta di Indonesia pun memiliki program serupa. Tapi, Gaki no Tsukai menambah sedikit twist pada konsep sketsa komedi yang dibawanya. Orang-orang yang berpartisipasi di Gaki no Tsukai harus ikut berkompetisi dalam permainan “Batsu” (hukuman). Peserta yang kalah bakal dihukum dengan hal menyakitkan, seperti tamparan di wajah atau tendangan pada kaki.

 

Miss Bumbum (Brazil)

Kalau Indonesia punya Putri Indonesia dan Miss Indonesia sebagai ajang beauty pageant, maka Brazil mempunyai Miss Bumbum. Dan, ya, proses pencariannya ditayangkan dalam bentuk serial televisi. Keunikan Miss Bumbum terletak pada tujuannya, yakni untuk mencari pantat terbaik di Brazil. Ada 27 kontenstan yang bersaing untuk merebut title tersebut. Pemenangnya mendapatkan perjanjian kontrak sebesar $22,000 dan langsung menjadi terkenal di sana.

 

Mikorte Informativo (Mexico)

Sering mengalami insomnia pada malam hari? Acara late night show pun menjadi teman setia untuk menghabiskan waktu. Ada beberapa late night show internasional yang cukup populer, seperti Jimmy Kimmel Live! atau The Tonight Show with Jimmy Fallon. Acara Mikorte Informativo juga merupakan sebuah late night show, tetapi hosts-nya berpakaian seperti monyet yang berasal dari planet lain. Gaya mereka dalam membawakan berita pun cenderung satir.

 

Prince of Poets (United Arab Emirates)

Pernah nonton American Idol? Paham, kan, dengan sistem yang dianut oleh ajang pencarian bakat tersebut? Konsep yang diterapkan oleh Prince of Poets nggak jauh berbeda dari American Idol. Tetapi, bukannya menyanyi, para kontestan Prince of Poets diharuskan untuk membaca puisi ciptaan mereka sendiri. Pada beberapa kesempatan, mereka juga diminta untuk berimprovisasi pada beberapa subjek tertentu. Pemenang ditentukan oleh juri dan voting dari penonton.

Aneh banget, ya, Urbaners? Tapi, keempat serial televisi tersebut memiliki rating yang cukup tinggi di negaranya, lho. Prince of Poets, misalnya, udah ditayangkan sejak tahun 2007. Gaki no Tsukai bahkan mulai mengudara sejak tahun 1989. Hal tersebut menandakan bahwa mereka memiliki banyak penonton, bukan?

 

 

Source: en.wikipedia.org, nypost.com

Aset Digital bisa Dilindungi, Bro: Kenalan sama NFT Crypto Ini Deh

Wed, 12 May 2021
Crypto

Lo tentunya setuju, bro, kalo aset kripto memang bisa dibilang serba bisa. Selain memiliki kegunaan sebagai alat transaksi di beberapa merchant dan instrumen investasi, aset kripto juga bisa dimanfaatkan sebagai barang koleksi.

Aset kripto tersebut biasanya berupa Non-Fungible Token (NFT) adalah jenis aset digital yang lagi populer. Dikutip Coindesk, sejak November 2017, ada sekitar 174 juta dolar AS yang dibelanjakan untuk NFT. Jumlah tersebut setara dengan Rp 2,4 triliun. Wow angka yang fantastis kan, bro?

Memangnya, apa sebenarnya yang dimaksud dengan NFT? Kalo lo mau lebih paham dengan jenis aset digital ini, mendingan lo baca artikel MLDSPOT kali ini sampai tuntas, bro!

Aset Digital yang Lagi Popular

Aset Non-fungible Token atau NFT mendadak jadi bahan pembicaraan. Penyebabnya banyak pihak yang menjual aset digitalnya dengan harga hingga miliaran rupiah. Meskipun udah ada dari tahun 2014, NFT kini semakin terkenal karena dianggap sebagai cara yang praktis buat membeli dan menjual karya seni digital.

Lalu, apa itu NFT? Well, kalo dalam ilmu ekonomi aset tersebut bisa ditukarkan dengan unit yang mudah dipertukarkan seperti uang. Tapi, apabila nggak bisa ditukar berarti objek tersebut memiliki sifat unik, bisa seperti rumah atau karya lukisan seperti Monalisa.

