• Hobby
  • The Light Art Masters

The Light Art Masters

Thu, 11 December 2014

Kalimat “melukis dengan cahaya” ternyata itu bukan sekadar ungkapan puitis tanpa bentuk. Di tangan seniman cahaya, kalimat tersebut berubah menjadi karya seni yang kasat mata dan bisa dinikmati. Namanya light painting photography. Efek yang ditimbulkan membentuk paduan pola gambar dan warna yang melampaui imajinasi. Cahaya seakan berubah menjadi grafiti dengan kanvas latar belakang lingkungan yang bermacam-macam.

Aliran fotografi yang keren ini pada intinya adalah memanfaatkan shutter lambat pada kamera. Tidak gampang untuk bisa menghasilkan light painting photography yang keren. Lo harus punya keterampilan fotografi yang yahud dan presisi, koreografi yang detail dan hati-hati, dan imajinasi yang liar. Dunia mengenal sejumlah maestro light painting photography dengan aliran masing-masing yang siap memanjakan mata dan imajinasi lo!

Julien Breton

Seniman kaligrafi dan grafis dari Perancis ini memindahkah keahlian kaligrafinya ke dalam fotografi dan cahaya. Karya-karya fotografi lukisan cahaya Julien Breton dikenal sangat presisi. Karyanya yang fenomenal antara lain berupa koleksi karakter Arab yang meliuk-liuk di sela-sela tubuh penari Compagnie Cortex, kelompok penari dari Perancis.

Sola

Sola dikenal dengan karya grafiti cahayanya yang lebar, kaya warna, dan terang. Secara sekilas, mungkin lo akan menganggapnya hasil editan, but it’s original, dude! Grafiti yang ia bikin mulai dari lingkaran dan bentuk abstrak dengan latar belakang urban yang menghasilkan pola grafiti rumit yang liar.

Se7en Magazine

Mark Brown dan Marc Cameron berkolaborasi mendirikan Se7en Magazine yang karya grafiti cahayanya berupa gambar mobil. Merk-merk mobil kondang yang mereka gambar adalah Ferrari, Aston Martin, hingga Audi. Mobil-mobil tersebut terlihat nyata dan detail, susah untuk membayangkan bagaimana mereka bisa menggambarnya menggunakan cahaya.

Lichtfaktor

Karya Lichtfaktor tak ada duanya di dunia grafiti cahaya. Ia memadukan lingkungan urban yang memiliki arsitektur menawan dengan permainan grafiti cahaya yang menghasilkan gambar-gambar yang menakjubkan.

Toby Keller

Toby Keller dari Burn Blue Photography memilih alam sebagai kanvasnya dalam berkarya. Pasir pantai Santa Barbara yang tenang dan dipenuhi reruntuhan batu bata, ia sapu dengan gambar yang terang dan warnanya kuat. Alhasil, kuasan cahaya tersebut menyatu dengan alam menjadi perpaduan yang memanjakan mata lo. Natural, tapi sekaligus dinamis penuh warna.

 

 

Pablo Picasso
Salah satu seniman terbesar abad 20 inilah yang memulai demam light painting photography. Pada tahun 1949, Picasso diundang Gjon Mili, fotografer dan inovator cahaya yang memperlihatkan foto berupa ice skater yang diselimuti cahaya. Tiba-tiba Picasso melukis di udara dengan sebuah lampu di ruangan gelap, kemudian difoto. Sejak saat itulah dunia mengenal light painting photography.

Light painting photography di Indonesia
Seni fotografi tingkat ini sudah masuk ke Indonesia. Telah berdiri juga komunitas fotografi jenis ini, misalnya Komunitas Lighting Grafitti di Jakarta dan Barudak Urban Light Bandung (BULB) di Bandung.

Grafiti
Grafiti adalah seni menulis atau menggambar dengan cara menulis, menggores, atau menyemprot dinding atau bidang lain, biasanya di ruang terbuka. Seni ini sudah dikenal sejak zaman baheula di zaman Yunani kuno, Mesir kuno, dan Romawi kuno.

Related Article

Nyalakan Kreativitas, Pandemi COVID-19 Hadirkan Tren Fotografi Baru

Tue, 04 August 2020
Seorang fotografer dengan kaos hitam dan jam tangan memakai kamera SLR

Dampak dari pandemi COVID-19 cukup merepotkan para pekerja seni, termasuk dunia fotografi. Hebatnya, banyak fotografer yang menyulap pandemi menjadi kesempatan untuk memperluas kreativitas. Terbukti dengan maraknya virtual photoshoot yang ramai dilakukan bersama selebriti Indonesia.

