How to Get Money from Hobbies - MLDSPOT
  • Hobby
  • How to Get Money from Hobbies

How to Get Money from Hobbies

Fri, 05 June 2015

"Gara-gara sibuk kerja, jadi nggak sempet melakukan hobi lagi."
Mungkin itu salah satu alasan klasik bagi kebanyakan orang yang terpaksa meninggalkan hobinya akibat sibuk bekerja. Selama ini, hobi memang hanya dianggap sebagai selingan di antara padatnya tugas-tugas kerja. Anggapan tersebut nggak sepenuhnya benar karena hobi justru bisa menjadi sumber utama pendapatan lo. Berikut adalah lima contoh bisnis sederhana yang bisa dikerjakan sesuai hobi lo sendiri:

 

Crafty Sellers

Bisnis ini sangat cocok bagi Urbaners yang gemar menciptakan produk sendiri. Dengan memanfaatkan imajinasi dan keterampilan pribadi, lo berkesempatan untuk membuat produk yang unik dan memiliki nilai jual. Kalau lo ingin mengecek apakah produk karya lo bakal laku di pasaran, lo bisa meminta bantuan pihak lain yang lebih berpengalaman. Setelah itu, lo bisa mulai menjual produk lo sendiri secara offline maupun online.

 

Explorers

Suka travelling? Buat blog dan tulis semua pengalaman lo saat menjelajah, seperti tempat mana aja yang telah lo kunjungi, makanan apa aja yang udah lo cicipi, atau kegiatan menantang apa yang telah lo coba. Tulisan seperti ini bisa menarik perhatian pihak pengelola hotel, restoran, atau agen travel untuk menyisipkan iklan dalam blog milik lo. Tinggal tulis advertorials tentang usaha mereka, dan lo pun langsung mendapatkan fee!

 

Tech Savvy

Lo bisa memulainya dengan membuat daftar tentang hal-hal apa aja yang lo suka. Kemudian, carilah affiliate program yang sesuai dengan salah satu hal yang lo sukai itu di online search engine. Contoh affiliate program pada umumnya adalah mencantumkan konten promosi brand tertentu dalam website pribadi lo. Kalau pengunjung website tertarik dengan konten promosi yang lo buat dan membeli produk dari brand tersebut, maka lo bisa mendapatkan komisi.

 

Designers

Bagi Urbaners yang hobi memainkan software desain, seperti Photoshop atau CorelDraw, lo berpotensi untuk menjadi seorang website designer. Bekerja samalah dengan pihak pengelola suatu website untuk mendesain tampilan website mereka agar terlihat lebih atraktif. Sebelum melakukan ini, lo juga bisa membuat blog pribadi untuk menampung semua hasil karya lo selama ini.

 

No Clue

Lo nggak suka membuat produk sendiri, travelling, bermain teknologi, atau mendesain? Jangan khawatir karena lo tetap memiliki keahlian yang bisa lo andalkan. Misalnya, kalau lo sering memperbaiki alat-alat elektronik, lo bisa membuat blog tentang tips atau pengalaman seputar dunia eletronik. Jika lo konsisten dan fokus dalam menggarap blog tersebut, lo bisa menarik perhatian sponsor.

 

 

Tips Sukses Berbisnis dengan Blog
Dalam mengelola blog, tetaplah fokus dan konsisten dengan topik serta gaya penulisan yang lo punya. Tambahkan juga keyword optimization, sehingga bisa memicu peningkatan jumlah pengunjung. Setelah itu, hubungkan blog lo dengan AdSense untuk menampilkan konten iklan yang sesuai.

Tiga Cara Berkarir secara Online
Tiga cara umum yang bisa lo gunakan untuk berkarir secara online adalah menunjukkan keahlian lo melalui blog atau akun media sosial, bergabung dalam affiliate marketing, dan mengelola e-commerce. Ingat, lakukan dengan jujur dan profesional, sehingga bisa meningkatkan kredibilitas lo sendiri.

Modal yang Harus Dimiliki
Untuk menjalankan bisnis yang berbasis pada hobi, lo harus memiliki  modal berupa kepercayaan diri, kesabaran, dan kegigihan. Uang memang modal utama dalam memulai suatu bisnis, namun modal dalam diri lo berperan penting dalam mempertahankan bisnis tersebut.

Sejumlah Perspektif Saat Ingin Buat Ilustrasi Original Character, Bro!

Tue, 27 October 2020
Berikut hal yang perlu lo perhatikan saat membuat original character untuk menghindari tuduhan plagiat

Originalitas di dunia industri kreatif ini memang sekarang cukup dapat perhatian yang besar. Majunya teknologi membuat beberapa ide dan desain bisa saja mirip bahkan ternyata sama. Ini jadi catatan tersendiri untuk para ilustrator saat ingin membuat original character.

OC atau original character menurut banyak ilustrator adalah karakter yang dibuat tidak berdasarkan referensi karakter yang sudah ada sebelumnya. Sehingga keaslian dari karakter yang diciptakan bisa dipertanggungjawabkan.

Ini artinya, para ilustrator memang menghindari kejadian melanggar hak cipta seseorang atau pihak tertentu, yang sebelumnya sudah membuat terlebih dahulu karakter, ide atau desain sebelumnya. Yang masih ramai diperbincangkan di jagat dunia maya, khususnya di Instagram, terkait dengan ide dan desain, Nike menuntut Warren Lotas terkait desain sepatu yang dibuatnya.

Menurut Nike, desain sneakers yang diciptakan oleh Warren Lotas, mirip sekali dengan Nike SB Low Dunk-nya. Dari bentuk, warna, sampai aksen, kurang lebih mirip – akan tetapi yang membedakan adalah logo swoosh yang diganti menjadi kepala Jason Voorhees.

