• Fashion
  • Rilis Kembali, Nike Air Force 1 Olympic Sekarang Bisa Ganti Warna!

Rilis Kembali, Nike Air Force 1 Olympic Sekarang Bisa Ganti Warna!

Mon, 14 September 2020
Nike Air Force 1 Olimpiade 2020 bisa ganti-ganti warna

Buat para sneakerhead jelas lo semua sudah tahu kalau Nike Air Force 1 Olympic adalah sneakers yang dirilis pas tahun 2004. Bertemakan olimpiade, sepatu ini mengambil lima warna dari symbol pesta olahraga dunia itu.

Ada warna merah, biru, kuning, hitam dan hijau. Nah, setelah berlalu 16 tahun lamanya, Nike bakal rilis sepatu ini lagi di olimpiade yang bakal digelar musim gugur tahun ini. Cukup mengejutkan karena diketahui olimpiade tahun ini sudah diumumkan untuk ditunda dulu.

Penundaan gelaran besar ini jelas dikarenakan oleh kondisi pandemi dan kebiasaan baru yang masih menyimpan banyak risiko. Namun terlepas dari hal tersebut, sneakers Air Force 1 ini bakal cukup beda daripada rilisan sebelumnya.

Apa saja nih yang bikin beda daripada rilisan sebelumnya? Daripada lo menebak-nebak sendiri bagaimana penampilan baru dari Air Force 1 ini, sekarang sila simak bahasan kali ini sampai habis buat mengetahui selengkapnya, ya!

 

Penampilan Baru Air Force 1 Seri Olimpiade

nike air force 1 seri olimpiade 2020 bisa ganti warna

Credit Image: sneakernews.com

Dilansir dari kompas.com – Air Force 1 seri olimpiade tahun ini cukup berani memainkan warna. Hal ini terkait dengan pada bagian depan sepatu, ada warna perak. Lalu di panel tengah, di lubang tali sepatu dan lidah sepatu dikasih warna hitam.

Lalu di bagian belakang sepatu dibagi menjadi warna merah dan hijau, serta di bagian tumit ada warna hijau muda dengan tulisan Nike Air dalam warna hitam. Terus warna dari logo swoosh sendiri apa nih? Dikasih warna perak, bro!

Lalu apa lagi yang membuat Air Force 1 ini berbeda dari yang lainnya?

Perlu lo ketahui nih bro kalau Nike membuat Air Force 1 ini cukup berbeda daripada yang lain. Pasalnya di bagian atas dapat dikupas sehingga memunculkan lapisan bawah dengan warna yang berbeda.

Ketika lo nanti mengupas lapisan bagian atas tersebut, warna perak, emas, dan perunggu akan terlihat menghiasi bagian atas itu. Ditambah lagi dengan cetakan bendera dari berbagai negara yang mengikuti olimpiade.

Lalu, setiap segmen di bagian atas diberi garis dengan elemen warna lapisan atas yang sudah dikupas sebelumnya. Yaitu ada warna merah, hijau mudah, hitam, perak dan biru. Nuansa solid dari Air Force 1 ini semakin terlihat dari perpaduan midsole putih dan outsole hitam yang ada.

 

Terus Bagaimana Soal Harganya, Nih?

nike air force 1 seri olimpiade 2020 bisa ganti warna

Credit Image: hypebeast.com

Nah buat yang sudah nanyain harga karena mau dapat dan koleksi Air Force 1 seri olimpiade tahun ini, tenang bro – lo bisa dapat sepatu yang satu ini dengan harga yang masih terjangkau. Tenang, tidak seperti Air Jordan 1 X Dior kok.

Kalau dari US, harga Air Force 1 seri olimpiade ini dihargai sebesar $190. Begitu masuk ke Indonesia, kurang lebih harganya bakal setara dengan nilai Rp 2,8 juta saja perpasang. Wah bagaimana nih bro? Masih under 3 jutaan sih, gampang banget buat dicop, kan?

Buat lo yang sudah jelas apa saja kelebihan dari Air Force 1 seri olimpiade yang satu ini, langsung aja gas buat cop sneakers yang satu ini ya!

 

Feature Image – sneakerbardetroit.com

Ada 4 Hal Menarik Dibalik Istilah Vintage Fashion: Nggak Melulu Soal Retro, Bro!

Wed, 30 September 2020
berikut 4 hal yang mesti lo ketahui dibalik istilah vintage fashion

Siapa bilang kalau laki-laki tidak memperhitungkan penampilan? Supaya enak dilihat, jelas lo perlu benar-benar memperhatikan penampilan lo dengan baik. Oleh karena itu, jangan sampai ketinggalan buat mengetahui tren fashion yang sedang berjalan!

