Berbagai Bentuk Thanksgiving Culture di Berbagai Belahan Dunia Termasuk Indonesia! - MLDSPOT
  • Buzz
  • Berbagai Bentuk Thanksgiving Culture di Berbagai Belahan Dunia Termasuk Indonesia!

Berbagai Bentuk Thanksgiving Culture di Berbagai Belahan Dunia Termasuk Indonesia!

Fri, 20 November 2020
Inti dari perayaan thanksgiving adalah rasa bersyukur buat hasil panen yang melimpah. Masih ada bentuk rasa bersyukur yang lain dan unik bro!

Buat west culture di luar sana – bulan November cukup identik dengan satu perayaan yang dinilai hangat. Hal ini dikarenakan dengan perayaan tersebut, seseorang bisa bersama orang-orang terkasih melewati satu malam di hari terakhir di bulan tersebut dengan meja makan yang penuh dengan menu-menu menggugah selera. Apalagi kalau bukan Thanksgiving!

Terkait dengan meja makan yang penuh dengan menu-menu luar biasa, sampai-sampai Thanksgiving cukup lekat dengan menu ayam kalkun panggang. Lo bisa bayangin bagaimana besarnya ayam kalkun utuh dipanggang dan disajikan utuh juga di atas meja makan.

Tapi terlepas dari bentuk atau secara visual bagaimana Thanksgiving dirayakan, apakah di antara lo semua yang sedang membaca artikel ini tahu sebenarnya apa inti atau substance dari Thanksgiving? Tenang bro, kalau belum tahu, di bahasan kali ini lo bakal tahu apa substance dari perayaan ini.

Jika ditelisik lebih dalam, bulan November di west culture biasanya waktu di mana musim panen datang. Di mana para petani di sana – sedang memanen hasil yang mereka tanam sebelumnya. Melimpahnya hasil panen patut mereka syukuri.

Nah, substance dari perayaan Thanksgiving dengan meja makan yang penuh dengan menu-menu luar biasa, itu sebagai tanda, simbol, sebagai rasa bersyukur mereka terkait hasil panen yang melimpah. Substancenya adalah mereka bersyukur kalau hasil panen dan orang-orang terkasih bisa berkumpul bersama.

Eits, lo sudah kepikiran mau ajak gebetan buat ngerayain Thanksgiving, nih?

Kalau dari substance seperti itu, sebenarnya di budaya Indonesia – sudah terbiasa dengan hal-hal seperti itu, nggak sih? Misalnya nih bro – ketika lo bekerja di tempat baru dan mendapatkan gaji pertama – biasanya pasti digunakan untuk traktir teman-teman, gebetan, pacar atau siapapun yang dekat dengan lo – sebagai wujud syukur lo sudah menerima hasil dari pekerjaan yang sudah lo lakukan.

Well, konsep bersyukur ini sepertinya either di west culture atau east culture sepertinya nggak terlalu jauh berbeda. Makan-makan bersama, jadi simbol dari rasa bersyukur itu tadi. That is the substance, bro!

Nah, di berbagai belahan dunia lainnya – masih banyak lho bentuk perayaan yang secara substance mirip dengan Thanksgiving. Penasaran seperti apa saja bentuknya? Buat tahu selengkapnya, sila simak bahasan kali ini sampai habis ya!

 

Thanksgiving di Indonesia: Sangat Beragam!

Inti dari perayaan thanksgiving adalah rasa bersyukur buat hasil panen yang melimpah. Masih ada bentuk rasa bersyukur yang lain dan unik bro!

Credit Image: kompas.com

Pacu Jawi yang biasanya dilakukan oleh publik di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat – sehabis panen, mereka biasanya mengadakan lomba seperti karapan sapi – di mana ada penunggangnya dan balapan sapi di lapangan yang berlumpur.

Segala keseruan yang ada, baik dari publik yang ramai datang menonton acara tersebut, makan-makan yang ada di acara itu juga – semua bentuk dari rasa bersyukur mereka kalau panen sudah selesai dan mereka mendapatkan hasil yang memuaskan.

