• Hobby
  • Di Masa Depan, Toko Ritel Bakal Bebas Sentuhan

Di Masa Depan, Toko Ritel Bakal Bebas Sentuhan

Thu, 15 December 2016

Melihat perkembangan teknologi yang saat ini semakin canggih saja, nggak heran bila bidang ritel juga akan berkembang dengan luar biasa. Beberapa pengamat memprediksi bahwa retailer di masa yang akan datang bakal bebas sentuhan. Semuanya bakal dikuasai oleh teknologi otomatis. Sistem jual beli tradisional yang mengharuskan pembeli untuk memegang produk fisik tak lagi diperlukan.

 

Sebuah konsep dan percobaan

Hal ini bermula dari inovasi yang dikembangkan oleh Amazon. Sebuah teknologi Just-Walk-Out dikembangkan oleh Amazon GO untuk memudahkan pembeli tanpa perlu antri di depan kasir manual. Secara otomatis, produk akan di-scan melalui sensor tertentu dan langsung tertagih ke akun pelanggan, baik itu secara debit maupun kartu kredit. Pelanggan bahkan tak perlu menunjukkan produk yang ingin dibeli. Cukup lewat ke sensor, kemudian jumlah belanjaan terhitung secara otomatis. Pengembangan teknologi Amazon GO sendiri bakal muncul dalam beberapa tahun ke depan.

Sebelum Amazon, sebenarnya Tesco sudah melakukan percobaan terhadap masyarakat Korea Selatan yang sangat sibuk hingga malas untuk belanja kebutuhan sehari-hari. Tesco pun mencoba untuk membawa toko mereka ke hadapan pelanggan. Caranya, mereka menempelkan stiker belanjaan yang dilengkapi dengan barcode di stasiun kereta api. Pelanggan hanya perlu men-scan barcode tersebut dengan app khusus, kemudian semua belanjaan masuk ke cart secara online. Setelah dilakukan pembayaran, barang-barang yang dipesan akan langsung dikirim ke rumah mereka.

 

Dari drive-thru hingga VR

Serupa tapi tak sama, ada Dahir Semenov yang mengembangkan konsep Drive Market. Pelanggan tak perlu turun dari mobil ketika ingin berbelanja dengan konsep drive-thru. Mereka hanya perlu mengikuti alur toko, kemudian memilih belanjaan sesuai yang diinginkan. Setiap keranjang akan distok ulang oleh karyawan yang berada di lantai dua sehingga pelanggan nggak akan kekurangan pilihan.

VR pun tak kalah terlibat dalam perkembangan toko ritel. Adalah eCommerce yang mengandalkan virtual reality untuk merasakan bagaimana bentuk atau rupa produk yang diinginkan. The North Face adalah salah satu dari banyak perusahaan yang menerapkan VR dalam penjualan online mereka.

 

Lalu, apakah perkembangan teknologi dalam bidang ritel ini bakal menciptakan budaya baru bagi masyarakat dunia? Biarkan waktu yang jawab.

 

Source: hypebeast.com

Tanggal Rilis Cyberpunk 2077 Ditunda Hingga September

Friday, January 24, 2020 - 16:06
Game yang melibatkan Keanu Reeves, Cyberpunk 2077 perilisannya harus ditunda.

Buat penggemar game dan sedang menunggu perilisan Cyberpunk 2077, ada kabar buruk buat lo. Game ambisius dari developer CD Projekt Red ini memang sangat ditunggu oleh banyak penggemar game di seluruh dunia. Sebelumnya mereka menjadwalkan akan merilis Cyberpunk 2077 pada 16 April 2020 mendatang, tapi sayangnya perilisannya harus ditunda hingga 17 September 2020 nanti.

CD Projekt Red mengaku jika sebenarnya game yang paling ditunggu itu sudah selesai, tapi mereka masih harus memberikan beberapa sentuhan lagi agar lebih sempurna. Jadi, dengan berat hati mereka memutuskan untuk menunda perilisannya demi penggemar yang bisa merasakan pengalaman bermain yang lebih sempurna.

 

Umumkan Penundaan Perilisan Cyberpunk 2077 Lewat Twitter

Game dengan cerita futuristik ini ditunda perilisannya karena pihak developer ingin memolesnya hingga lebih sempurna.

Lewat pernyataannya di Twitter, pihak CD Projekt Red mengaku bahwa sebenarnya Cyberpunk 2077 telah selesai dibuat dan sudah bisa dimainkan. Namun, mereka merasa ada beberapa hal yang harus diperbaiki. Game ini akan memiliki cerita, konten, dan banyak tempat sehingga proses pembuatannya sangat rumit. Jadi developer tersebut pun ingin mengundur perilisan demi game yang lebih sempurna.

“Saat ini kami telah berada di tahap di mana game ini telah selesai dan bisa dimainkan, tapi masih ada pekerjaan yang harus dilakukan,” tulis CD Projekt Red.

“Night City sangat besar dan memiliki banyak cerita, konten dan tempat untuk dikunjungi, tapi karena skalanya yang besar dan tingkat kerumitan dari semuanya maka kami membutuhkan lebih banyak waktu untuk menyelesaikan pengujian, perbaikan dan pemolesan. Kami ingin Cyberpunk 2077 menjadi pencapaian puncak kami untuk generasi ini. Jadi dengan menunda peluncuran bisa memberikan kami beberapa bulan yang berharga agar bisa membuat game ini sempurna,” tambahnya.

 

Game Ini Sangat Ditunggu karena Ikut Melibatkan Aktor Terkenal Keanu Reeves

Keanu Reeves ikut terlibat dan memerankan karakter bernama Johnny Silverhand.

Selain menjadi proyek ambisius dari CD Projekt Red, game ini juga ditunggu karena juga ikut terlibatnya aktor papan atas Keanu Reeves. Keanu Reeves tidak hanya mengisi suara saja karena sosoknya juga akan ikut bergabung dalam game tersebut dan akan memainkan karakter bernama Johnny Silverhand.

Karakter Johnny Silverhand rupanya cukup unik karena diceritakan sebagai bukan manusia biasa. Karakter itu merupakan sosok yang tidak nyata karena di versi game sebelumnya di Tabletop karakter Johnny Silverhand sudah terbunuh tapi mayatnya belum ditemukan. Meskipun karakternya bukan sosok manusia, tapi dalam game ini Johnny Silverhand ialah seorang pahlawan yang berjuang mencari kebebasan. Karakter ini ini juga sangat menentang sistem yang membelenggu dan ingin membantu mereka yang tertindas. Wah, keren banget ya Urbaners karakternya!

Meskipun lo harus kecewa karena perilisan Cyberpunk 2077 harus ditunda, tapi sepertinya game ini memang akan menyuguhkan keseruan dan pengalaman bermain game yang berbeda, ya Urbaners. Game dengan cerita yang futuristik ini akan bisa dimainkan lewat PS4, PC, Xbox One, dan Stadia lho!

 

 

Sources: cnetcom, gamebrott.com