Maserati Siap Keluarkan Mobil Listrik Tahun 2020 - MLDSPOT
  • Hobby
  • Maserati Siap Keluarkan Mobil Listrik Tahun 2020

Maserati Siap Keluarkan Mobil Listrik Tahun 2020

Fri, 21 October 2016

Raksasa mobil mewah asal Italia, Maserati tahun ini sudah mengumumkan akan turut bersaing dipertempuran mobil listrik. Setelah Tesla menjadi pionir mobil listrik dan diikuti oleh brand lain, Maserati juga nggak kalah. Salah satu perwakilan dari Maserati, mengatakan bahwa mobil listrik buatan Maserati ini akan berbeda dengan mobil-mobil listrik lainnya.

 

Maserati ikut-ikutan Ferrari dan Mercedes

Sebelum Masertai, Ferrari dan Mercedes ini sudah bersiap mengeluarkan mobil listriknya. Bahkan LeFerrari Hybird ini sudah bersiap muncul pertengahan tahun depan dan Mercedes Benz EQ juga bersiap muncul tahun depan. Keduanya adalah pesaing langsung dari Maserati, mereka sama-sama mengeluarkan mobil premium yang sangat-sangat mahal.

Beda Maserati dengan brand tersebut mungkin dalam unsur mobil sport. Hampir semua mobil keluaran dari Maserati ini sport dengan desain yang sangat menawan. Mungkin lo yang sering main GrandTurismo atau GTA, pasti hafal bagaimana Maserati ini adalah mobil yang sulit didapat. Mobil Maserati yang paling terkenal adalah Maserati Quattroporte dan Maserati Ghibli.

 

Nggak akan menyaingi Tesla

Maserati mengumumkan nggak akan mengeluarkan mobil Maserati seri mobil listrik ini secara terburu-buru. Pertama daya tahan mobil listrik sekarang masih belum terlalu cocok untuk digunakan kepada mobil sports yang diharuskan mempunyai ketahanan yang tinggi. Baterai dari mobil listrik ini juga nggak seberapa kuat dan tentu akan gampang habis. Rencananya, Maserati akan mengeluarkan mobil listrik ini pada tahun 2020.

Tesla sebenarnya sudah mempunyai mobil premium, begitu juga dengan Ferrari dan Mercedes. Tetapi Maserati ingin membuat sesuatu yang berbeda. Yaitu mobil listrik untuk mobil sports premium. Sekarang memang kekurangan dari Maserati adalah baterai lithium yang masih kurang untuk mobil sports.

Bagi penyuka mobil Maserati, bayangkan untuk mobil sports tetapi bahan bakarnya adalah hybrid. Keren banget bukan Urbaners?

 

Source: engadget.com

Bukan Jenis Genre, Ini Arti dari Band Indie Indonesia yang Sebenarnya!

Wed, 17 March 2021
Band Indie Indonesia

Gaya musik sekarang ini emang beragam banget, kalo kemarin sempet ngebahas Indonesian City Pop sama Irama Nusantara dan genre Lo-Fi yang sekarang juga banyak peminatnya, ada satu genre – yang sebenarnya juga bukan genre, yang saat ini banyak diminati, yaitu Indie!

Semakin banyaknya muncul band indie Indonesia membuat para penikmat musik awam menganggap bahwa indie merupakan sebuah genre. Nyatanya, indie bukan genre ataupun gaya musik, bro!

Identik dengan musik dan lagu yang easy listening dan memiliki lirik yang kreatif, musik Indie memnghadirkan Terus kenapa kehadiran band indie Indonesia bisa membawa pemahaman kalau Indie merupakan sebuah genre? Langsung aja simak ulasan selengkapnya di bawah ini, bro!

Mengenal Arti Indie yang Sebenarnya

Band Indie Indonesia

Credit image – Careers in Music

Sebelum dikenal sebagai sebuah genre, Indie sebenarnya memiliki arti independen – atau sesuatu yang bersifat mandiri, bebas, atau bahkan ‘merdeka’. Indie dalam musik digambarkan sebagai sesuatu yang dilakukan sendiri, bebas, tanpa ada gangguan dari pihak lain yang mencoba mengatur proses produksi.

