4 Motor Elektrik Terbaru yang Paling Kece - MLDSPOT
  • Hobby
  • 4 Motor Elektrik Terbaru yang Paling Kece

4 Motor Elektrik Terbaru yang Paling Kece

Wed, 14 December 2016

Dalam usaha mengurangi gas emisi rumah kaca yang semakin membuat bumi panas, ada baiknya bila kita mengubah kebiasaan berkendara. Dari yang dulu suka menggunakan kendaraan berbahan bakar fosil, ganti deh ke mesin-mesin elektrik yang juga nggak kalah keren. Selain sudah banyak mobil-mobil elektrik yang dijual bebas di pasaran, ada juga beberapa motor elektrik kece yang modelnya nggak kalah keren dengan motor-motor biasa. Berikut ini adalah beberapa motor elektrik paling kece yang mungkin bisa jadi inspirasi.

 

BMW Motorrad VISION NEXT 100

Sekilas motor ini mirip banget dengan motor-motor superhero di film-film. Namun yang paling menarik justru ada pada teknologi yang dibekalkan oleh BMW pada motor ini, yakni kemampuan self-balancing atau menyeimbangkan diri sendiri. Tak perlu dipasang stander, motor ini dapat berdiri sendiri. Tentu saja motor ini ramah lingkungan karena mesinnya 100% digerakkan seacra elektrik. Oh ya, pengendara motor juga dapat mengendarai motor ini tanpa helm karena benar-benar aman, katanya.

 

AP Works Light Rider

Motor pertama yang diciptakan dengan teknologi 3D printer ini benar-benar mencuri hati publik di awal tahun ini. Light Rider dibuat oleh APWorks, sebuah perusahaan otomotif yang merupakan anak perusahaan Airbus. Motor ini mampu dikendarai hingga jarak 37 mil dengan kecepatan maksimal 50 mil per jam. Frame motor elektrik ini juga lebih mirip seperti tengkorak alien. Seperti namanya, motor ini cukup ringan, hanya sekitar 7-8 kilogram saja.

 

Concept Honda Chopper

Motor yang satu ini memang masih dalam bentuk konsep, namun sayang untuk nggak disebutkan. Sekilas mungkin lo teringat dengan motor yang digunakan oleh Cloud di serial game Final Fantasy VII. Tak heran, Honda Chopper didesain oleh Peter Norris yang sering kali bekerja mendesain video game. Meski begitu, masih belum ada pernyataan dari Honda apakah mereka akan memproduksi motor ini. Tapi yang jelas, konsep motor ini luar biasa kece.

 

Johammer J1

Motor elektrik yang satu ini menjanjikan sesuatu yang belum pernah dilakukan oleh motor elektrik, yakni dapat menempuh jarak hingga 125 mil hanya dalam sekali charge. Motor listrik ini hanya diproduksi dalam jumlah terbatas di Austria.

 

Jadi, Urbaners, mana motor elektrik terbaik menurut lo? Saatnya mengubah kebiasaan menjadi lebih ramah lingkungan.

 

Source: engadget.com

Deretan Hal Tentang Sinematografi yang Perlu Lo Ketahui

Wed, 03 March 2021
Sinematografi

Untuk menjadi produktif di era new normal ini emang banyak banget caranya. Ada yang mulai belajar berbisnis, mencoba keahlian baru, ada juga yang mencoba untuk produktif dengan memproduksi konten. Kalau lo sendiri yang mana nih, bro?

Kalau lo adalah golongan yang mencoba keahlian baru dan juga belajar memproduksi konten, lo berada pada halaman yang tepat – karena kali ini MLDSPOT akan membahas tentang hal-hal mengenai sinematografi yang cocok banget buat disimak – terlebih untuk lo yang baru mulai belajar.

Nggak cuma itu – di halaman ini juga akan menemukan teknik sinematografi yang tepat dalam membuat video. Sebelum mulai membuat video, lebih baik lo simak artikel ini selengkapnya. Check this out, bro!

