Berbagai Hal Fundamental yang Perlu Lo Tahu Untuk Bangun Start Up! - MLDSPOT
  • Buzz
  • Berbagai Hal Fundamental yang Perlu Lo Tahu Untuk Bangun Start Up!

Berbagai Hal Fundamental yang Perlu Lo Tahu Untuk Bangun Start Up!

Thu, 19 November 2020
start up bukan sembarang model bisnis yang bisa asal dibangun gitu aja bro. Ada hal-hal basic yang mesti lo ketahui terlebih dahulu!

Sudah diketahui bersama kalau masa new normal sekarang ini membawa begitu besar perubahan. Perubahan yang dimaksud adalah bagaimana sebagian orang mesti bertahan tanpa pekerjaan tetap karena mereka terkena efisiensi dari perusahaan di mana mereka bekerja.

Proses mereka bertahan sangat bervariasi. Mulai mencari pekerjaan lagi – atau banting stir, mencoba hal baru, menjadi pengusaha. Jadi pebisnis tidak pernah jadi keputusan yang buruk, bro. Justru bisa jadi, keputusan itu adalah yang paling bijak.

Akan tetapi, jadi pebisnis memang tidak semudah mengikuti pekerjaan yang sudah ada layaknya pegawai kantoran, bro. Jadi pebisnis artinya menjadi leader dari usaha apapun yang lo bangun dari nol. Ini mengasyikan bro, percaya atau nggak – proses dari nol sampai jadi sesuatu perlu lo nikmati agar jadi cerita yang menginspirasi banyak millennial lagi nantinya.

Terkait dengan pebisnis, salah satu model bisnis yang bisa lo pilih adalah mendirikan start up. Well, walau mungkin pekerjaannya seperti pekerja kantoran pada umumnya, tapi start up memungkinkan diri lo untuk menjual produk yang lo hasilkan sendiri.

Pertanyaan selanjutnya adalah, bagaimana mendirikan perusahaan sendiri seperti start up ini? Apakah hanya perlu modal yang besar dan atur sana-sini lalu berdirilah start up yang lo mau? Sepertinya ada beberapa hal yang mesti lo ketahui terkait hal ini.

Daripada penasaran apa saja hal-hal yang perlu lo tahu terlebih dahulu sebelum mendirikan start up – langsung saja simak bahasan kali ini buat selengkapnya ya!

 

Tahu Berbagai Hal Fundamental

start up bukan sembarang model bisnis yang bisa asal dibangun gitu aja bro. Ada hal-hal basic yang mesti lo ketahui terlebih dahulu!

Credit Image: siliconrepublic.com

Membangun start up adalah hal yang kompleks, bro – tapi menantang dan seru! Tahap pertama yang bisa lo lakukan adalah tahu berbagai hal-hal dasar untuk mendirikan start up. Beberapa contohnya seperti mengeksplorasi berbagai topik yang akan lo angkat terkait start up tersebut, lalu memvalidasi bagaimana ide yang ada, sampai menghasilkan produk dan mengelola tim untuk kelanjutannya.

Mengeksplorasi berbagai topik ini bertujuan untuk memberikan soul dari start up yang lo bangun. Bro, perlu lo ketahui kalau idealnya sebuah start up adalah solusi atau jawaban dari sebuah keresahan atau masalah.

Jadi, pastikan start up yang lo bangun berasal dari sebuah topik yang menjadi solusi untuk sebuah masalah atau keresahan yang ada di publik. Hal ini juga terkait dengan visi misi lo dalam membangun start up – apakah hanya untuk keuntungan belaka, atau juga untuk memberikan impact positif untuk lingkungan sekitar.

Setelah visi misi lo jelas, topik lo menjadi solusi yang ada – tahap selanjutnya adalah memvalidasi itu semua. Berikan berbagai kritik, feedback agar semua hal yang ada sudah sesuai dengan kebutuhan di luar sana. Bro, jika produk dari start up lo sudah jadi sebuah kebutuhan, keuntungan dengan sendirinya akan datang!

 

Pasar, Pesaing, dan Ekosistem

start up bukan sembarang model bisnis yang bisa asal dibangun gitu aja bro. Ada hal-hal basic yang mesti lo ketahui terlebih dahulu!

Credit Image: launchdarkly.com

Tiga hal di sub judul di atas adalah hal selanjutnya yang perlu lo ketahui dengan detil. Hal ini jelas untuk keberlangsungan start up yang lo bangun. Terjun ke dunia bisnis tidak mungkin untuk tidak ketemu dengan kompetitor, pasti ada bro.

Semua hal itu sebenarnya termasuk ke dalam sebuah ekosistem. Maka dari itu, ada baiknya lo tahu posisi lo di mana di dalam ekosistem yang ada. Pastikan kalau start up yang lo bangun bisa bertahan dengan apapun kondisi yang ada di dalam ekosistem tersebut.

Satu hal yang pasti juga kalau lo sebagai leader – mesti tahu sebenarnya kebutuhan pasar itu seperti apa. Karena begitu lo tahu persis bagaimana kebutuhan yang ada, lo bisa adjust atau bisa sesuaikan produk dari start up lo terkait kebutuhan itu.

Alhasil publik bakal cari produk lo karena sudah sesuai dengan kebutuhan mereka. Soal kompetitor? Biar ekosistem yang menjawab hal tersebut bro!

Wah bagaimana nih? Dari segala penjelasan di atas – minimal bisa membuka pikiran lo buat yang mau coba bikin produk dengan skala besar sampai ke bentuk start up. Siap coba terjun ke dunia yang baru, bro?

 

Feature Image – dynomapper.com

 

UI/UX Writer jadi Posisi yang Fundamental di Era Industri Digital!

