New Bold Sneakers

Tue, 22 December 2015

Pada bulan Oktober lalu, beberapa produsen sepatu merilis produk sneakers terbaru mereka. Meski berbeda merek, kelima sneakers di bawah ini memiliki persamaan, yakni warna-warna yang cenderung bold dan cetakan yang kuat. Sneakers tersebut bakal membuat penampilan lo terlihat kontras dengan suasana musim hujan yang cenderung gloomy.

 

Sneaker Freaker x Puma Blaze of Glory ‘Bloodbath’

Kata bloodbath pada nama produk mengacu pada warna merah yang mendominasi sneaker ini. Bagian bawahnya berwarna putih dengan sentuhan warna hijau mint, membuat Sneaker Freaker x Puma Blaze of Glory ‘Bloodbath’ terlihat fresh. Nggak berhenti cuma di situ, Puma juga menambahkan aksen berwarna gold pada bagian tumit dan sol. Apabila lo berniat membeli, lo harus menyiapkan uang sebesar 139 poundsterling atau sekitar 2,9 juta rupiah.

 

Adidas Originals Island Trinidad

Jangan takut menggunakan barang-barang berwarna oranye, Urbaners. Tunjukkan bahwa lo merupakan orang yang percaya diri dan berani tampil beda. Lo bisa memulainya dengan mengenakan sneaker dari Adidas ini. Bentuknya memang cenderung standar, dengan tiga garis khas Adidas pada tiap sisinya. Perpaduan warna hitam dan oranye membuat Adidas Originals Island Trinidad terlihat kontras dan mengundang perhatian.

 

ASICS Gel Kayano Gore Tex Red

Sejak pertama kali rilis pada tahun 1993, ASICS Gel Kayano udah membuat banyak gebrakan melalui produk sneakers. Kini, mereka kembali dengan produk ASICS Gel Kayano Gore Tex Red. Sesuai namanya, semua bagian luar sneaker ini berwarna merah dengan shades yang berbeda. Kesan mewah ditampilkan melalui suede panelling, bahan karet berkualitas pada bagian tumit, dan tekstur material kulit. Sneaker ini juga waterproof, jadi bakal tetap kering dan nyaman meski saat musim hujan.

 

West NYC x Saucony Shadow 90 ‘Saltwater Fisherman’

Sneaker satu ini cocok banget bagi lo yang suka dengan perpaduan tabrak warna. West NYC dan Saucony Shadow 90 menggunakan hitam dan abu-abu sebagai warna dasar sneaker ini. Agar terlihat mencolok, mereka juga memberikan sentuhan warna putih, merah mudah, ungu, dan lilac. Adanya bahan fiber karbon pada bagian tumit membuat West NYC x Saucony 90 ‘Saltwater Fisherman’ super nyaman saat digunakan. Sneaker ini diproduksi secara terbatas, jadi buruan beli sebelum lo kehabisan.

 

Kith x Highsnobiety x Puma Tale of Two Cities Pack

Sneaker ini merupakan kolaborasi dari Puma dan Kith dalam rangka perayaan ulang tahun ke-10 Highsnobiety, sebuah situs berita lifestyle. Kith x Highsnobiety x Puma Tale of Two Cities Pack terlihat garang dengan dominasi warna hitam pada badan sepatu. Pada bagian bawah, terdapat corak seperti titik-titik abstrak berwarna hitam di atas dasar putih. Ditambah dengan sedikit sentuhan warna emas pada logo merek, sneaker ini bakal bikin lo terlihat makin keren.

 

Musim hujan bukan menjadi alasan untuk nggak memperhatikan penampilan. Justru lo bisa mengeksplor gaya berbusana lo, salah satunya dengan menggunakan warna-warna bold seperti kelima sneakers di atas. Tertarik untuk membelinya, Urbaners?

 

Source: fashionbeans.com

Muklay dan Sentuhan Imajinatif pada Karya Visual

Tue, 23 June 2020
Muklay mengenakan topi merah sedang berpose tersenyum di depan lukisannya

Pria bernama Muchlis Fachri atau biasa dikenal dengan Muklay sudah aktif di dunia seni selama lebih dari 10 tahun. Lulusan Seni Rupa Universitas Negeri Jakarta ini semakin dikenal berkat titelnya sebagai Forbes Indonesia 30 Under 30 di tahun 2020. Bukan pencapaian yang mediocre, kesuksesan Muklay berasal dari keberhasilannya dalam menemukan identitas dan ciri khasnya serta kejeliannya dalam mengobservasi tren pasar.

