Jakarta Comic Con with Kelly Hu - MLDSPOT
  • Hobby
  • Jakarta Comic Con with Kelly Hu

Jakarta Comic Con with Kelly Hu

Mon, 19 October 2015

Pada September lalu, acara Comic Con secara perdana diselenggarakan di Indonesia dengan nama Jakarta Comic Con. Bagi para pecinta pop culture, acara yang bertempat di JIEXPO Kemayoran ini bisa dibilang merupakan surga kecil bagi mereka, mengingat ada banyak pelaku industri kreatif yang datang dari berbagai sektor.

 

Dipenuhi Karakter Serial Televisi

Meski namanya Comic Con, jangan berharap isi acaranya dipenuhi dengan booth dari industri komik. Jakarta Comic Con justru lebih banyak dimeriahkan oleh para pelaku industri kreatif dari televisi internasional, seperti HBO dan FOX Entertainment. Kalau lo mengunjungi stan mereka, lo bakal bisa berfoto bersama karakter zombie dari The Walking Dead atau duduk di kursi singgasana milik Game of Thrones.

Ada pula karakter-karakter StarWars Seperti Darth Vader, Stormtrooper, dan Palpatine. Selain bisa foto bareng, mereka juga menyediakan merchandise resmi StarWars yang bisa lo beli untuk oleh-oleh. LEGO juga nggak ketinggalan membuka booth bagi para penggemar mainan balok ini. Ada banyak merchandise LEGO yang bisa lo beli untuk menambah koleksi lo.

 

Menghadirkan Artis Hollywood

Hiburan lain yang juga ditawarkan oleh Jakarta Comic Con adalah sesi panel interview dengan orang-orang yang berpengalaman di bidangnya masing-masing. Selain berdiskusi, sesi panel juga digunakan sebagai ajang screening film. Meski masih kalah jauh apabila dibandingin dengan San Diego Comic Con di Amerika, sesi panel di Jakarta Comic Con tetap dipadati oleh banyak pengunjung yang ingin mengetahui lebih jauh tentang dunia pop culture tanah air dan internasional.

Salah satu tamu panel yang kehadirannya dinanti-nanti adalah Kelly Hu. Doi merupakan artis Hollywood yang pernah bermain dalam film The Scorpion King dan serial televisi Arrow. Jakarta Comic Con bahkan nyedian booth khusus bagi Kelly Hu, sehingga para pengunjung dapat ngikutin sesi jumpa fans dan berfoto bersama aktris keturunan Chinese tersebut.

 

Ajang Pamer Karya Anak Bangsa

Pelaku industri kreatif tanah air juga nggak mau kalah unjuk gigi dalam ajang Jakarta Comic Con. Salah satunya adalah Joko Anwar dengan serial televisi berjudul Halfwords garapannya yang bakal tayang di stasiun HBO. Raditya Dika juga turut mengumumkan film terbarunya yang berjudul Single. Masih ada pula promo-promo lain dari film Tiger Boy, Koala Kumal, Relationshit, Ngenest, dan Jagoan Instan.

Selain itu, pengunjung juga bisa ngeliat beberapa ilustrator lokal membuat berbagai macam gambar di booth mereka. Dari sektor game, pengembang Supa Serious Games turut mempromosikan game mereka yang diberi nama OMFQ – Life of Poi. Mereka mengajak pengunjung untuk memainkan game tersebut. Bahkan, kalau lo koar-koar tentang OMFQ – Life of Poi di media sosial, lo berkesempatan untuk memenangkan iPad, Samsung Galaxy S6, hingga PlayStation 4.

Untuk menikmati berbagai hiburan dalam Jakarta Comic Con tersebuttiket masuk yang ditawarkan nggak sampai mencapai seratus ribu rupiah. Semoga pada kesempatan lain, Jakarta Comic Con bisa kembali digelar dengan tamu-tamu yang lebih oke.

 

Source: Id.techinasia.com, Teknologi.metrotvnews.com, Celebrity.okezone.com

 

Comic con pertama kali digelar tahun 1970
​Bernama Golden State Comic Con Convention ini awalnya hanya diselenggarakan dengan jumlah karyawan 20 orang

Tahun 2013, tiket habis habis dalam waktu 93 menit
​Ternyata untuk masuk ke Comic Con tidak mudah Urbaners, pada tahun 2013 tiket habis hanya dalam tempo 93 menit

Comic con salah satu penghasil uang terbesar
​Di kota San Diego, orang-orang menghabiskan tiket hotel, pariwisata dan merchandise yang membuat comic con menjadi salah satu penghasil uang terbesar di kota tersebut

Deretan Hal Tentang Sinematografi yang Perlu Lo Ketahui

Wed, 03 March 2021
Sinematografi

Untuk menjadi produktif di era new normal ini emang banyak banget caranya. Ada yang mulai belajar berbisnis, mencoba keahlian baru, ada juga yang mencoba untuk produktif dengan memproduksi konten. Kalau lo sendiri yang mana nih, bro?