Well, kalau dari sisi originalitas, Warren Lotas berada di area yang abu-abu. Kalau dari perspektif Nike, jelas Warren menjiplak karya dari ide dan desain mereka. Nah, hal-hal seperti ini lah yang dihindari para pembuat karakter original. Menghindari tuntutan dari tuduhan menjiplak atau plagiat.

Terkait dengan hal tersebut, para ilustrator mempunyai cara tersendiri untuk membuat karakter original atau original character yang benar-benar asli. Belum ada yang punya selain ilustrator tersebut. Semangat seperti ini sih yang bisa lo contoh bro #MauLagiDimanapun – semangat untuk selalu kreatif dan produktif!

Mungkin sekarang lo sudah makin penasaran nih, sebenarnya ada cara-cara seperti apa sih untuk membuat OC dan menghindari tuduhan sebagai plagiat dari karya orang lain? Daripada menebak-nebak sendiri, sila simak bahasan kali ini ya!

 

Riset Untuk Konsep Karakter

Berikut hal yang perlu lo perhatikan saat membuat original character untuk menghindari tuduhan plagiat

Credit Image: freelogoservices.com

Percaya atau nggak ya bro, para ilustrator mesti ‘bertapa’ terlebih dahulu untuk membuat OC. Eits, yang dimaksud bertapa adalah melakukan riset. Riset ini yang akan menentukan bagaimana konsep dari karakter tersebut.

Berbagai aspek dipikirkan di dalam riset tersebut. Mulai dari penampilan fisiknya seperti apa, jenis kelaminnya bagaimana, apakah karakter ini akan murni sosok manusia atau hybrid (gabungan beberapa bentuk mahluk hidup).

Sampai ke aspek apakah karakter ini punya super power tertentu, keahlian apa yang bisa ditonjolkan secara visual, bagaimana ekspresi wajahnya ketika senang ataupun sedih – semua hal dipikirkan dan biarkan imajinasi lo sebagai ilustrator bekerja dengan baik.

Begitu riset selesai dengan hasil yang sudah ditentukan – segala aspek sudah jelas, barulah lo bisa mendesain. Tapi nanti dulu, sebelum lo mulai mendesain, ada tahap lainnya di mana lo mesti menyelesaikannya terlebih dahulu.

 

Menentukan Nama Karakternya

Seperti lahir lagi ke bumi, karakter lo pasti perlu sebuah nama. Bro, nama ini secara nggak langsung bakal sangat merepresentasikan bagaimana karakter yang sudah lo buat, lho. Nah, buat menentukan nama karakter, ada beberapa hal lagi yang perlu lo perhatikan.

Misalnya seperti tidak memberikan nama sesuai dengan nama lo sendiri. Itu namanya hanya copy paste saja bro. Lagipula, jarang sekali para ilustrator di luar sana memberikan nama untuk karakternya sesuai dengan nama aslinya.

Kemudian, karena tidak bisa sama dengan lo untuk nama, pastikan lo juga bisa memberikan nama yang bermakna. Hal ini bakal semakin menguatkan karakter lo dari segi visualnya nanti. Lalu, pastikan juga nama yang lo buat tidak terlalu panjang.

 

Yok Mulai Desain Karakternya!

Berikut hal yang perlu lo perhatikan saat membuat original character untuk menghindari tuduhan plagiat

Credit Image: wacom.com

Jika semuanya sudah ditentukan dengan baik – tinggal melakukan desain karakternya, bro. Lo tinggal mengikuti guideline atau hasil riset yang ada untuk membentuk karakter tersebut secara visual. Bagaimana bentuk wajah, bentuk rambut, mata dan sebagainya.

Lo bisa lihat dan bentuk semua aspek karakter tersebut dari hasil riset dan juga penentuan nama yang sudah lo lakukan. Pastikan desain yang lo lakukan masih natural. Imajinasi yang terlalu berlebihan kadang malah bikin lo bingung bagaimana menentukan yang pas untuk karakter lo nanti.

Kemudian, untuk mempermudah karakter lo dikenali oleh banyak kalangan, pastikan ada hal unik di karakter tersebut. Misalnya ada kostum atau aksesoris yang hanya digunakan oleh karakter lo saja. Hal ini bakal memudahkan banyak orang untuk mengetahui karakter yang lo buat seperti apa.

 

Memvisualkan Super Power-nya

Berikut hal yang perlu lo perhatikan saat membuat original character untuk menghindari tuduhan plagiat

Credit Image: creativebloq.com

Hal terakhir yang bisa membuat karakter lo semakin sempurna dan terasa bagaimana originialitasnya adalah memberikannya super power. Asal jangan sampai over ya. Sesuatu yang berlebihan pasti tidak baik, termasuk untuk karakter lo.

Super power ini bisa jadi unique selling point tersendiri untuk karakter yang lo ciptakan. Hal ini dikarenakan oleh super power tersebut bisa dikonversikan sebagai visual tersendiri. Misalnya, saat tertekan, karakter lo tersebut bisa merubah warna rambutnya yang menandakan kekuatan supernya datang.

Hal-hal seperti itu bisa sekali dikembangkan lebih jauh bro. Dari sini originalitas yang lo punya di karakter tersebut akan semakin terlihat dan semakin kental.

Nah, bagaimana nih bro? Dari berbagai penjelasan di atas – proses kreatif dan produktif sudah pasti terus berjalan #MauLagiDimanapun dan seperti apapun kondisinya ya bro! Terlebih, jika lo seorang ilustrator, tidak ada yang bisa nih menghalangi imajinasi lo terkait pembuatan original karakter!

 

Feature Image – dice.com