Restoran Yang Dituntut Karena Nama Louis Vuitton - MLDSPOT
  • Buzz
  • Restoran Yang Dituntut Karena Nama Louis Vuitton

Restoran Yang Dituntut Karena Nama Louis Vuitton

Mon, 09 May 2016

Pernah denger Louis Vuitton? Kebangetan deh kalau nggak pernah denger merk tas ternama di dunia ini. Gimana kalau nama kece tersebut jadi merek ayam goreng? Jadi nggak kece kan? Kejadian ini benar-benar terjadi di Korea Selatan. Sebuah restoran menggunakan nama Louis Vuitton sebagai nama restoran mereka. Gawatnya nih, Louis Vuitton langsung menuntut restoran tersebut untuk mengganti namanya jika nggak mau di denda!

 

Berawal dari plesetan nama

Nampaknya toko apparel mewah ternama asal Perancis, Louis Vuitton, ini nggak main-main dengan nama mereka. Salah pakai, lo bakal kena tuntut, apalagi kalau lo menggunakan nama Louis Vuitton sebagai nama restoran untuk ngejual ayam goreng.

Sebutlah Kim, nama keluarga dari seorang pemilik restoran di Korea Selatan, menggunakan nama Louis Vuitton sebagai nama restorannya, “Louis Vuitton Dak”. Kim menilai, nama ini cukup unik dan benar-benar menjual. Kata “ton-dak” yang tercantum memiliki arti ayam utuh dalam bahasa Korea. Selain itu, logo Louis Vuitton Dak mirip dengan logo Louis Vuitton dengan desain bungkus yang juga mirip.

Bulan September 2015 lalu, Louis Vuitton melayangkan gugatan ke pengadilan dengan pasal Perlindungan Persaingan Tidak Sehat dan Aksi Perlindungan Perdagangan Rahasia. Alasannya, penggunaan nama Louis Vuitton sebagai nama restoran ayam goreng dirasa mencederai harga diri merek Louis Vuitton.

Sebulan berselang, Pengadilan Seoul pun mengabulkan permintaan Louis Vuitton dengan menyuruh Kim mengganti nama restorannya dan menghukum Kim untuk membayar 500.000 won per hari bila dia tetap menggunakan nama tersebut dan menghiraukan putusan pengadilan.

 

Ditagih pihak Louis Vuitton

Kim mau nggak mau mengganti nama restorannya. Masih mirip-mirip, Kim mengganti nama restorannya menjadi “chaLOUISVUI TONDAK”. Sayangnya, nama ini masih belum memuaskan hati brand asal Perancis tersebut.

Hal ini benar-benar membuat pihak Louis Vuitton kebakaran jenggot dan meminta Kim untuk membayar denda 14,5 juta won atau setara dengan 160 juta rupiah lebih setelah menggunakan nama brand milik mereka selama 29 hari.

Meski Kim beralasan bahwa dia telah mengganti nama restorannya dengan nama yang cukup berbeda, tetap saja pengadilan memutuskan Kim harus membayar denda yang diajukan kepada Louis Vuitton. Pengadilan beralasan nama tersebut masih mencakup nama Louis Vuitton di dalamnya ketika diucapkan dalam bahasa Korea.

Hmm, berani macam-macam dengan Louis Vuitton? Siap-siap aja kena denda. Jangan sampai deh ini kejadian sama bisnis yang lo buat.

 

 

Source: mashable.com, yahoo.com

Biar Bisnis Makin Laris: Ini 10 Font Keren untuk Logo Bisnis Lo!

Thu, 08 April 2021
Font Keren untuk Logo

Pastinya lo setuju, bro, font memiliki peran penting dalam menciptakan logo bisnis lo. Dengan menggunakan font keren, logo bisnis lo bakal lebih sedap dipandang. Kontennya pun akan lebih mudah dibaca dan dipahami.

Apakah lo lagi mendesain logo bisnis? Butuh font keren yang bisa bikin orang tertarik dan betah melihat konten-konten bisnis lo? Kebetulan sekali! Di artikel ini MLDSPOT bakalan bahas rekomendasi jenis font yang bisa lo gunain biar bisnis lo makin laris. Baca sampai tuntas ya, bro.