 

Ide Bisnis dari Karya Seni

Muklay sedang menggoreskan kuas di atas kanvas yang dipenuhi lukisan warna-warni

Sama seperti kebanyakan seniman lainnya, Muklay sudah memiliki bakat dan minat melukis sejak kecil. Tetapi, yang membuat Muklay berbeda dari seniman lainnya adalah kemampuannya untuk menjadikan minat seninya sebagai ide bisnis sedari masa SMP. Semua bermula dari kebiasaannya untuk melukis sneakers teman-temannya. Dari sana, ia bisa Rp200.000 per komisi. Uangnya dihabiskan lagi untuk membeli keperluan melukis dan sneakers baru.

Masa sekolahnya juga sampai sekarang masih jadi acuan seni bagi Muklay. Dulu, karya dari Darbotz dan Tokidoki sedang populer. Kedua gaya seni ini menggabungkan street style dengan animasi kartun, dua aspek yang terlihat jelas dalam setiap artwork Muklay.

Tetapi, itu saja nggak cukup. Menurut Muklay, memasarkan karya seni merupakan skill yang paling penting bagi seniman agar bisa mendapatkan profit. Profit ini juga yang membuat para seniman tetap aktif berkarya. “Seni bisa jadi ladang bisnis. Lo bisa bikin merchandise karena penjualannya bisa global. Kalau visual art cuman bisa dijual di kalangan tertentu, merchandise jadi wearable art yang menjangkau semua orang,” imbuh Muklay.

 

Sneakers Sebagai Sumber Inspirasi

Muklay sedang duduk di dalam studionya, terlihat koleksi sneakers

Kalau diteliti lebih dalam lagi, sebetulnya bakat seni Muklay berakar dari kecintaannya terhadap sneakers. Betul, Muklay is a sneakerhead! Studionya bahkan dipenuhi oleh koleksi sneakers warna-warni. Begitu pula dengan karya seninya, Muklay sudah sering melukis sneakers-sneakers dari brand Nike, Adidas, Vans, dan Converse.

Muklay sendiri terkenal karena kemampuannya dalam memadukan warna-warna bold, tanpa membuatnya terlihat norak. Quirky street style, deskripsi yang cocok untuk artwork Muklay. Untuk ini, Muklay sepenuhnya terinspirasi dari sneakers scene. Ia selalu membeli sneakers berdasarkan warna-warnanya, apakah kombinasi warnanya sudah tepat atau belum. Dari sini, ia pun bisa mengasah instingnya dan memasukkannya ke dalam karya-karya seni khas Muklay.

Peran sneakers juga dirasakan oleh Muklay saat ia harus bersosialisasi di kalangan seniman lainnya. Meski setiap seniman ini dibedakan berdasarkan jenis seni masing-masing, tetap saja Muklay merasa kalau kecintaannya terhadap sneakers menjadi penghubung. Sneakers dijadikan sebagai conversation starter, apalagi mengingat popularitas sneakers yang kini semakin meningkat, dinikmati oleh berbagai kalangan.

 

Melebarkan Sayap Lewat Kolaborasi

Muklay mengenakan ensemble warna-warni sedang duduk di atas bangku putih

Muklay mengungkapkan bahwa kini ia memiliki 3 model bisnis. Pertama, exhibition untuk memproduksi karya seni sebebas mungkin. Kedua, komisi sebagai sumber pendapatan utamanya. Ketiga, kolaborasi sebagai marketing tool. Melalui kolaborasi inilah nama Muklay semakin dikenal dan diperhitungkan sampai ke seluruh dunia.

Nggak main-main Bro, Muklay sudah pernah berkolaborasi bersama Uniqlo untuk desain T-shirt sekaligus menjadi ambassador brand fashion asal Jepang ini. Kemudian, karya Muklay juga sempat viral berkat grup musik RAN yang mengenakan pakaian hasil lukisan Muklay di acara penutupan Asian Games 2018 dan AMI Awards 2018.

Sementara itu, Muklay juga terus aktif berkolaborasi bersama brand lokal dan internasional lainnya, contohnya seperti Dufan, Lock&Lock, Gramedia, Xiaomi, Pepe Jeans, dan Citilink. Muklay juga ikut kolaborasi sama MLDSPOT lewat Instaclass: Live Sketch 10 Juni lalu, di mana Muklay sketch bareng bersama audiens juga. Menurutnya, seni bukanlah ajang kompetisi, melainkan ajang kolaborasi untuk bisa menghasilkan karya yang lebih baik lagi, terutama di kala PSBB ini #MumpungLagiDirumah.

 

 

 

 

Sources: Detik Hot, Manual, Kumparan.