• Food
  • Pierre Gagnaire, The Michelin Chef

Pierre Gagnaire, The Michelin Chef

Thu, 11 February 2016
Pierre Gagnaire, The Michelin Chef

Tahun lalu, industri majalah Perancis mengadakan polling untuk menentukan 100 chef terbaik yang pernah dianugerahi penghargaan Michelin. Nama Pierre Gagnaire lah yang muncul pada peringkat pertama. Secara nggak langsung, hal tersebut pun membuatnya menjadi chef terbaik di dunia. Nggak mengherankan sebetulnya, mengingat bahwa tahun ini, Gagnaire bakal merayakan karirnya dalam industri kuliner yang udah berjalan selama 50 tahun. Hal-hal apa aja yang membuatnya begitu sukses?

 

Menganggap Bisnis Kuliner sebagai Seni

Bagi Gagnaire, bisnis kuliner yang ditekuninya kini merupakan sebuah seni. Ia dan tim restaurannya selalu memulai percakapan dengan para tamu sejak mereka masuk hingga selesai menikmati hidangan. Gagnaire percaya bahwa setiap piring yang disajikan selalu mengandung emosi. Seiring dengan image dan prestige bisnisnya yang meningkat, tentu semakin banyak saingan yang muncul dalam industri kuliner. Namun, hal tersebut justru membuat Gagnaire makin terpacu untuk memberikan kualitas yang lebih baik.

Pierre Gagnaire, The Michelin Chef

 

Keluarga Kedua di Dapur

Ketika seseorang mengunjungi restauran dan keluar dari sana dengan wajah puas, ia akan memuji kemampuan sang chef dalam meracik makanan. Dan itulah yang membuat Gagnaire sadar bahwa pengalaman santap makanan di restauran nggak cuma bergantung pada kemampuan chef, melainkan seluruh tim. Penghargaan Michelin yang ia dapatkan pun nggak lepas dari kerja keras timnya, mulai dari pihak manajemen hingga para pelayan.

Itulah mengapa Gagnaire selalu bersikap sederhana dan memperlakukan timnya dengan baik. Ia bahkan menganggap mereka sebagai keluarga kedua. Pada Natal tahun lalu, Gagnair mengajak timnya berlibur ke Dubai sebagai ungkapan terima kasihnya karena telah bekerja sama dengannya selama ini. Gagnair bahkan cukup sering mengajak beberapa dari mereka untuk travelling berkeliling dunia dan mengunjungi restauran-restauran miliknya yang tersebar di sana.

Pierre Gagnaire, The Michelin Chef

 

Karir Menanjak Sejak Pindah ke Paris

Kesuksesan yang diraih Gagnaire bukannya nggak pernah mengalami hambatan. Saat masih bekerja di St. Etienne, Perancis, restaurannya sering sepi pengunjung. Padahal review dan kritik yang ditujukan pada restaurannya cenderung positif. Tetapi, untunglah kondisi tersebut berubah sejak ia pindah ke Paris pada tahun 1996. Hidangan-hidangan khas Perancis yang disajikannya berhasil membuatnya mendapatkan lebih banyak penghargaan di industri kuliner.

Beberapa waktu lalu kita pernah menulis soal penjual daging termahal di dunia. Inspirasi tersebut bisa untuk lo yang berniat untuk berkarir sebagai chef, dan juga Gagnaire berpesan bahwa kunci utama yang harus selalu lo pegang adalah bersabar. Manfaatkan setiap kesempatan yang datang dan optimalkan semaksimal mungkin. Jangan lupa untuk selalu menjadi diri sendiri dan menikmati setiap fasenya. Siapa tahu lo bakal menjadi the next Pierre Gagnaire, kan, Urbaners?

Source:

khaleejtimes.com
www.hoteliermiddleeast.com

3 Restoran seru buat malam mingguan lo

Tuesday, December 31, 2019 - 13:00
Suasana bagian dalam restoran Monk

Malam minggu tentunya menjadi malam yang spesial buat lo yang punya pasangan. Setiap pasangan pastinya punya tempat favorit untuk menghabiskan malam minggu bersama. Untuk lo yang ingin menghabiskan malam minggu kali ini bersama pasangan lo di sebuah tempat yang romantis di Jakarta. Ini ada rekomendasi 3 restoran yang akan membuat malam mingguan lo makin seru dan pastinya punya kenangan nggak terlupakan.

 

MONKS

Suasana bar MONKS café

Kalau lo dan pasangan suka banget sama budaya Jepang? Restoran yang satu ini sangat cocok buat lo. MONKS sebagai resto yang mengusung tema arsitektur Jepang tentunya juga menyajikan menu masakan Jepang yang nggak kalah lezat. Di sini lo bisa makan, Sushi, Ramen, atau Chicken Katsu. Untuk l        o yang lagi program diet, ada menu Kyoto Caesar Salad yang bergizi banget. Tak hanya makanan, lo juga bisa menikmati sajian minuman yang segar, seperti Monkillo, Iced Kumquat Soda, dan es krim.

Soal harga jangan khawatir, lo cukup siapin bujet Rp250.000 saja untuk dua orang. Cukup murah untuk ukuran restoran yang mengusung konsep ala-ala Jepang. Penasaran ingin ke sini? MONKS ada di daerah Jakarta Utara, tepatnya di area Kelapa Gading. Lo bisa langsung akses Google maps untuk dapatkan lokasinya yang tepat.

 

Koffie Nation

Bagian luar dari Koffie Nation

Koffie Nation mengusung desain interior minimalis yang kekinian banget. Tempat ngopi yang ada di daerah Kuningan ini cocok buat dijadiin tempat dinner bersama pasangan. Walau pun konsepnya modern, Koffie Nation tetap menyediakan menu-menu khas Indonesia, kok. Jadi lo nggak perlu khawatir juga soal harga. Masih standar untuk daerah Kuningan. Lo bisa memilih menu-menu, seperti pempek, mie ayam, nasi goreng, sop buntut, dan lain-lain.

Kopi buatan barista Koffie Nation juga enak banget, mereka bisa menakar dengan sangat pas, deh. Kalau pasangan lo nggak suka kopi, tenang saja, di sini juga banyak minuman non-kopi, kok. Koffie Nation tepatnya berada di Epicentrum Walk, lantai bawah (Ground). 

 

Mr. Bitsy

Suasana resto Mr. bitsy

Kalau lo dan pasangan bosan dengan resto yang cuma menyediakan makan dan minum. Lo bisa datang ke Mr. Bitsy yang ada di Mall Kuningan City. Mr. Bitsy menawarkan konsep resto dan karaoke. Jadi lo bisa bernyanyi lagu-lagu romantis bersama pasangan sambil menikmati malam minggu yang syahdu. Dijamin lo bisa melepas penat selama seminggu penuh bergelut dengan rutinitas.

Bagaimana, lo pilih resto yang mana untuk menghabiskan malam minggu lo kali ini bersama pasangan? 3 resto di atas recommended banget soal pelayanan dan harganya yang terjangkau. Jadi malam minggu lo bersama pasangan jadi lebih seru.

 

 

Source: Provoke