Kalau di tanah Jawa, yang cukup populer adalah Grebeg Syawal dan Sekaten di Yogyakarta, Seret Taun di Jawa Barat, sampai Festival Dewi Sri di Bali – semuanya berkaitan dengan substance bersyukur tadi. Wah seru banget ya bro!

 

Makan Kue Mochi di Jepang!

Inti dari perayaan thanksgiving adalah rasa bersyukur buat hasil panen yang melimpah. Masih ada bentuk rasa bersyukur yang lain dan unik bro!

Credit Image: viator.com

Lain di Indonesia – lain di Jepang – setiap bulan Maret pada tanggal 15 – Jepang punya salah satu festival yang cukup menarik banyak wisatawan buat mampir ke Jepang. Honen Matsuri adalah ritual buat mereka yang menganut agama Shinto, di mana mereka meminta kepada kepercayaan mereka buat panen yang melimpah untuk beberapa bulan mendatang.

Nah di perayaan ini, nantinya para pemimpin Shinto bakal membagikan kue mochi atau kue beras nih! Wah penasaran serunya seperti apa nggak bro?

 

Blessing of The Sea di Yunani!

Terakhir! Dari tanah para dewa-dewi sesuai kepercayaan mereka, publik Yunani punya perayaan dengan nama Blessing of the Sea di mana perayaan ini bakal digelar tiap tanggal 6 Januari. Di perayaan ini, bakal ada pemimpin agama yang melempar salib ke dalam laut.

Nah nantinya ada relawan, biasanya laki-laki yang akan melompat dan bersaing untuk mendapatkan salib tersebut, bro. Nah, siapapun yang dapat – konon katanya bakal mendapatkan berkah dan keberuntungan untuk waktu-waktu ke depannya.

Wah seru ya perayaan bersyukur yang mirip dengan Thanksgiving! Kalau punya kesempatan buat nonton langsung perayaan tersebut, lo mau pilih perayaan yang mana nih bro?

 

Feature Image – metro.co.uk

UI/UX Writer jadi Posisi yang Fundamental di Era Industri Digital!

Mon, 23 November 2020
ui/ux writer adalah seseorang yang mampu membuat konsumen nyaman di website yang ia masuki, terlebih sampai tujuan pebisnisnya tercapai, konsumen beli produk atau jasa yang ada di dalam website tersebut

Jika lo berkecimpung di dunia bisnis terlebih bisnis yang lo jalankan menggunakan sosial media bahkan sampai ke website, ada baiknya lo mempunyai tim yang mumpuni di masing-masing bidangnya bro. Industri bisnis 4.0 ini membuat diri lo bisa bersaing dengan siapapun dan apapun.

Terlebih jika model atau bentuk bisnis lo adalah sebuah start up. Bentukan bisnis seperti start up membutuhkan beberapa orang yang profesinya mungkin jika ditelisik, nggak semua orang akrab dengan profesinya, salah satunya adalah UI/UX Writer.

Betul bro, kata writer di profesi itu adalah memang bisa diartikan sebagai penulis. Namun bukan sembarang penulis. Jika sekarang lo malah bertanya pada diri lo apakah lo membutuhkan orang dengan profesi seperti itu, jelas jawabannya adalah butuh.

Kemajuan start up lo untuk bisa dikenal oleh banyak kalangan dan bisa mendapatkan kesempatan yang lebih besar lagi untuk berkembang bisa dipengaruhi oleh hasil karya dari seorang UI/UX writer. Memang profesi ini sebenarnya ngapain sih?

Di internet sendiri – masih banyak lho yang salah mengartikan siapa UI/UX writer ini. Tidak sedikit mereka di luar sana yang mengartikan profesi ini sama dengan seperti Content Strategist, Content Designer dan masih banyak istilah lainnya.

