• Food
  • Gloomy Sunday Bar Bandung: Cocktail, Jazz and Fun Jadi Satu!

Gloomy Sunday Bar Bandung: Cocktail, Jazz and Fun Jadi Satu!

Mon, 14 September 2020
Gloomy Sunday jadi speakeasy bar yang pas banget buat santai sambil cari inspirasi

Selera anak-anak muda sekarang ini kalau ke bar mungkin tidak jauh dari rasa ingin melepaskan penat karena rutinitas, minum ringan, dan have fun bersama teman-teman dengan menikmati musik yang ada.

Tapi ada juga anak-anak muda yang ke bar, tapi ingin suasana santai, menikmati lagu yang bukan ajojing. Sayangnya jarang ada kondisi bar yang kondusif untuk selera anak muda seperti itu. Alhasil mereka ke bar tapi tidak sesuai dengan keinginannya.

Mungkin menjawab dari keresahan seperti itu, di Bandung, terdapat sebuah bar yang mengusung tema serta konsep cukup jauh berbeda dari bar-bar progressive lainnya. Jika bar lain menjadi saksi bisu di mana lo bisa teriak menyanyikan lagu kesukaan sembari pegang minuman, bar yang satu ini bisa lo buat untuk bersantai melepas penat sembari mencari inspirasi buat karya apa lagi yang bakal lo hasilkan.

Eits, lo pasti sudah penasaran ya sama bar yang dimaksud? Tenang, daripada lo menebak-nebak sendiri bar seperti apa yang akan dibahas, buat mengetahui selengkapnya, sila simak bahasan kali ini sampai habis, ya!

 

Speakeasy Bar di Bandung: Gloomy Sunday

hedi rusdian - gloomy sunday jadi speakeasy bar buat santai

Credit Image: whatsnewindonesia.com

Dari namanya saja, mungkin lo sudah terbayang bagaimana private dan intimate nya bar yang satu ini. Dari namanya juga, terkesan lo sudah pasti bisa bersantai di sana, menikmati cocktail ringan, ngobrol santai dengan yang ada di sana, dan lo bisa mendengarkan musik dengan beat relaks.

Segala persona yang sudah disebutkan di atas – semuanya benar bisa lo dapat di Gloomy Sunday. Segala persona yang ada di atas jelas berdasarkan dari konsepnya yang cukup kuat: speakeasy bar. Di sini lo benar-benar bisa santai dan melepas penat dengan tenang.

Buat lo yang sudah penasaran, tentu lo mau tahu bar ini ada di mana. Tenang, dengan menyusuri Jalan Anggrek No. 34, Merdeka – Bandung, Jawa Barat, lo bakal ketemu dengan bar ini. Eits? Kalau ada yang sudah mencoba ke sana, jelas tidak semudah itu buat menemukan bar ini, kan?

Hal ini terkait dengan konsep speakeasy bar tadi di mana mungkin memang bar ini dibuat untuk tidak diketahui banyak orang karena memang konsepnya yang menjaga privasi para tamu yang berdatangan.

Dari depan pintu masuknya, tidak ada papan atau penanda dengan nama Gloomy Sunday. Cukup sulit kan buat menemukannya kalau begitu? Tapi tenang, Gloomy Sunday satu Gedung dengan kafe Cultivar. Lo bisa tanya dengan pegawai sekitar atau tukang parkir buat memastikannya.

 

Suasana Eksklusif, Intim, dan Hangat

hedi rusdian - gloomy sunday jadi speakeasy bar buat santai

Credit Image: blancoparmandif.com

Begitu lo masuk ke dalam bar ini, tiga persona di atas bisa lo rasakan semua. Beberapa kursi lengkap dengan meja kayu tua yang tertata rapi, beberapa elemen interior dari kayu, batu marmer dengan warna kuning dan merah, dan tipis-tipis alunan musik jazz, bisa lo rasakan begitu masuk bar ini.

