• Fashion
  • Sepatu Training Mana yang Cocok dengan Kebutuhan Lo?

Sepatu Training Mana yang Cocok dengan Kebutuhan Lo?

Thu, 20 December 2018
Sepatu Training Mana yang Cocok dengan Kebutuhan Lo?

Apakah lo mempunyai pertimbangan ketika membeli sepatu training? Jika lo hanya mengincar sepatu training karena brand dan nyaman dipakai, tampaknya itu harus segera diralat, Urbaners. Memang ketika membeli sepatu training, kenyamanan adalah nomor satu, tetapi ada pertimbangan lain yang harus dipikir matang-matang. Misalnya apakah lo ingin fokus kepada latihan kecepatan (agility), lompatan, berlari, maraton, atau latihan crossfit.

Di dalam artikel kali ini akan dibahas beberapa pilihan sepatu training yang bakal cocok untuk kebutuhan latihan.

 

Kecepatan (agility)

Kecepatan (agility)

Beberapa pelari akan fokus meningkatkan kecepatan atau agility agar performa di track meningkat. Nggak hanya pelari, pemain sepak bola, futsal, ataupun basket juga membutuhkan latihan kecepatan. Sepatu training yang cocok untuk lo yang ingin meningkatkan kecepatan adalah yang bisa menjaga ankle dan lutut. Sepatu seperti Adidas Crazy Power RK Shoes dan Under Armour Ultimate Speed memiliki fleksibilitas tinggi sehingga bakal cocok untuk kebutuhan latihan kecepatan.

 

Sprints

Sprints

Salah satu hal yang dibutuhkan para pelari di dalam sebuah sepatu adalah kenyamanan di bawah tumit dan ankle yang terlindungi. Jika salah memilih sepatu, bagian tumit dan jari-jari akan panas yang menyebabkan turunnya performa. Salah satu yang cocok untuk yang ingin fokus kepada kecepatan berlari adalah Nike Running Epic React Flyknit. Dengan teknologi sole Flyknit, lo bakal merasa mendapatkan “dorongan” yang empuk.

 

Crossfit

CrossfitCrossfit yang sedang booming di anak muda juga menjadi perhatian tersendiri bagi para brand besar. Menonjolkan kenyamanan dan ketahanan ketika dipakai dalam waktu yang lama, Reebok mengeluarkan Crossfit Nano 8 dan New Balance dengan Minimus 40 Training, yang bakal jadi pilihan sempurna untuk lo yang menghabiskan latihan 1-2 jam tanpa henti. Sepatu crossfit ini tergolong mahal karena bahan dan teknologi yang digunakan lebih kompleks daripada sepatu training biasa, Urbaners.

Jadi, jika lo benar-benar serius dalam latihan, beberapa pilihan sepatu di atas bisa disesuaikan dengan kebutuhan latihan. Jangan sampai salah pilih sepatu ya, karena faktor kenyamanan adalah yang utama.

 

 

 

Source: esquire.com

5 Lini Brand Lokal Ikut Produksi Masker di Tengah Pandemi

Thu, 28 May 2020
Seorang pria memakai masker kain

Di tengah pandemi, masker jadi salah satu bagian dari apparel wajib yang harus lo kenakan saat bepergian. Karena kebutuhan masker semakin meningkat, nggak heran kalau pasar beralih pada masker kain. Bahkan, beberapa lini brand lokal pun ikut memproduksi masker kain. #MumpungLagiDirumah saja, lo perlu menyediakan masker kain untuk bepergian. Ini beberapa pilihannya.

 

Tenue de Attire

Tampilan masker kain buatan Tenue de Attire

Brand lokal Tenue de Attire juga ikut berkomitmen mendukung kebijakan pemerintah dan membantu masyarakat tetap beraktivitas sambil menjaga kondisi kesehatannya. Itu sebabnya Tenue de Attire juga ikut memproduksi masker kain.

Masker kain buatan brand yang satu ini masuk ke dalam Contour collection milik mereka, identik dengan motif one-line face sketch yang terkesan artsy. Jadi, setiap pembelian kemeja Contour collection, lo berhak mendapatkan free Contour Masque. Tetapi, lo juga bisa membeli Contour Masque ini dengan harga ritel.

 

Monstore

Tampilan masker kain dari Monstore

Buat lo yang lebih suka menggunakan masker kain dengan warna-warna polos dan gelap, lo bisa coba masker kain dari brand lokal ini. Monstore memproduksi masker kain dengan pilihan warna monokrom yang cocok lo padu-padankan dengan outfit apapun saat harus keluar rumah untuk kepentingan tertentu.

Menggunakan bahan yang terbuat dari katun, lo bisa memakai masker kain buatan Monstore sampai beberapa kali. Desainnya pun nggak begitu ramai dan yang paling penting tentu saja aman serta dapat melindungi lo selama sedang beraktivitas di luar rumah.

 

Humblezing

Tampilan masker kain buatan Humblezing

Kalau biasanya lo terbiasa melihat brand Humblezing yang memadukan gaya outdoor dengan city wear, sekarang juga bisa dilihat dari produksi masker kain mereka. Berbeda dengan brand lainnya, Humblezing menjual satu set masker kain yang berisikan sebuah masker 3D, hand sanitizer spray, dan tas kecil untuk menaruh botol hand sanitizer tersebut.

 

Tentunya Humblezing tetap ingin para pelanggan mereka untuk stylish di tengah pandemi ini. Didominasi warna hitam, dijamin lo akan tetap tampil beken selama memakai masker 3D Humblezing ini. Lengkap juga dengan adjustable string dan lapisan anti dew pada masker, sehingga pemakaiannya juga lebih nyaman

 

Shining Bright

Tampilan salah satu masker kain buatan Shining Bright

Brand pakaian yang dikepalai Tarra Budiman ini ternyata juga ikut memproduksi masker kain. Nggak hanya itu, Shining Bright juga bekerja sama bersama Hari Merdeka dan skateboarder Satria Virjie untuk membentuk gerakan kemanusiaan Leap of Faith. Kolaborasi ini mencakup paket kaus, masker kain, dan stiker, setiap keuntungan yang didapat pun akan didonasikan dalam bentuk APD dan masker ke seluruh Indonesia.

Desain masker kain keluaran Shining Bright cukup simple, tetapi terlihat sangat maskulin dan keren. Dengan warna full black, lo akan merasa nyaman memakai masker kain tersebut. Lo bisa memesan masker kain ini melalui toko Shining Bright di e-Commerce atau lewat WhatsApp.

 

Okainku

Jenis motif masker kain keluaran brand Okainku dengan warna biru, merah, dan hitam

Brand lokal terakhir yang juga mengambil kesempatan untuk ikut berkontribusi memproduksi masker kain adalah Okainku. Lo bisa beli masker kain Okainku dari store mereka langsung dengan pemesanan online atau lewat beberapa aplikasi e-Commerce. Motif serta desain yang dimiliki masker kain Okainku ini Indonesia banget, Bro.

Dengan lo membeli masker di sini, lo secara nggak langsung sudah berdonasi ke Tangan untuk Indonesia. Donasi ini nantinya akan disalurkan untuk Sekolah Relawan.

 

 

 

Sources: Casa Indonesia, MSN, Nusa Daily