Rigatoni

Yang pertama adalah rigatoni, font yang didesain oleh Ale Paul ini cocok banget untuk digunakan dalam desain buku menu makanan restoran dan kemasan makanan. Bentuknya menampilkan kesan vintage. Well, mungkin lo sering melihat font ini pada desain buku menu restoran pasta.

Timberline

Font Keren untuk Logo

Credit image - fontshop  

Dengan tulisan tangan yang melengkung indah ini, membuat font Timberline terlihat sangat berkarakter, memberi kesan sebagai tempat yang sangat menyenangkan untuk bersantai. Font ini sangat cocok untuk bisnis kuliner dengan berbagai jenis tempat makan seperti; kedai burger, café, dan sebagainya.

Giaza Pro

Font ini memiliki karakter yang tampak tegas, namun nggak terlalu kaku, karena memiliki lekukan halus pada setiap hurufnya. Buat lo yang pengen memberi kesan ‘mewah’ dan elegan, Giaza Pro dapat menjadi pilihan font yang cocok bagi logo bisnis, bro.

Thirsty Soft

Font Keren untuk Logo

Credit image - fontspring.com

Font Thirsty Soft adalah font Thirsty Script yang bentuknya bulat dan terkesan lebih hangat dan vintage.

Kalo lo gunakan font ini dalam logo bisnis, bisa memberikan kesan, serta tempat yang nyaman untuk bersantai sambil ngemil dan minum kopi. Font ini sangat cocok untuk digunakan dalam desain menu makanan café dan kedai es krim.

Playfair Display

Font Playfair Display memiliki gaya klasik abad ke-18. Font ini diterbitkan oleh Claus Eggers Sørensen di Google Font pada tahun 2011. Font ini memiliki ciri khas, berupa garis kontras yang tinggi dengan menampilkan karakter gaya persuasive, sehingga terkesan vintage dan elegan. Cocok banget nih buat lo yang suka tampil mewah dan aesthetic, bro

Handwritten

Jenis font Handwritten sangat identik dengan model tulisan tangan latin bergaya klasik. Bentuknya juga bermacam-macam seperti dibuat menggunakan kuas atau spidol. Ukurannya pun ada yang tebal, tipis, tegak, miring dan lain sebagainya. Sangat cocok digunakan untuk memberikan kesan santai pada desain.

Slab Serif

Font Keren untuk Logo

Credit image - designer daily

Kalau lo menyukai varian font serif, maka slab serif adalah salah satu pilihan yang tepat. Huruf slab serif memiliki karakteristik yang simpel, jelas dan besar. Kesan yang ditampilkan cukup sederhana, namun membuat komponen desain di dalamnya tetap terlihat elegan. Cocok buat lo yang suka sesuatu simple, namun tetap terlihat istimewa.

Color Font

Tulisan tebal dengan warna-warna yang menarik selalu menjadi pilihan tersendiri bagi para desainer grafis dalam membuat karya-karya desainnya. Font jenis ini bisa lo gunakan untuk keperluan desain brosur, ataupun pembuatan gambar lain yang sifatnya ceria, dan menghibur.

Victorian Parlor

Font yang satu ini memiliki bentuk yang paling menarik, terdiri dari berbagai macam karakteristik tipografi, dan perpaduan yang klasik, juga unik membuatnya disukai oleh desainer grafis, bro. Karena bentuknya yang fleksibel, lo bisa menggunakan font ini untuk keperluan desain yang mengusung tema vintage dan tetap terlihat modern.

Brooklyn

Terakhir ada Brooklyn adalah jenis font yang cukup simpel, sederhana, terlihat bersih, dan teratur. Banyak orang menggunakan font ini untuk keperluan desain yang nggak terlalu rumit. Karakteristik dari huruf kapital yang nggak terlalu tinggi dan terdapat jarak pada setiap hurufnya.

Itulah 10 jenis font terbaik untuk bisnis yang bisa lo pakai. Beberapa font tersebut juga bisa lo gunakan untuk desain kemasan produk yang menarik, desain banner yang kreatif, hingga membuat desain logo menggunakan font keren seperti di atas.

 

Feauture image - blogfonts.com