Pencahayaan yang redup, Gloomy Sunday jadi tempat yang cukup nyaman buat lo yang ingin melepas penat dengan privat serta intim. Kenyamanan ini juga bisa lo lihat dari tamu-tamu yang ada. Mereka berbicara santai sembari menikmati cocktail yang ada.

Bicara soal cocktail, Gloomy Sunday adalah salah satu bar yang mengusung konsep menikmati minuman yang bisa lo personalisasikan lagi dengan selera yang ada. Sembari ngobrol dengan bartender atau mixologist-nya, lo bisa mendapatkan minuman yang lo inginkan.

Campuran whiskey, beberapa sirup buah, aroma kayu manis dan cengkeh – jadi beberapa bahan yang favorit dan populer di antara tamu-tamu dari Gloomy Sunday. Tapi tidak hanya bahan-bahan itu saja yang ada, seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, lo bisa menikmati minuman sesuai dengan selera, nih.

Dari selera masing-masing, mencari inspirasi memang terkadang membutuhkan tempat-tempat yang mengusung tema intimate dan eksklusif. Kalau selera lo begitu juga, Gloomy Sunday jadi pilihan yang tepat buat lo datangi.

Pertanyaan selanjutnya, kapan nih bro mau gas bareng?

 

Feature Image: insitu.id

Penampilan Juga Penting Buat Makanan: Ini Cara Aturnya Biar Keren!

Tue, 29 September 2020
food plating adalah hal penting dalam food photography, berikut 6 tipsnya!

Mungkin sekarang lo sudah paham mengapa food photography jadi salah satu cara dari proses pemasaran produk dari bisnis kuliner yang lo jalani. Deretan manfaatnya benar-benar bisa membuat bisnis kuliner lo semakin maju.

Seperti yang sudah pernah dibahas di ulasan sebelumnya soal manfaat food photography – peribahasa ‘dari mata turun ke hati lalu turun ke perut’ adalah mungkin benar adanya. Namun sebelum turun ke hati dan ke perut, pasti ke mata dulu, dong.

Food photography berbicara soal pengaturan makanan, menata makanan dan minuman bagaimana terlihat menarik lalu siapapun yang melihatnya jadi penasaran dan ingin mencoba makanan atau minuman tersebut.

Pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana mengatur atau menata makanan atau minuman tersebut agar enak dipandang dan menggugah selera siapapun yang melihatnya?

Tenang bro – kalau lo punya pertanyaan yang sama, lo sudah berada di halaman artikel yang tepat karena di bawah ini, setidaknya ada 6 tips menata atau mengatur makanan atau minuman yang ada di menu restoran lo sebelum difoto.

Mungkin bahasan kali ini lebih teknis – tapi ini perlu lo ketahui juga kalau food photography-nya mau lo lakukan sendiri. Well, jika memang lo kerjakan sendiri, tentu lo akan puas dengan hasilnya, sih. Daripada makin penasaran, sila simak bahasan kali ini untuk mengetahui selengkapnya ya!

 

Menggunakan Piring yang Pas

food plating adalah hal penting dalam food photography, berikut 6 tipsnya!

Credit Image: invaluable.com

Piring adalah alas paling umum untuk meletakan makanan atau untuk menghidangkan makanan. Untuk food photography – ada tips tersendiri agar fotonya semakin enak dipandang dan menggugah selera siapapun yang melihatnya.

Penggunaan piring yang tepat, baik dari bentuknya, dari warnanya, dari tekstur bahan si piring tersebut sampai ke ukurannya – semua perlu diperhitungkan dan diatur sedemikian rupa terkait dengan menu apa yang akan lo sajikan.

Untuk tren food photography sekarang ini, piring dengan bentuk bulat, bertekstur atau berbahan keramik, berwarna hitam jadi salah satu primadona buat bikin menu makanan lo semakin bold dan semakin menggugah selera.