Mon, 23 November 2020
ui/ux writer adalah seseorang yang mampu membuat konsumen nyaman di website yang ia masuki, terlebih sampai tujuan pebisnisnya tercapai, konsumen beli produk atau jasa yang ada di dalam website tersebut

Jika lo berkecimpung di dunia bisnis terlebih bisnis yang lo jalankan menggunakan sosial media bahkan sampai ke website, ada baiknya lo mempunyai tim yang mumpuni di masing-masing bidangnya bro. Industri bisnis 4.0 ini membuat diri lo bisa bersaing dengan siapapun dan apapun.

Terlebih jika model atau bentuk bisnis lo adalah sebuah start up. Bentukan bisnis seperti start up membutuhkan beberapa orang yang profesinya mungkin jika ditelisik, nggak semua orang akrab dengan profesinya, salah satunya adalah UI/UX Writer.

Betul bro, kata writer di profesi itu adalah memang bisa diartikan sebagai penulis. Namun bukan sembarang penulis. Jika sekarang lo malah bertanya pada diri lo apakah lo membutuhkan orang dengan profesi seperti itu, jelas jawabannya adalah butuh.

Kemajuan start up lo untuk bisa dikenal oleh banyak kalangan dan bisa mendapatkan kesempatan yang lebih besar lagi untuk berkembang bisa dipengaruhi oleh hasil karya dari seorang UI/UX writer. Memang profesi ini sebenarnya ngapain sih?

Di internet sendiri – masih banyak lho yang salah mengartikan siapa UI/UX writer ini. Tidak sedikit mereka di luar sana yang mengartikan profesi ini sama dengan seperti Content Strategist, Content Designer dan masih banyak istilah lainnya.

Padahal, semua istilah yang disebutkan tadi – cukup mempunyai perbedaan yang begitu siginifikan terkait dengan UI/UX writer. Lalu sebenarnya itu profesi yang seperti apa sih? Daripada lo penasaran sendiri, sekarang sila simak bahasan kali ini sampai habis buat mengetahui selengkapnya ya!

 

Kenalan Sama UI/UX Writer!

ui/ux writer adalah seseorang yang mampu membuat konsumen nyaman di website yang ia masuki, terlebih sampai tujuan pebisnisnya tercapai, konsumen beli produk atau jasa yang ada di dalam website tersebut

Credit Image: unsplash.com

 

ui/ux writer adalah seseorang yang mampu membuat konsumen nyaman di website yang ia masuki, terlebih sampai tujuan pebisnisnya tercapai, konsumen beli produk atau jasa yang ada di dalam website tersebut

Credit Image: facemweb.com

Sebelum lo tahu seperti apa profesi yang satu ini, hal fundamental yang perlu lo ketahui terlebih dahulu itu adalah apa itu UI/UX. Kalau dari singkatannya UI adalah User Interface dan kalau UX adalah User Experience.

Dua hal tersebut adalah hal yang bakal dilihat pertama kali oleh konsumen jika produk atau jasa yang lo tawarkan berada di internet, berbentuk konten website dan segala hal terkait lainnya. Berbagai elemen terkait dengan UI, seperti layar, layar sentuh, keyboard bahkan sampai output suara menjadi hal yang penting di tampilan tersebut.

Kalau user experience adalah hal-hal yang bisa dialami dan dirasakan oleh konsumen begitu mereka masuk ke dalam website, sampai mereka akhirnya memutuskan untuk membeli produk atau jasa yang lo tawarkan atau mereka keluar begitu saja dari website bisnis lo.

Nah, agar semua tujuannya tercapai, terlebih dari lo sebagai pebisnis, yang lo mau adalah pastinya konsumen dengan nyaman bisa berlama-lama di website yang lo punya, dan mereka sibuk memilih produk mana yang bakal dibeli, betulkan?

Supaya mereka, para konsumen lo nyaman, mudah mengerti apa yang ada di dalam website, UI/UX writer adalah orang yang bisa mengarahkan konsumen lo itu, mendapatkan kenyamanan tersebut dari kata-kata yang ia buat di dalam website.

Dibantu dengan visual yang mumpuni juga, seorang UI/UX writer punya tanggung jawab untuk membuat konsumen yang datang ke dalam website lo, mengerti apa yang lo jual baik produk atau jasa – dan akhirnya mereka membeli sesuatu di dalamnya.

Hal ini juga terkait dengan datangnya mereka kembali ke website lo karena mereka nyaman dengan segala apa yang mereka lihat dan yang mereka rasakan. This is what UI/UX writer do, bro. Membuat konsumen lo nyaman dan terus membeli produk atau jasa yang ada di dalam website tersebut.

Segala directions, baik yang ada di tombol, yang ada di banner utama, tulisan yang ada di menu utama – hampir semua elemen di dalam website yang menggunakan kata-kata – UI/UX writer lah yang bertanggung jawab.

Percaya atau nggak bro – dengan memberikan kata-kata yang tepat, pasti konsumen bakal semakin mudah mengerti dan nyaman di dalam website untuk melihat-lihat dan sampai membeli produk atau jasa yang lo tawarkan.

Memang sih UI/UX writer tidak bisa sendirian mengerjakan hal itu semua. Mesti ada designer yang membantunya menciptakan visual yang appealing juga bro. Jadi semuanya makin mudah dimengerti dan membuat siapapun yang datang ke website tersebut nyaman.

Coba refleksikan kepada diri lo sendiri, jika lo datang atau masuk ke dalam sebuah website, lalu kata-kata di dalam menu atau di manapun yang ada di website itu tidak jelas, pasti lo langsung membuang ketertarikan lo dan menutup halaman website tersebut kan?

Untuk menghindari hal tersebut, lo membutuhkan UI/UX writer yang mumpuni. So now do you get what I mean about this, hmm?

 

Feature Image – learn.g2.com