Nggak hanya itu saja, sudah banyak nih tren fotografi baru yang muncul sejak pandemi. Bisa lo coba, Bro, untuk semakin memperdalam skill fotografi lo.

 

Masuk ke Google Maps dan Dunia Games

Potret hitam putih karakter di dalam game Red Dead Redemption sebagai konsep street photography

Nggak hanya fashion photography saja yang bisa dilakukan secara virtual, nyatanya para street photographers juga mulai mengasah kemampuan mereka melalui cara kreatif selama pandemi. Google Maps jadi “destinasi” pilihan mereka untuk mengabadikan potret hiruk-pikuk kota besar atau pemandangan alam di dunia sebelum pandemi. Lo cukup aktifkan mode 3D street view, potret dengan kamera andalan, dan edit sedikit untuk hasil foto yang nggak kalah keren.

Bagi lo yang juga suka bermain open world games seperti “Grand Theft Auto 5”, “Red Dead Redemption”, atau Cyberpunk 2077 yang akan segera dirilis, ambil kamera kesayangan lo sekarang dan foto jalanan-jalanan hyperrealistic di dalam games. Hasilnya nggak perlu diragukan lagi, benar-benar terlihat seperti realita.

 

Tren Porchtraits

Wanita dan pria duduk di teras depan rumah bercat biru muda sambil memegang tissue bertuliskan 2020

Bagaimana jadinya kalau subjek foto lo nggak mau memakai masker atau face shield selama proses photoshoot? Alternatifnya adalah menerapkan physical distancing dengan mengambil konsep porchtraits. Konsep unik ini menggunakan latar halaman depan rumah untuk hasil foto yang lebih hangat, cocok banget untuk mengabadikan momen kekeluargaan atau keseruan para sahabat.

Gunakan long lens agar lo bisa mengambil foto dari jarak jauh tanpa merusak resolusi foto. Cara ini juga sudah dipakai oleh banyak studio fotografi untuk mengabadikan momen bahagia para klien. Lo bisa coba sendiri di rumah, Bro!

 

Potret Tempat Kosong

Potret sebuah bandara dengan bendera Brazil, Canada, dan negara lain yang sepi pengunjung

Pandemi COVID-19 membuat banyak tempat destinasi yang biasanya selalu ramai pengunjung berubah menjadi tempat kosong. Ini adalah kesempatan emas buat lo mengambil foto-foto yang sebelumnya sulit untuk dilakukan. Nggak perlu datang subuh-subuh atau malah menyewa tempat seharian, lo bisa memanfaatkan pandemi ini untuk memotret keindahan bangunan dan jalanan di pelosok Indonesia.

Kalau lo lebih mendalami travel photography, potret berbagai destinasi wisata yang ada di sekitar lo tanpa khawatir diganggu oleh keramaian. Tren fotografi ini juga cocok bagi orang-orang yang menyukai street photography atau architectural photography.

 

Batasi dengan Kaca Jendela

Potret seorang wanita sedang merentangkan kedua tangannya di balik jendela 

Bermain dengan refleksi kaca jendela memang agak sulit, terutama bagi fotografer pemula. Tetapi kalau dilakukan dengan teknik yang baik, hasil foto tersebut akan lebih berdimensi. Lo dan subjek foto juga nggak perlu khawatir dengan paparan virus COVID-19 karena sudah dibatasi dengan kaca jendela.

Sebelum photoshoot, nilai dulu spot dalam bangunan untuk bisa menemukan sudut ruang dengan kaca jendela terbaik. Tentukan juga waktu yang tepat untuk bisa mengendalikan sinar matahari yang terpantul dari kaca jendela. Bangun ambience dengan mengatur perabot dan dekorasi di dekat jendela.

Nah, untuk lo yang sedang mencoba-coba hobi fotografi pada masa serba terbatas ini, mending ikutan MLDPHOTOJOURNAL. Kompetisi photo rally yang berhadiah voucher Blibli total jutaan rupiah. Untuk informasi lebih lengkapnya, lo bisa cek langsung Instagram @MLDSPOT!

 

 

Sources: Insider, Gensindo, Exibartstreet, Forbes, CNBC