• Hobby
  • 4 Hal Penting di San Diego Comic-Con 2016

4 Hal Penting di San Diego Comic-Con 2016

Mon, 08 August 2016

San Diego Comic-Con adalah salah festival komik, film, televisi dan video games terbesar di dunia. Diselenggarakan pada tanggal 21 sampai 24 Juli 2016 lalu di San Diego Convention Center, dijejali sekitar 130 ribu pengunjung. Beberapa pengunjung sangat tertarik dengan beberapa studio yang sengaja membuka booth, merilis trailer sampai wawancara dengan pengunjung. Nah bagi lo yang nggak mengikuti Comic-Con kemarin, kita akan merangkum 4 hal penting. Apa saja?

 

Pokémon mendominasi

Yup benar sekali, walaupun nggak diprediksi sebelumnya, ternyata banyak sekali orang-orang yang datang dengan memakai cosplay Pokémon. Dirilis tidak sampai 3 minggu yang lalu, panitia Comic-Con langsung mengundang Niantic sebagai developer dan juga Nintendo untuk perwakilan Pokémon. Bahkan di daerah tempat convention, terdapat beberapa Pokémon rare.

 

Selebrasi 50 tahun Star Trek

Film yang baru muncul di Indonesia pada minggu lalu ini, yaitu Star Trek Beyond dirilis bertepatan dengan 50 tahun rilisnya Star Trek. Di dalam Comic-Con lalu, ada sebuah booth yang sangat besar bertuliskan Star Trek Discovery. Berisi merchandise dan barang-barang yang berhubungan dengan luar angkasa.

 

90-an juga mendominasi

Entah kebetulan atau nggak, Pokémon adalah game keluaran tahun 90-an. Dan di Comic-Con 2016 kemarin banyak sekali film dan panel yang keluaran 90an. Mulai dari Legends of the Hidden Temple dan film reboot yaitu Power Rangers. Apakah lo sadar bahwa Star Trek juga muncul dari generasi 90-an?

 

Virtual Reality dimana-mana

Jika lo melihat beberapa cuplikan film ataupun game di booth Comic-Con, nggak ada satupun yang nggak menggunakan virtual reality (VR). Di booth Game of Thrones, Suicide Squad dan Mr. Robot pun terdapat VR yang bisa dicoba para pengunjung.

Itulah 4 hal yang kami rasa sangat penting yang bisa lo ketahui tentang Comic-Con 2016 lalu. Ada trailer atau informasi yang lo tunggu dari Comic-Con kemarin?

 

Source : miaminewtimes.com

Inilah Game Terbaik di Tahun 2019, Sekiro: Shadows Die Twice

Tuesday, December 31, 2019 - 15:20
Tokoh di Sekiro: Shadows Die Twice sedang melompat melemparkan senjata

Nggak sulit untuk memilih game terbaik tahun 2019. Predikat ini jatuh ke tangan Sekiro: Shadows Die Twice, game besutan FromSoftware yang juga berada di balik pembuatan Bloodborne dan DarkSouls. Ada cukup banyak alasan kenapa Sekiro: Shadows Die Twice berhak mendapatkan predikat game terbaik tahun 2019. Beberapa di antaranya bisa lo cek di bawah ini, Urbaners.

 

Cerita yang Nggak Biasa, Tapi Mudah Dipahami

Tokoh dalam Sekiro: Shadows Die Twice sedang melawan salah satu musuh menggunakan pedang

Bagi yang sering memainkan Soul Series, lo mungkin sudah terbiasa dengan jalan cerita game yang cukup sulit sehingga mengharuskan buat berpikir agak keras. Lo dituntut memberikan perhatian kepada setiap dialog dan item yang ditemukan demi bisa memahami cerita secara utuh.

Nah, hal tersebut nggak bakal lo temukan di Sekiro: Shadows Die Twice. FromSoftware justru memberikan cerita yang cukup mudah dipahami, tapi tetap menarik buat diikuti. Pada game ini, lo bakal menjadi seorang shinobi bernama Sekiro, yang berencana balas dendam ke seorang samurai karena menculik majikannya.

 

Gameplay Dinamis yang Cukup Menantang

Berbeda dari Soul Series yang juga dibuat oleh FromSoftware, Sekiro: Shadows Die Twice nggak menghadirkan sistem role-playing dan character creation. Sebagai gantinya, game berkonsep third-person action ini menggunakan sistem skill-set untuk peningkatan level karakter, yang baru bisa lo buka kalau bisa mengalahkan sejumlah musuh.

Namun, walaupun skill-set bertambah, bukan berarti lo bisa mengalahkan musuh dengan lebih mudah. Ini karena lo harus menghadapi musuh dengan strategi yang berbeda. Lo bisa dikalahkan oleh musuh dalam waktu cepat kalau lengah sedikit saja. Perubahan secara keseluruhan ini pun membuat gameplay dari Sekiro: Shadows Die Twice jadi lebih menantang.

 

Visual Grafis Memukau dengan Tampilan Khas Jepang

Dua tokoh dalam Sekiro: Shadows Die Twice saling berhadapan, dengan setting tempat khas Jepang, masing-masing membawa pedang

Sejak awal, Sekiro: Shadows Die Twice sudah tampil memukau dengan kualitas visual grafisnya yang luar biasa. Dengan tone warna yang didominasi abu-abu dan cokelat, nuansa Jepang era abad ke-16 di Sekiro: Shadows Die Twice jadi lebih terasa.

Bahkan saat setting malam hari, visual seperti hutam bambu masih terlihat cukup jelas. Nggak ketinggalan visual kastil yang terlihat begitu megah berdiri di atas lembah. Bagi yang cukup “rewel” soal visual grafis saat main game, sepertinya Sekiro: Shadows Die Twice nggak bakal mengecewakan lo.

 

Sekiro: Shadows Die Twice sudah dirilis sejak Maret 2019 lalu. Nggak ada kata terlambat buat ikut main game tersebut. Lo bisa memainkannya di Xbox One, PlayStation 4, atau platform Microsoft Windows!

 

 

Sources: media.skyegrid.id, gamebrott.com