Padahal, semua istilah yang disebutkan tadi – cukup mempunyai perbedaan yang begitu siginifikan terkait dengan UI/UX writer. Lalu sebenarnya itu profesi yang seperti apa sih? Daripada lo penasaran sendiri, sekarang sila simak bahasan kali ini sampai habis buat mengetahui selengkapnya ya!

 

Kenalan Sama UI/UX Writer!

ui/ux writer adalah seseorang yang mampu membuat konsumen nyaman di website yang ia masuki, terlebih sampai tujuan pebisnisnya tercapai, konsumen beli produk atau jasa yang ada di dalam website tersebut

Credit Image: unsplash.com

 

ui/ux writer adalah seseorang yang mampu membuat konsumen nyaman di website yang ia masuki, terlebih sampai tujuan pebisnisnya tercapai, konsumen beli produk atau jasa yang ada di dalam website tersebut

Credit Image: facemweb.com

Sebelum lo tahu seperti apa profesi yang satu ini, hal fundamental yang perlu lo ketahui terlebih dahulu itu adalah apa itu UI/UX. Kalau dari singkatannya UI adalah User Interface dan kalau UX adalah User Experience.

Dua hal tersebut adalah hal yang bakal dilihat pertama kali oleh konsumen jika produk atau jasa yang lo tawarkan berada di internet, berbentuk konten website dan segala hal terkait lainnya. Berbagai elemen terkait dengan UI, seperti layar, layar sentuh, keyboard bahkan sampai output suara menjadi hal yang penting di tampilan tersebut.

Kalau user experience adalah hal-hal yang bisa dialami dan dirasakan oleh konsumen begitu mereka masuk ke dalam website, sampai mereka akhirnya memutuskan untuk membeli produk atau jasa yang lo tawarkan atau mereka keluar begitu saja dari website bisnis lo.

Nah, agar semua tujuannya tercapai, terlebih dari lo sebagai pebisnis, yang lo mau adalah pastinya konsumen dengan nyaman bisa berlama-lama di website yang lo punya, dan mereka sibuk memilih produk mana yang bakal dibeli, betulkan?

Supaya mereka, para konsumen lo nyaman, mudah mengerti apa yang ada di dalam website, UI/UX writer adalah orang yang bisa mengarahkan konsumen lo itu, mendapatkan kenyamanan tersebut dari kata-kata yang ia buat di dalam website.

Dibantu dengan visual yang mumpuni juga, seorang UI/UX writer punya tanggung jawab untuk membuat konsumen yang datang ke dalam website lo, mengerti apa yang lo jual baik produk atau jasa – dan akhirnya mereka membeli sesuatu di dalamnya.

Hal ini juga terkait dengan datangnya mereka kembali ke website lo karena mereka nyaman dengan segala apa yang mereka lihat dan yang mereka rasakan. This is what UI/UX writer do, bro. Membuat konsumen lo nyaman dan terus membeli produk atau jasa yang ada di dalam website tersebut.

Segala directions, baik yang ada di tombol, yang ada di banner utama, tulisan yang ada di menu utama – hampir semua elemen di dalam website yang menggunakan kata-kata – UI/UX writer lah yang bertanggung jawab.

Percaya atau nggak bro – dengan memberikan kata-kata yang tepat, pasti konsumen bakal semakin mudah mengerti dan nyaman di dalam website untuk melihat-lihat dan sampai membeli produk atau jasa yang lo tawarkan.

Memang sih UI/UX writer tidak bisa sendirian mengerjakan hal itu semua. Mesti ada designer yang membantunya menciptakan visual yang appealing juga bro. Jadi semuanya makin mudah dimengerti dan membuat siapapun yang datang ke website tersebut nyaman.

Coba refleksikan kepada diri lo sendiri, jika lo datang atau masuk ke dalam sebuah website, lalu kata-kata di dalam menu atau di manapun yang ada di website itu tidak jelas, pasti lo langsung membuang ketertarikan lo dan menutup halaman website tersebut kan?

Untuk menghindari hal tersebut, lo membutuhkan UI/UX writer yang mumpuni. So now do you get what I mean about this, hmm?

 

Feature Image – learn.g2.com