Trending
Senin, 07 November 2016

Program Baru NBA Membuat Pemainnya Magang di Facebook dan Google

  • Share
  • fb-share
Program Baru NBA Membuat Pemainnya Magang di Facebook dan Google

Pemain basket nggak selamanya hanya main basket. Hal tersebut dibuktikan oleh NBA. Di musim panas ini, NBA mengirim beberapa pemain basket buat mengikuti liga ‘Carrer Crossover’. Jadi para pemain basket akan mencoba menekuni karir yang benar-benar berbeda dari basket. Kalau lo penasaran sama liga Career Crossover ini, lanjut baca aja yuk.

 

Liga Career Crossover diikuti 12 pemain basket

Salah satu pemain basket yang mengikuti liga ini adalah Thompson. Ia magang di 2K, sebuah perusahaan video game yang juga membuat game populer seperti NBA2K dan Mafia III. Menurut Thompson, hal ini sangat menarik dan menantang dari bayangannya. Dan mengikuti liga ini merupakan pengalaman terbaiknya dalam hidupnya selain bermain basket, Urbaners.

Selain Thompson, pemain lain yang juga menghabiskan musim panasnya di perusahaan teknologi adalah Ryan Hollins dan Al-Farouq Aminu yang magang di Facebook serta C.J. Watson, Dahntay Jones, Wilson Chandler dan Moses Ehambe yang magang di Google.

 

Tujuan diadakannya Liga Career Crossover

Menurut Greg Taylor, wakil presiden bagian pengembangan pemain, tujuan dari program ini adalah untuk mendorong para pemain menemukan dan meningkatkan kemampuannya diluar bermain basket. Hal ini berguna untuk membantu pemain agar dapat berkompetisi dengan dunia di luar basket. Mengapa dipilih perusahaan-perusahaan teknologi adalah karena menurut Taylor para pemain di zaman ini ‘hidup dan bernafas’ dengan smartphone mereka.

 

Facebook dan Google merasa diuntungkan karena program Career Crossover

Nggak hanya para pemain yang diuntungkan dalam program ini, Urbaners. Tapi perusahaan teknologi yang mereka kunjungi juga merasa dapat mengambil keuntungan. Seperti Facebook yang ternyata sangat bersemangat untuk mendengar pendapat dari para pemain NBA tentang produk-produk terbaru Facebook dan media sosial. Facebook menganggap pendapat mereka sangat berharga.

Sama halnya dengan Google. Seorang juru bicaranya mengatakan bahwa kerjasama ini memabwa manfaat bagi mereka. Google dapat mempelajari budaya NBA seperti kolaborasi, kejelian strategi dan kepemimpinan di bawah tekanan.

 

Ternyata pemain basket nggak hanya bisa main basket ya Urbaners. Mereka juga bisa belajar hal-hal baru diluar dunia basket kayak yang dilakukan Kobe Bryant yang terjun di dunia bisnis setelah pensiun. Lo bisa baca berita lengkapnya di Kobe Bryant Keluarkan Perusahaan Pendanaan Senilai 100 Juta Dollar

 

Source: cnet.com

Comments
Agus Sungkawa
Artikel yang menarik
RESPENI RIMA KUMALASARI
Tujuan diadakannya Liga Career Crossover