Jangan Sampai Salah, Ini Tips Buat Lo Dalam Memilih Dasi Sesuai Dengan Outfit Lo! - MLDSPOT
  • Fashion
  • Jangan Sampai Salah, Ini Tips Buat Lo Dalam Memilih Dasi Sesuai Dengan Outfit Lo!

Jangan Sampai Salah, Ini Tips Buat Lo Dalam Memilih Dasi Sesuai Dengan Outfit Lo!

Thu, 14 January 2021
Ternyata salah, ini yang harus lo lakuin biar dasi dan jas lo bisa senada!

Pasti lo punya pakaian masing-masing yang pastinya lo gunakan berbeda-beda di setiap kesempatan yang akan lo hadiri. Nggak mungkin dong – lo ke pantai tapi pake baju yang biasa lo pake kalau lagi naik gunung.

Pakaian yang paling identik untuk setiap kegiatan formal pastinya adalah sepasang jas – yang tentunya nggak lupa dengan sentuhan dasi biar terlihat lebih rapi. Bagian terakhir dalam memilih dasi ini seringkali disepelekan nih – akhirnya, jas dan dasi jadi nggak sepadan dan merusak penampilan lo, bro!

Ternyata dalam memilih dasi ada budaya yang salah nih, bro. Dalam memilih dasi, seharusnya lo menerapkan prinsip untuk menyamakan dasi dengan pakaian, bukan malah sebaliknya – hal inilah yang bikin penampilan lo kurang all out meskipun udah pakai dasi di dalam jas lo.

Biar nggak salah pilih, sepertinya lo harus memahami tipe dasi yang sesuai dengan jas lo punya, bro. Untuk lebih tau dasi apa yang cocok untuk jas lo, stay tune di artikel ini ya, bro!

Memadukan Dasi Bermotif

Sebelum mencari pasangan yang sesuai antara dasi dengan jas, yang harus lo ingat adalah mindset kalo lo harus memilih dasi dulu sebelum memilih pakaian lo.

Yang pertama adalah memilih jas dan kemeja yang sesuai dengan dasi bermotif. Kalau salah satu elemen yang lo gunakan sudah bermotif, ada baiknya lo menggunakan pasangan lain yang polos agar lebih menyesuaikan – dan nggak terkesan terlalu rame, bro!

Dasi Bergaris Dengan Warna Pastel? Why Not?

Ternyata salah, ini yang harus lo lakuin biar dasi dan jas lo bisa senada!

Credit image - Ties

Salah satu yang jadi motif andalan pada dasi ialah dasi dengan motif bergaris. Dasi dengan motif bergaris ini sebenarnya cocok dipake dengan warna-warna yang nggak terlalu mentereng alias warna pastel.

Kalau lo memadupadankan kemeja dan jas pastel lo dengan kemeja bergaris dengan warna senada, lo akan terlihat lebih cheerful namun tetap casual. Look yang pas buat lo datang ke acara yang semi-outdoor, bro!

Pastinya kalau menggabungkan warna-warna terang ini lo harus memperhatikan juga – color blocking memang keren, tapi kalau dipadukan dengan jas, kemeja, dan dasi, sepertinya hal ini kurang pas.

Kemeja Gelap dengan Dasi Terang

Ternyata salah, ini yang harus lo lakuin biar dasi dan jas lo bisa senada!

Credit image - artworth

Sepertinya nggak semua orang memiliki preferensi fashion dengan menggunakan warna yang terang. Untuk menyeimbangkan, sepertinya lo bisa memadupadankan warna terang dan gelap ke dalam satu outfit lo.

Dengan menggunakan jas dan kemera berwarna gelap seperti hitam, abu-abu, atau biru navy, bakal lebih cocok kalau lo menggunakan warna terang dengan dasi yang polos. Dasi polos dengan warna terang ini akan menimbulkan kesan yang elegan.

Kalau lo memiliki dasi yang bermotif garis – atau dasi dengan motif yang nggak rame, ini juga bisa jadi alternatif untuk menggunakan warna yang bisa menghidupkan fashion lo dalam menggunakan jas dan kemeja.

Memadukan antara warna dan pattern sebetulnya memang jadi seni dalam berpakaian. Tapi sebenarnya – kunci dari bagusnya pakaian yang lo pakai adalah kepercayaan diri lo sendiri, bro.

Jadi, sebagus apapun warna, motif, dan pakaian lo – tetap harus tampil all out dengan kepercayaan diri lo, ya!

 

Feature image - vox

Retro dan Vintage Fashion: Apa Yang Bikin Tren Ini Banyak Diminati?

Wed, 13 January 2021
Dari tahun ke tahun gaya yang satu ini masih banyak diminati nih, bro. Fashion yang katanya nggak ada habisnya ternyata masih menjadikan dua style ini sebagai andalan. Apa yang bikin kedua gaya ini masih banyak diminati ya, bro?