Kalau lo adalah golongan yang mencoba keahlian baru dan juga belajar memproduksi konten, lo berada pada halaman yang tepat – karena kali ini MLDSPOT akan membahas tentang hal-hal mengenai sinematografi yang cocok banget buat disimak – terlebih untuk lo yang baru mulai belajar.

Nggak cuma itu – di halaman ini juga akan menemukan teknik sinematografi yang tepat dalam membuat video. Sebelum mulai membuat video, lebih baik lo simak artikel ini selengkapnya. Check this out, bro!

Video Making Starter Pack

Sinematografi

Credit image – SLR Lounge

Sebelum mulai membuat konten dan menentukan teknik-teknik dalam sinematografi, pastikan lo memiliki peralatan kamera dan lensa yang mendukung. Baik kamera analog ataupun digital, kamera yang digunakan akan berpengaruh pada hasil gambar yang akan diambil.

Fitur teknologi yang dimiliki oleh kamera digital memang lebih beragam, lensa yang digunakan pada kamera digital juga akan lebih banyak dan punya kualitas yang lebih baik dari kamera analog. Penggunaan lensa ini juga akan berpengaruh pada proses pengambilan gambar yang akan dilakukan.

Meskipun pake kamera aja sebenarnya udah cukup, tapi untuk menggunakan lensa dalam mengambil gambar juga bisa lo pertimbangkan. Selain itu, untuk membuat gambar lebih stabil lo juga bisa menggunakan stabilizer.

Mengenal Type of Shot

Setelah mempersiapkan kamera dan lensa, teknik sinematografi yang perlu lo ketahui adalah mengenali type of shot yang akan lo gunakan. Setiap gambar yang diambil tentunya akan berbeda jenis shot-nya. Dari tipe ini juga akan berpengaruh pada kualitas film dan gambar yang dihasilkan.

Dengan mengenal type of shot dari setiap gambar yang akan diambil akan memberikan kesan dan pesan yang berbeda dari video yang dihasilkan. Type of shot sendiri bisa dipilih tergantung keperluan masing-masing scene dan pastinya dari tipe pengambilan gambar ini akan berpengaruh pada isi video.

Type of shot yang perlu lo ketahui dan bisa lo gunakan adalah long shot, full shot, medium shot, medium close up shot, dan close up shot. Dari tipe-tipe inilah lo akan mengambil gambar yang sesuai yang dibutuhkan oleh video yang akan lo hasilkan.

Angle yang Tepat? Pelajari Camera Movement!

Sinematografi

Credit image - Freepik

Sudut pengambilan gambar memang bisa diambil melalui type of shot, namun selain itu – dalam sinematografi lo juga harus mengetahui angle yang tepat untuk setiap scene yang akan lo ambil. Angle ini juga yang nantinya akan membuat persepsi dan pandangan yang berbeda dari video yang dihasilkan.

Baik high maupun low angle, semuanya memiliki keunggulan masing-masing sesuai dengan kebutuhan video yang akan lo hasilkan. Untuk scene observasi atau close up, pasti membutuhkan angle kamera yang berbeda.

Untuk menentukan angle juga perlu mempelajari camera movement terlebih dahulu. Karena setiap pergerakan kamera untuk pengambilan gambar akan berpengaruh pada output yang akan dihasilkan. Jadi pastikan setiap scene disesuaikan dengan kebutuhan scene lo ya, bro!

Memiliki Komposisi yang Tepat

Untuk menciptakan sebuah video, selain teknik yang berpengaruh pada isi konten, dalam sinematografi pastinya juga harus mementingkan isi dan komposisi konten juga merupakan hal yang fundamental. Kalau sinematografinya bagus, isi konten juga harus bagus.

Hal ini dilakukan biar video yang lo hasilkan bisa diterima oleh pasar secara luas dan mendapatkan hasil yang maksimal. Komposisi yang tepat ini juga yang nantinya akan mempengaruhi kualitas video yang dihasilkan. Intinya, jangan sampai video yang lo hasilkan justru nggak memiliki value. 

Penentuan letak yang ideal sesuai dengan angle, pengambilan gambar yang sesuai dengan scene, ditambah efek sinematik, variasi transisi dan isi konten yang menarik akan saling berkesinambungan dan menghasilkan video yang ciamik dan pastinya disukai oleh banyak orang.

Itu dia hal dasar dari sinematografi yang bisa lo pahami sebelum membuat konten. Jadi, kapan mau mulai bikin nih, bro? Jangan lupa kalau udah bikin tag @MLDSPOT di media sosial lo ya!

 

Feature image – Freepik