Home Food Menu Baru McDonalds yang Rendah Kalori

Menu Baru McDonalds yang Rendah Kalori

Tuesday, March 15, 2016 - 17:16
Bagikan
Facebook Twitter Email

Nggak banyak orang yang rajin buat masak di pagi hari untuk sarapan. Buru-buru biar nggak telat ke kantor atau ke kampus kadang menjadi alasannya. Satu-satunya cara untuk mengatasinya adalah dengan membeli makanan di fast food terdekat. Salah satu fast food yang memberikan menu sarapan enak adalah McDonalds. Baru-baru ini, McDonalds merilis menu sarapan baru, khususnya di Southern California.

Rendah Kalori

Nggak banyak yang bisa lo pilih di menu sarapan McDonalds, khususnya yang berkalori rendah. Tapi, menu baru yang ditawarkan di 800 gerai McDonalds di California Selatan ini benar-benar beda. Mulai awal Maret 2016 lalu, McDonalds resmi memasukkan menu sehat ke dalam daftarnya.

Kurang dari 4 dolar saja, lo bisa pesen semangkuk putih telur, sosis kalkun, serta kale dan bayam, yang mengandung hanya 250 kalori dengan 27 gram protein. Pilihan kedua, lo juga bisa pesen telor orak-arik dengan chorizho, dimana kalorinya lebih besar karena mengandung hash brown, salsa, dan pico de gallo, yang mengandung 460 kalori dengan 26 gram protein. Selain itu, McDonalds juga mengganti parfait yogurt dengan Chobani, yogurt asal Yunani. Lebih sehat? Ya!

Belum ada di Indonesia

Kale sendiri merupakan bahan makanan paling sehat di dunia. Sayuran sejenis kubis ini mengandung banyak vitamin, seperti vitamin A dan K yang bagus untuk kebutuhan tubuh. Kale biasanya muncul di berbagai menu seperti salad atau mangkuk sayur seperti yang ditawarkan oleh McDonalds.

Menu sehat ini cuman ada di Amerika Serikat. McDonalds Indonesia belum menerapkan menu ini dalam daftar menu sarapan mereka. Ditunggu aja deh munculnya di Indonesia. Tapi memang  pada dasarnya Indonesia selalu menjadi yang terakhir untuk urusan menu-menu baru.

Buat lo yang pengen nyobain sarapan ini, langsung aja deh berangkat ke Amerika Serikat dan mampir di Restoran McDonalds di California Selatan. Dijamin deh lo bakal puas dan yang penting, sehat! Kapan ya menu ini bisa masuk di Indonesia? Tunggu aja Urbaners.

 

Source:
timeout.com
popsugar.com