Home Food Keunikan 5 Negara dalam Mengolah Telur

Keunikan 5 Negara dalam Mengolah Telur

Friday, May 19, 2017 - 10:24
Bagikan
Facebook Twitter Email

Telur pantas disebut sebagai raja makanan. Produk pangan dari unggas ini ada di hampir seluruh penjuru dunia. Kemana pun Urbaners pergi bisa dipastikan bakal bertemu yang namanya telur baik yang dinikmati langsung atau dalam bentuk olahan.

Di sini, telur dimasak dengan beragam cara mulai dari telur ceplok, telor rebus, telor dadar, telor orak-arik atau omelete. Telur juga menjadi bahan utama martabak telur, fuyunghai atau pelengkap masakan mie instan.

Bosan dengan cara menikmati telur itu-itu saja, Urbaners bisa menjajal  masakan telur unik khas berbagai negara. Beberapa di antaranya:

 

Egg hopper dari Sri Lanka

Salah satu jajanan populer di Sri Lanka ini menyajikan telur yang dimasak dalam mangkuk panekuk beras dan santan. Egg hopper mantap dimakan dengan sambal, cabe dan perasan jeruk.

 

Scotch egg dari Inggris

Makanan kegemaran warga Inggris ini terdiri dari telur rebus yang dibungkus sosis lalu ditutup tepung roti. Adonan Scotch egg kemudian digoreng atau dipanggang hingga berwarna kekuningan.

 

Century egg dari China

Disebut century egg karena proses pembuatannya yang memakan waktu. Prosesnya mirip-mirip telur asin buatan Brebes. Telur bebek direndam dalam air garam bercampur abu, kapur dan sekam padi selama 3-5 minggu. Bedanya, century egg tak direbus.

Meski tak dimasak, tekstur telur century egg berubah banyak. Kuning telur terasa lebih creamy dan berwarna abu-abu. Daging telur yang berwarna putih berubah jadi gelap dan kenyal seperti agar-agar.

 

Brik dari Tunisia

Lain lagi dengan Tunisia. Telur menjadi isian pastry bersama tuna, bawang, peterseli dan keju. Makanan bernama Brik ini kemudian digoreng hingga berwarna cokelat keemasan. Hidangan ini biasa disantap dengan sup tradisional Tunisia bernama chorba.

 

Menemen dari Turki

Menemen ini adalah versi beda dari telur orak-arik. Menemen menambahkan paprika hijau, thyme, tomat dan bubuk cabe ke dalam orak-arik. Urbaners yang doyan makanan pedas dan berempah bisa mencobanya jika berkunjung ke Istanbul atau memasak ala-ala menemen.

 

 

Source: Kaskus.co.id