Hal ini dilakukan oleh seorang musisi atau band indie Indonesia biasanya memilih jalan ini untuk berkarya dengan bebas tanpa adanya label yang menaungi. Para musisi indie biasanya membiayai semua pengeluaran secara independen – mulai dari biaya produksi, pemasaran sampai distribusinya.

Sebutan indie  awalnya digunakan untuk membedakan antara musisi independen dengan musisi lain yang terikat label. Hal itu dilakukan untuk menekan bahwa musisi indie berada di label rekaman independennya sendiri dan lebih bebas mengekspresikan gaya musiknya ataupun dalam membuat suatu karya. 

Indie Bukan Genre, Bro!

Band Indie Indonesia

Credit image - Spotify

Pemahaman bahwa genre merupakan sebuah genre masih banyak dinilai salah oleh banyak orang. Seperti yang udah disebutkan di atas – jelas indie bukan sebuah genre, melainkan gerakan mandiri dari musisi untuk menciptakan karyanya.

Namun kata indie dapat menjadi tambahan deskriptif untuk sebuah genre, misalnya memberikan pemahaman dari perbedaan antara aspek musik dan aspek bisnis dalam musik. Misalnya: indie-rock, indie-pop, indie-rap, dan sebagainya. Tambahan deskriptif ini juga digunakan oleh platform musik Spotify untuk membuat playlist dari musisi-musisi Indie Indonesia – dengan judul IndieNesia.

Nggak heran lagu-lagu karya musisi indie terbilang unik dan beda dengan lagu kebanyakan – atau lagu-lagu yang biasa ada di peringkat Top 40. Hal inilah yang juga mendorong sebagian orang menganggap indie sebagai sebuah genre musik.

Idealisme Musisi dan Band Indie Indonesia

Tren musisi indie di Indonesia udah berkembang sejak era 80-an. Saat itu kemunculannya identik dengan musik punk-rock yang bergerak tanpa ada bantuan dari major label dan memproduksi musik dan karyanya sendiri tanpa terikat regulasi yang ada saat itu.

Hingga pada era 90-an, istilah indie berkembang menggantikan istilah underground. Saat ini, cukup banyak band-band indie bermunculan, menggambarkan bahwa indie memang terus berkembang di Indonesia. Seperti Sore, The S.I.G.I.T, Danilla Riyadi, dan lain-lain yang musiknya pasti udah sering lo denger.

Pastinya untuk bertahan di industri musik dengan cara yang mandiri ini terbilang susah-susah-gampang, karena biasanya hasil karya yang dipublikasikan akan lewat teman terdekat terlebih dulu dan melakukan konser sederhana ke kota-kota di Indonesia.

Tapi fenomena banyaknya musisi indie saat ini berhasil menghadirkan warna baru dalam industri musik Indonesia dan membuktikan bahwa dengan produksi dan promosi mandiri dapat bertahan di Industri musik.

Pergeseran Makna dari ‘Indie’

Band Indie Indonesia

Credit image – Outfit Styles

Pergeseran makna indie sendiri semakin jauh – nggak cuma dalam hal musik, tapi juga ke dalam gaya hidup. Seperti banyaknya orang yang menjadikan indie sebagai fashion. Pasti lo juga pernah denger kan kata-kata yang bilang; “style lo Indie banget, bro!”

Hal ini berangkat dari stigma musik indie merupakan sebuah genre dan identik dengan sore, senja, kopi, dan hal sebagainya. Padahal, indie nggak ada hubungannya dengan hal-hal tersebut!

Semua hanya menjadi stigma di masyarakat dan menganggap indie sebagai sesuatu yang menunjukan eksistensi diri – padahal sebenarnya nggak paham apa indie yang sebenarnya.

Sekarang lo udah paham kan – kalau indie itu bukan genre lagu, cuman emang gaya musik yang ditampilkan sama musisi indie emang berbeda dari musik-musik dari genre musik kebanyakan.

Kalau lo lebih suka denger yang mana nih, bro? mengingat lo lagi berkunjung ke MLDSPOT, udah jelas kalau lo penikmat jazz, kan?

 

Feature image – BlackXperience