Dunia fashion emang nggak ada matinya, bro. Setiap tahun pasti bakal ada tren baru atau gaya baru yang muncul sebagai ikon setiap tahunnya. Beberapa tahun kebelakang, lo pasti nggak asing dengan style retro dan vintage – nggak bisa dipungkiri, 2 style ini memang banyak jadi style paling hits dikalangan ibukota.

Meskipun terus berputar, kedua style ini sampe sekarang masih banyak yang pake, bro. Dikenal sebagai fashion yang tak lekang oleh waktu, kira-kira kenapa ya fashion ini masih banyak diminati? Kita coba kulik bareng di artikel ini ya, bro!

Permainan Warna yang nggak Ada Habisnya

Dari tahun ke tahun gaya yang satu ini masih banyak diminati nih, bro. Fashion yang katanya nggak ada habisnya ternyata masih menjadikan dua style ini sebagai andalan. Apa yang bikin kedua gaya ini masih banyak diminati ya, bro?

Credit image – top trends guide

Hal pertama yang nggak bisa dilepaskan dari kedua style ini adalah permainan warna. Sekarang untuk memadu-padankan warna udah jadi hal yang biasa banget. Meskipun berbeda warnanya, kedua fashion ini memiliki daya tariknya masing-masing, bro.

Identik dengan warna yang lembut dan kalem, vintage style lebih memperlihatkan image lo sebagai orang yang soft dan terkesan memiliki jiwa yang tenang – ya fashion ala-ala eksmud gitu, bro. Berbeda dengan vintage, retro style justru memperlihatkan warna yang terang dan mencolok dan memperlihatkan image yang ceria.

Dengan warna yang berbeda dari kedua fashion ini, lo bisa menarik kesimpulan bahwa setiap penggunanya punya preferensi berpakaian yang berbeda-beda – dari preferensi itulah lo bisa tau, self-branding lebih mudah dibentuk ketika lo memilih salah satu dari style ini, bro!

Sama-sama Terkenal Sebagai Fashion yang Lawas

Dari tahun ke tahun gaya yang satu ini masih banyak diminati nih, bro. Fashion yang katanya nggak ada habisnya ternyata masih menjadikan dua style ini sebagai andalan. Apa yang bikin kedua gaya ini masih banyak diminati ya, bro?

Credit image – next luxury

Kedua style ini sebenarnya terinspirasi dari fashion yang sudah ada dari zaman dulu. Ditarik dari garis waktu yang cukup berbeda jauh, kedua style ini hadir sebagai image dari waktu yang berbeda, bro!

Ada tipe yang menggunakan retro style dipandang sebagai Elvis Presley, ada juga orang yang preferensinya vintage dipandang sebagai Michael Jackson. Artinya, setiap pemakai vintage dan retro memiliki ketertarikan akan dunia fashion berpuluh-puluh tahun ke belakang.

Yang menariknya, meskipun dianggap sebagai fashion lawas, style yang satu ini tetap terlihat trendy di masa kini, bro!

Fashion yang Dicari Para Thrifting Hunter

Selain karena fashion, style yang satu ini juga masih diminati karena munculnya budaya thrifting. Budaya yang satu ini nggak bisa dipungkiri pasti memiliki pasar fashion nya tersendiri – salah satunya para penggiat retro dan vintage style ini, bro!

Namanya juga thrifting, pastinya yang dijual barang-barang yang nggak dipake lagi atau bahkan barang yang sudah berumur. Hal inilah yang menjadi salah satu alasan kenapa kedua fashion ini bisa kembali naik dan masih jadi primadona sampai sekarang, bro.

Barang-barang yang ada di thrift shop seringkali membuat tertarik dengan keunikan dan old style nya, maka dari itu – para pengguna retro dan vintage style mencari referensi berpakaian mereka lewat thrifting.

Bukan Antik, Tapi Artistik

Meskipun sudah bertahun-tahun lamanya, kedua fashion ini nggak dinilai sebagai fashion kuno dan dimakan oleh zaman. Justru, keduanya dinilai sebagai fashion yang penuh arti seni, bro!

Meskipun pakaian lawas dijuluki sebagai gaya yang vintage, tapi kata vintage sendiri memiliki arti yang berbeda dengan antik. Seringkali orang memang salah menerjemahkan – tapi sebetulnya, antik dapat diartikan sebagai sesuatu yang memang sudah lawas. Jadi, retro pun sebetulnya antik, bro!

Selain antik, orang yang memiliki preferensi kedua fashion ini juga sering dikaitkan dengan kata estetik. Dalam hal ini yang dimaksud oleh estetik adalah – ketika seseorang memadukan warna yang pas dalam pakaiannya yang bergaya retro atau vintage, mereka akan dipandang sebagai orang yang pintar dalam memilih warna sehingga baju yang digunakan lebih enak untuk dilihat atau dalam kata lain disebut estetik.

Menarik ya, bro, ternyata keempat hal diatas jadi acuan bagi beberapa orang untuk memilih kedua fashion ini sebagai gaya mereka. Yang manapun itu dan apapun itu alasannya, kedua style ini emang nggak pernah ada matinya, bro!

 

Feature image – simple outfit idea