4 Fakta French Fries: Ternyata Bukan Dari Prancis, Bro! - MLDSPOT
  • Food
  • 4 Fakta French Fries: Ternyata Bukan Dari Prancis, Bro!

4 Fakta French Fries: Ternyata Bukan Dari Prancis, Bro!

Mon, 19 October 2020
ini alasannya kentang goreng namanya french fries!

#MauLagiDimanapun even lo lagi nongkrong di café favorit atau santai saja di rumah, yang namanya cemilan memang mesti ada buat jadi penyambung obrolan. Setuju nggak sama pernyataan tadi? Kalau iya, boleh dong sebut apa cemilan yang suka jadi teman ngobrol lo!

Bicara soal cemilan, sebenarnya banyak sekali jenisnya apalagi kalau sudah terkait dengan cemilan-cemilan lokal. Mulai dari yang manis, sampai yang savory atau gurih-gurih asin, cemilan memang cocok banget buat jadi teman saat ngopi sampai ngebir.

Nah, kalau lagi nongkrong di café favorit, pilihan cemilan yang paling sering dipesan sama banyak orang adalah kentang goreng. Kenapa kentang goreng? Karena biasanya disajikan dengan kuantitas yang cukup buat nemenin lo ngobrol satu sampai dua jam, bro!

Eits, nggak hanya itu saja sih – kentang goreng di mana rasa base nya itu adalah gurih atau savory, biasanya memang cocok banget jadi teman ngopi sampai ngebir. Kalau di menu café tersebut, biasanya dijadiin bahasa Inggris dengan istilah French Fries.

Tapi, bentar-bentar, bahasanya sudah dari bahasa Inggris, tapi kenapa ada kata French di mana artinya kan negara Perancis ya bro? Tenang-tenang, nggak usah ikutan bingung karena di bawah ini, bakal ada penjelasan lebih lengkapnya.

Daripada penasaran dan menebak-nebak sendiri, langsung saja dibahas nih perihal French fries alias kentang goreng cemilan sejuta anak nongkrong!

 

Dasar Dari Sejarahnya

ini alasannya kentang goreng namanya french fries!

Credit Image: thedailymeal.com

Kalau dari sejarah panjangnya bagaimana kentang jadi salah satu makanan favorit atau cemilan populer, Jo Gerard – sebagai salah satu sejarawan asal Belgia mengklaim kalau resep pertama kentang goreng sudah ada di Belgia sejak tahun 1680.

Klaim ini terhubung dengan adanya fakta kalau orang Belgia ternyata kalau sedang tidak bisa memancing karena danau atau sungai mereka beku karena musim dingin, mereka mencari sesuatu yang bisa dimakan lagi dan ketemulah dengan kentang!

Mungkin ini berhubungan juga dengan menu fish and chips bro. Di mana di menu tersebut ada olahan ikan dan olahan kentang yang saling bersanding. Menurut lo apakah semuanya berkesinambungan?

 

Terus Kenapa Bisa Dibilang French Fries?

Jadi gini bro – masih seputar sejarahnya, ya – sekitaran tahun 1862, tentara Inggris datang ke Belgia saat perang dunia pertama dan mencicipi kentang goreng di sebuah gerai bernama Max en Fritz di Kota Antwerp.

Nah, gerai yang dikelola oleh orang Belgia asli itu menawarkan menu kentang goreng di mana ternyata tentara Inggris pada suka, bro! Lalu, tentara Inggris memberi nama French lantaran orang Belgia tersebut menggunakan bahasa Perancis sebagai bahasa resminya.

Nggak sangka kalau ternyata prosesnya seperti itu ya bro? Well, tapi itu adalah fakta yang ada dan yang bisa lo ketahui terkait penamaan French fries. Lalu, pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana kentang goreng atau French fries ini bisa sangat populer?

 

Populer Karena Thomas Jefferson

ini alasannya kentang goreng namanya french fries!

Credit Image: smittenkitchen.com

Seiring berjalannya waktu, French fries semakin banyak disukai dan mulai tersebar ke seluruh Eropa seperti Perancis tersendiri. Nah, pada saat itu, Thomas Jefferson, yang menjabat sebagai Duta Besar Amerika untuk Perancis, sangat jatuh hati dengan menu yang satu ini.

Thomas sendiri sangat senang makan kentang goreng atau French fries yang dimasak ala Perancis. Nah, ketika ia pulang ke Amerika dan menjadi Presiden Amerika ketiga, Thomas sangat senang menjamu tamunya dengan menu French fries tersebut.

Mulai dari situ, istilah French fries tersebar di Amerika. Berbagai restoran di sana mulai menyediakan French fries di menu mereka dan mendapat respon positif dari para pelanggan mereka!

 

Fakta Dibalik Bentuknya yang Tipis

Populernya French fries di manapun membuat banyak restoran, kedai atau café membuat menu tersebut masuk ke dalam penawaran mereka. Akan tetapi, tidak terlepas dari kritik – di Amerika sendiri, ada pelanggan dari sebuah restoran yang protes karena potongan kentang gorengnya terlalu tebal.

Nah, karena dari kritik tersebut, Chef dari restoran tersebut akhirnya memotong kentang dengan bentuk yang tipis-tipis dan panjang. Dipikir bakal dikritik lagi – Chef tersebut malah mendapat pujian dan akhirnya bentuk kentang goreng yang sekarang lo suka temui adalah hasilnya revisi Chef tersebut.