Video Making Starter Pack

Sinematografi

Credit image – SLR Lounge

Sebelum mulai membuat konten dan menentukan teknik-teknik dalam sinematografi, pastikan lo memiliki peralatan kamera dan lensa yang mendukung. Baik kamera analog ataupun digital, kamera yang digunakan akan berpengaruh pada hasil gambar yang akan diambil.

Fitur teknologi yang dimiliki oleh kamera digital memang lebih beragam, lensa yang digunakan pada kamera digital juga akan lebih banyak dan punya kualitas yang lebih baik dari kamera analog. Penggunaan lensa ini juga akan berpengaruh pada proses pengambilan gambar yang akan dilakukan.

Meskipun pake kamera aja sebenarnya udah cukup, tapi untuk menggunakan lensa dalam mengambil gambar juga bisa lo pertimbangkan. Selain itu, untuk membuat gambar lebih stabil lo juga bisa menggunakan stabilizer.

Mengenal Type of Shot

Setelah mempersiapkan kamera dan lensa, teknik sinematografi yang perlu lo ketahui adalah mengenali type of shot yang akan lo gunakan. Setiap gambar yang diambil tentunya akan berbeda jenis shot-nya. Dari tipe ini juga akan berpengaruh pada kualitas film dan gambar yang dihasilkan.

Dengan mengenal type of shot dari setiap gambar yang akan diambil akan memberikan kesan dan pesan yang berbeda dari video yang dihasilkan. Type of shot sendiri bisa dipilih tergantung keperluan masing-masing scene dan pastinya dari tipe pengambilan gambar ini akan berpengaruh pada isi video.

Type of shot yang perlu lo ketahui dan bisa lo gunakan adalah long shot, full shot, medium shot, medium close up shot, dan close up shot. Dari tipe-tipe inilah lo akan mengambil gambar yang sesuai yang dibutuhkan oleh video yang akan lo hasilkan.

Angle yang Tepat? Pelajari Camera Movement!

Sinematografi

Credit image - Freepik

Sudut pengambilan gambar memang bisa diambil melalui type of shot, namun selain itu – dalam sinematografi lo juga harus mengetahui angle yang tepat untuk setiap scene yang akan lo ambil. Angle ini juga yang nantinya akan membuat persepsi dan pandangan yang berbeda dari video yang dihasilkan.

Baik high maupun low angle, semuanya memiliki keunggulan masing-masing sesuai dengan kebutuhan video yang akan lo hasilkan. Untuk scene observasi atau close up, pasti membutuhkan angle kamera yang berbeda.

Untuk menentukan angle juga perlu mempelajari camera movement terlebih dahulu. Karena setiap pergerakan kamera untuk pengambilan gambar akan berpengaruh pada output yang akan dihasilkan. Jadi pastikan setiap scene disesuaikan dengan kebutuhan scene lo ya, bro!

Memiliki Komposisi yang Tepat

Untuk menciptakan sebuah video, selain teknik yang berpengaruh pada isi konten, dalam sinematografi pastinya juga harus mementingkan isi dan komposisi konten juga merupakan hal yang fundamental. Kalau sinematografinya bagus, isi konten juga harus bagus.

Hal ini dilakukan biar video yang lo hasilkan bisa diterima oleh pasar secara luas dan mendapatkan hasil yang maksimal. Komposisi yang tepat ini juga yang nantinya akan mempengaruhi kualitas video yang dihasilkan. Intinya, jangan sampai video yang lo hasilkan justru nggak memiliki value. 

Penentuan letak yang ideal sesuai dengan angle, pengambilan gambar yang sesuai dengan scene, ditambah efek sinematik, variasi transisi dan isi konten yang menarik akan saling berkesinambungan dan menghasilkan video yang ciamik dan pastinya disukai oleh banyak orang.

Itu dia hal dasar dari sinematografi yang bisa lo pahami sebelum membuat konten. Jadi, kapan mau mulai bikin nih, bro? Jangan lupa kalau udah bikin tag @MLDSPOT di media sosial lo ya!

 

Feature image – Freepik