Sementara itu, dilansir dari laman Forbes.com, NFT adalah sebuah aset digital yang mewakili objek dunia nyata seperti lukisan, seni musik, item dalam game, hingga video pendek. Aset tersebut dibeli dan dijual secara online, seringkali dibayar dengan cryptocurrency, dan umumnya dikodekan menggunakan software dasar yang serupa dengan aset crypto lainnya.

Nggak Punya Nilai Tukar

Crypto

Credit image - voi.id

Buat lo yang belum tau, satu NFT punya keunikan tersendiri dan dijual dengan harga yang berbeda, nilai sebuah aset NFT nggak bisa disamakan atau ditukarkan dengan aset NFT dan aset kripto lainnya. Aset semacam ini, bro, yang biasa disebut non-fungible (nggak bisa ditukarkan), berbeda dengan aset lainnya, seperti mata uang dollar AS, Ethereum, atau Bitcoin yang bersifat fungible.

Misalnya gini, lo jual mobil dengan harga Rp 500 juta, maka harga mobil tersebut bakal setara dengan 34.700 dolar AS (1 dolar AS = Rp 14.300) atau 18,34 Ethereum (1 Ethereum = Rp 27 juta).

Sementara itu, nilai 1 aset NFT yang dibeli dengan harga Rp 500 juta nggak bisa disamakan dengan mobil yang punya harga yang sama, uang senilai 34.700 dolar AS atau koin sebanyak 18,34 Ethereum tadi.

Kalo bisa ditarik kesimpulan, NFT adalah aset digital yang bisa dimiliki secara eksklusif oleh seseorang dengan nilai yang bervariasi tergantung orang yang menjualnya. Inilah yang membuat sebuah aset NFT biasanya dilego atau berpindah kepemilikan melalui mekanisme lelang di berbagai platform online, seperti Nifty Gateway, Valuables, Foundation, Christie's, dan lain sebagainya.

Keunikkan Kode yang Ada di NFT

Sebenarnya sama aja seperti instrumen investasi maupun aset pada umumnya, namun keunikannya NFT adalah sebuah aset digital yang bisa mewakili berbagai macam barang berwujud maupun nggak berwujud

Kode unik dalam NFT membuat tiap token sulit untuk direplikasi. Sehingga kemungkinan adanya NFT palsu jadi lebih sulit. Karena, setiap barang bisa dilacak data historisnya, mulai dari pemilik terakhir, pemilik pertama, hingga penerbitnya saat token dirilis.

Selain Itu, seri kode unik dalam NFT juga memungkinkan pegiat aset kripto, yang punya hobi koleksi barang jadi lebih mudah untuk melakukan verifikasi. Nah, perbedaan dari kode unik membuat NFT bersifat langka, dan bagi kolektor, melengkapi koleksi adalah suatu hal yang mutlak, bro.

Royalti untuk Pekerja Seni

Crypto

Credit image - voi.id

NFT memberikan kesempatan bagi pekerja seni buat dapetin royalti lebih besar. Bagi seniman, NFT bisa menghilangkan peluang munculnya pasar sekunder atau calo. Selain itu, NFT juga mengurangi jumlah pihak-pihak lain yang menjadi middleman dalam proses penjualan.

Aset digital ini nggak cuma buat gamer dan kolektor aja, tapi juga bisa digunakan oleh seniman untuk menjual karya seni mereka ke khalayak luas. Di luar itu, ada pula real estate atau developer perumahan yang pakai teknologi NFT untuk melakukan lelang rumah secara langsung ke publik.

Dengan menggunakan NFT, seniman juga bisa menerima royalti lebih besar melalui penjualan kembali. Ketika karya seni digital mereka dijual kepada pemilik baru, dari situlah pencipta karya bisa mendapat persentase keuntungan penjualan.

Meski terbilang baru, NFT adalah jenis aset digital yang udah lama diperjualbelikan oleh masyarakat.

Di tahun 2021 aja, keberadaan NFT semakin populer di kalangan investor. 

Kalo lo punya uang lebih dan suka investasi cryptocurrency, mungkin NFT bisa jadi pilihan yang tepat. Anyway, setelah baca artikel tentang NFT crypto, tentunya lo jadi lebih paham mengenai aset digital yang satu ini kan, bro?

 

 

Featured image - currency.com