Bicara soal tren fashion – sebenarnya, bisa dikatakan kalau tren itu hanya berputar pada satu circle yang sama. Mungkin yang jadi pembeda adalah kemajuan teknologi dalam membuat dan memproses karya fashion tersebut.

Maka dari itu, khususnya buat laki-laki ya – tren fashion sepertinya tidak jauh-jauh dari seperti apa yang sedang berjalan. Lalu pertanyaannya, buat lo yang tidak mau ambil pusing dengan tren fashion yang sedang berjalan tapi tetap ingin tampil stylish – bagaimana caranya ya?

Salah satu solusi untuk menjawab pertanyaan atau keresahan yang sudah disampaikan di atas adalah menjadikan vintage fashion kiblat penampilan lo. Vintage fashion dikenal sebagai salah satu gaya tampilan yang timeless – artinya, mau kapanpun diterapkan, pasti akan terlihat oke-oke saja.

Akan tetapi, konsep vintage fashion ini terkadang terjadi miskonsepsi dengan konsep fashion lainnya yaitu retro. Vintage fashion tidak melulu soal retro, bro – bahkan, terkadang jika ditelisik lebih dalam, vintage fashion lebih dari sekedar retro.

Nah, biar nggak salah kaprah soal konsep vintage fashion yang sebenarnya – lo bisa simak bahasan kali ini buat mengetahui selengkapnya ya!

 

Suka Pakai Barang Second

berikut 4 hal yang mesti lo ketahui dibalik istilah vintage fashion

Credit Image: revivalvintage.co.uk

Tidak semua orang ingin menyimpan semua pakaian yang dimilikinya. Pasti ada momen di mana seseorang tersebut menjual atau bahkan memberikan sebagian dari koleksi pakaiannya. Nah, konsep vintage fashion ini salah satunya menganut membeli barang bekas.

Barang bekas, pakaian yang masih bisa dikenakan, tentu jadi salah satu style tersendiri jika memang benar-benar bisa memadupadankannya. Bahkan, pakaian second tersebut kerap untuk dimodifikasi lagi sehingga inilah yang membuat konsep vintage fashion semakin kuat.

Walaupun branded – atau berasal dari brand atau merk terkenal, namun kondisinya sudah bekas atau second – ini yang menjadikan vintage fashion lebih berkarakter. Untuk memilih pakaian bekasnya saja ada seninya tersendiri. Terkadang, seni itu disebut dengan istilah thrifting.

 

Vintage Juga Bukan Antik

Pada umumnya ya, item-item fashion hanya digunakan sampai batas waktu tiga tahun saja. Tapi dengan sistem atau konsep thrifting – tidak menutup kemungkinan kalau lo bisa menemukan item-item yang sudah lama sekali tapi kondisinya masih bagus.

Nah, cukup beda untuk dengan konsep antik, ya. Walau mirip dengan vintage fashion – tapi jelas berbeda dengan antique fashion bro. Hal ini dikarenakan oleh aksen dari masing-masing fashion itu sendiri.

Antik biasanya menganut paham-paham berpakaian di abad-abad 17-18. Nah, kalau vintage sendiri, baru mulai di abad 19-20 ini. Jadi jika ada yang bilang sama – mungkin beberapa aksennya iya, tapi jelas sebenarnya berbeda.

 

Nggak Selalu Dari Thrifting

berikut 4 hal yang mesti lo ketahui dibalik istilah vintage fashion

Credit Image: hipwee.com

Walau cukup sulit mendapatkannya selain dari thriftingvintage fashion sebenarnya juga tidak melulu soal mencari baju atau pakaian-pakaian di thrift shop sih. Bisa saja lo mendapatkan item-item tersebut dari peninggalan-peninggalan keluarga lo.

Dan lo bisa mengakomodir atau bisa memadupadankan hal tersebut menjadi penampilan yang menarik. Hal ini bisa masuk ke penilaian vintage fashion, lho.

 

Ada Nilai Sejarahnya

berikut 4 hal yang mesti lo ketahui dibalik istilah vintage fashion

Credit Image: carlthompson.co.uk

Nah ini yang lumayan penting, bro – salah satu hal yang kental sekali dengan vintage fashion adalah nilai sejarah dari item fashion tersebut. Ini bakal jadi salah satu penilaian terpenting dari vintage fashion sih – di mana nilai estetika sejarahnya bisa jauh lebih tinggi dibandingkan dengan penampilan atau bentukan dari item fashion itu sendiri.

Wah bagaimana nih bro? Dari deretan penjelasan yang sudah disampaikan di atas – apakah lo sudah paham bagaimana dengan konsep vintage fashion? Kalau lo sudah paham, lo bisa menerapkannya dengan baik ya!

 

Feature Image – revivalvintage.co.uk