Tapi sekali lagi, rekomendasi di atas mesti lo sesuaikan dengan menu makanan yang akan lo sajikan. Jika menu makanannya seperti steak, pasta, atau bahkan beberapa menu dari Chinese food – piring keramik dengan warna hitam masih masuk untuk menu-menu tersebut.

 

Mainkan Tekstur Makanannya

food plating adalah hal penting dalam food photography, berikut 6 tipsnya!

Credit Image: foodnetwork.com

Meletakan berbagai tekstur makanan bisa mempengaruhi estetikanya saat ingin difoto, lho. Tekstur makanan yang keras, lembek, atau lembut bisa diatur sedemikian rupa agar foto menunya semakin estetik. Salah satu rekomendasinya adalah letakan makanan yang teksturnya lembek di bawah, dan yang teksturnya kencang berada di atasnya.

Misalnya lo membuat steak dengan kondimen mashed potato. Biasanya, yang bagus adalah si mashed potato jadi alas untuk si daging steaknya. Hal ini membuat menu lo bakal jadi lebih estetik, sih. Dari fungsinya, pengaturan tersebut juga mempermudah konsumen untuk menyantapnya.

 

Eksperimen Dengan Titik Fokus

Sadar atau tidak – penglihatan lo bakal langsung tertuju ke piring dengan menu makanan yang sudah diatur sedemikian rupa. Dengan kondisi seperti itu, lo bisa melakukan eksperimen dengan bermain-main bersama titik fokus.

Misalnya lo bisa saja membuat pengaturan si piring yang sudah lo tata dengan baik, bisa lo letakan di sebelah kanan atau kiri – tidak melulu berada di tengah. Hal ini bisa jadi nilai estetik tersendiri dalam food photography.

 

Jumlah Ganjil Lebih Menarik

food plating adalah hal penting dalam food photography, berikut 6 tipsnya!

Credit Image: escoffier.edu

Eits, ini bukan berhubungan dengan mitos-mitos seperti yang sudah lo ekspektasikan, ya. Jika lo menyajikan menu pembuka atau appetizer – biasanya akan dalam bentuk yang kecil-kecil. Nah, sajikan dalam jumlah ganjil karena hal ini bisa memberikan ilusi hitungan lebih banyak pada penataan makanan tersebut.

Hal ini juga bisa membentuk persepsi tersendiri buat konsumen kalau yang mereka beli nanti jumlahnya akan lebih banyak. Lo bisa mulai dari hitungan lima, tujuh, sampai sembilan. Ini akan memberikan kesan kalau konsumen akan dapat makanan dalam jumlah yang banyak!

 

Sayuran Warna-Warni Bikin Makin Gairah!

food plating adalah hal penting dalam food photography, berikut 6 tipsnya!

Credit Image: javatableware.com

Percaya atau tidak kalau bentukan atau tatanan yang ada di piring lo, semakin berwarna-warni – akan semakin mudah menimbulkan rasa penasaran dan gairah untuk memesannya. Oleh karena itu, jika lo akan menyajikan salad, pastikan warna-warna yang ada lebih bervarisi.

Misalnya warna hijau dari selada, warna merah dari tomat ceri, warna ungu dari bawang bombay ungu, lalu kuning dari telur dan masih banyak lagi. Lo bisa padupadankan warna-warna tersebut agar terlihat lebih menggugah selera!

 

Aksesoris yang Bisa Dimakan

Konsumen bisa saja mengekspektasikan semua yang tersaji di foto makanan tersebut bisa dimakan semua, bro. Oleh karena itu, untuk mewujudkan ekspektasi itu, pastikan lo menggunakan aksesoris atau garnish yang memang bisa dimakan.

Wah bagaimana nih bro? Dari berbagai penjelasan yang lumayan teknis di atas – pastikan tatanan makanan lo di piring semakin oke buat food photography. Selebihnya selamat mencoba, bro!

 

Feature Image – lightspeedhq.co.uk