Dari hasil kritik tersebutlah French fries dengan bentuk yang tipis bisa semakin populer dan bahkan mendunia hingga populer juga di Indonesia. Bayangkan bro, kalau lo makan kentang goreng dengan potongan yang tebal, bisa-bisa lo malah kekenyangan karena nyemil kentang goreng tersebut!

Wah bagaimana nih? Cukup mengejutkan ya bagaimana istilah French fries ini berasal. Sekarang lo sudah paham nih bagaimana sejarahnya. Kuy, bikin kentang goreng buat nemenin lo santai di rumah, bro!

 

Feature Image – freepik.com

Related Article

Waktu Terbaik Minum Alkohol: Tim Siang atau Malam, Bro?

Mon, 22 February 2021
Minum Alkohol

Apa kebiasaan yang biasa lo lakuin kalo ngumpul sama anak tongkrongan lo? Mabar game, gosip, atau minum alkohol? Wah kalo yang terakhir ini sepertinya krusial untuk dilakukan pas ngumpul malem atau lagi ngumpul dengan momen-momen tertentu ya, bro!

Meskipun begitu, ternyata ada juga orang yang lebih suka mengkonsumsi alkohol baik di siang hari dibandingkan di malam hari. Di siang hari, biasanya orang lebih suka mengkonsum minuman beralkohol lebih rendah dari pada minum alkohol yang dikonsumsi pada malam hari, tapi ternyata waktu minum ini juga akan berpengaruh pada diri lo sendiri.

Meskipun semua tergantung dari apa yang lo minum, sebenarnya kapan sih waktu terbaik untuk minum alkohol? Dan lo tipe yang mana nih?

Biar lebih jelas kapan waktu terbaiknya, simak artikel selengkapnya di bawah ini ya, bro!

Alkohol di Siang Hari: Booster dalam Menjalani Hari

Minum Alkohol

Credit image – Discover Magazine

Minum alkohol emang ngga ada keharusan harus kapan dan minum apanya, ternyata dilihat dari waktunya, banyak juga orang punya preferensi untuk minum alkohol di siang hari – apakah lo salah satu diantaranya?

Minum alkohol di siang hari ini emang punya efek yang sedikit berbeda dengan minum alkohol di malam hari. Karena konon katanya, minum alkohol di siang hari akan nggak akan sama hasratnya selayaknya minum alkohol di malam hari – lo nggak akan minum alkohol sebanyak mengonsumsi di malam hari.

Penelitian dari Nyree Dardarian – seorang profesor dari Drexel University mengatakan, minum alkohol di siang hari dapat merangsang zat dalam tubuh yang memproses alkohol lebih cepat dan dapat menambah energi di dalam tubuh.

Meskipun metabolisme dalam tubuh berfungsi  selama 24 jam, tapi pada siang hari akan berproduksi lebih banyak – sehingga minum alkohol di siang hari akan ikut membantu lo untuk lebih produktif. Nggak heran, orang yang tim minum alkohol di siang hari melakukan kebiasaan ini untuk lebih produktif dalam bekerja daripada untuk menikmati alkohol itu sendiri.

Kebiasaan dalam minum alkohol di siang hari pun bakal beda dengan minum alkohol di malam hari – nggak akan sebanyak minum pas malam hari pastinya.

Alkohol Malam Hari: Paling Pas buat Chill

Minum Alkohol

Credit image – iStock

Kalau minum alkohol di malam hari rasanya udah nggak aneh lagi, karena memang ini kebiasaan umum orang-orang pada umumnya. Rasanya, minum alkohol emang lebih identik dengan malam hari dibandingkan dengan siang hari, setuju nggak, bro?

Ternyata, selain karena kebiasaan juga, alkohol pada malam hari akan menyerap lebih baik pada malam hari. Dalam hal ini, serapan alkohol yang diserap dan reaksi dalam tubuh pun berbeda dengan konsumsi alkohol di siang hari. Menurut penelitian pada tahun 2001, alkohol dikatakan memiliki efek yang lebih sensitif yang membuat emosional pada orang yang mengonsumsi.

Pada tingkat emosional inilah yang membuat alkohol terasa lebih nikmat untuk dinikmati pada malam hari. Alkohol juga akan lebih menyerap pada orang yang memiliki tingkat stres yang tinggi – dan biasanya orang akan terlihat lebih tertekan pada malam hari setelah seharian bekerja di bawah tekanan.

Konon, pada siang hari juga kita nggak begitu merasakan lelah dan merasa tertekan. Namun ketika saat merasa sendiri setelah menjalani aktivitas, barulah manusia merasa lebih emosional – hal inilah yang membuat minum alkohol lebih nikmat bila dinikmati malam mari.

Jadi, Tim Siang atau Malam?

Setelah mengetahui reaksi dan kebiasaan yang berbeda pada minum alkohol di siang hari dan di malam hari, lo sekarang tau kan – kalau semua ada kelebihan dan kekurangan masing-masing?

Dari kekurangan dan kelebihan inilah kita jadi lebih tau, kebutuhan alkohol dalam diri mana yang ingin lo penuhi. Sebuah penelitian mengatakan bahwa alkohol memang merangsang emosional lebih cepat pada waktu-waktu tertentu.

Jadi kalau mau mencoba lebih produktif pas lagi kerja, ada baiknya minum alkohol secukupnya pada siang hari untuk booster mood menjadi lebih produktif. Tapi kalau lo merasa lebih butuh ketenangan untuk istirahat di malam hari atau deep talk sama anak tongkrongan lo, minum alkohol di malam hari lah jawabannya!

 

Feature image – Video Hive