• Hobby
  • 3 Motor Harley Davidson Terbaik yang Siap Temani Perjalanan Lo

3 Motor Harley Davidson Terbaik yang Siap Temani Perjalanan Lo

Mon, 23 January 2017

Berbicara mengenai motor gede, pasti brand motor yang pertama kali muncul di benak para Urbaners adalah Harley Davidson. Body lebar, suara menggelegar, dan desain yang macho adalah ciri khas dari motor gede ini. Produsen motor asal Amerika Serikat ini mengeluarkan berbagai seri motor gede yang disesuaikan dengan keperluan, salah satunya touring.

Berbeda dari seri lainnya, Harley Davidson seri touring ini didesain khusus untuk nyaman dikendarai selama perjalanan jauh. Ini dia tiga motor Harley Davidson yang bisa lo pakai buat touring.

 

Road Glide Ultra

Hal terpenting saat berkendara untuk perjalanan jauh adalah kenyamanan jok, bukan? Road Glide Ultra memiliki jok yang nyaman serta fairing berbentuk menyerupai moncong hiu yang akan membuat perjalanan lo terasa nyaman. Dilengkapi dengan kaca depan setinggi 13,5 inci dan lampu depan LED  Reflektor Daymaker ganda. Motor gede ini juga dilengkapi dengan sistem infotainment layar sentuh selebar 6,5 inci yang sudah terintegrasi dengan GPS. Perlu membawa bekal untuk perjalan lo? Tak perlu khawatir karena lo bisa menyimpannya pada Tour-Pak premium storage yang terpasang di Road Glide Ultra.

 

Street Glide Special

Ini merupakan perpaduan antara teknologi touring mewah dengan bagger yang sederhana namun menantang. Mengusung Mesin Milwaukee-Eight™ 107 yang serba baru, membuat torsi motor ini terlihat lebih besar. Reflex Linked Brembo dan suspensi serba barunya membuat Street Glide Special tak tertandingi. Sama seperti seri sebelumnya, moge ini juga sudah dilengkapi dengan infotainment layar sentuh 6,5 inci dan sistem audio BOOM! Box 6.5 GT. Yang membuatnya lebih keren adalah warna merahnya yang dikombinasikan dengan jok warna hitam yang elegan.

 

Road King

Klasik tapi modern. Itulah gaya yang ditawarkan oleh Road King. Roda impeller aluminium cor dan saddlebag-nya dapat dibuka hanya dengan sekali sentuh. Memadukan gaya sederhana dengan performa dan fleksibilitas mesin touring khas Harley Davidson yang modern, Road King akan membuat perjalanan lo terasa mewah. Dilengkapi dengan sokbreker emulsi belakang dan  suspensi depan double bending valve yang serba baru, serta ditambah dengan mesin Milwaukee-Eight™ 107 membuat motor ini unggul.

Keren kan Urbaners? Moge ini cocok dikendarai saat touring secara berkelompok. Rasakan serunya berkendara bersama teman-teman lo di jalanan yang sepi sambil menikmati pemandangan alam. Jadi, moge mana pilihan lo? Baca juga 4 Motor Elektrik Paling Kece.

 

Source: harley-davidson.com

Inilah Game Terbaik di Tahun 2019, Sekiro: Shadows Die Twice

Tuesday, December 31, 2019 - 15:20
Tokoh di Sekiro: Shadows Die Twice sedang melompat melemparkan senjata

Nggak sulit untuk memilih game terbaik tahun 2019. Predikat ini jatuh ke tangan Sekiro: Shadows Die Twice, game besutan FromSoftware yang juga berada di balik pembuatan Bloodborne dan DarkSouls. Ada cukup banyak alasan kenapa Sekiro: Shadows Die Twice berhak mendapatkan predikat game terbaik tahun 2019. Beberapa di antaranya bisa lo cek di bawah ini, Urbaners.

 

Cerita yang Nggak Biasa, Tapi Mudah Dipahami

Tokoh dalam Sekiro: Shadows Die Twice sedang melawan salah satu musuh menggunakan pedang

Bagi yang sering memainkan Soul Series, lo mungkin sudah terbiasa dengan jalan cerita game yang cukup sulit sehingga mengharuskan buat berpikir agak keras. Lo dituntut memberikan perhatian kepada setiap dialog dan item yang ditemukan demi bisa memahami cerita secara utuh.

Nah, hal tersebut nggak bakal lo temukan di Sekiro: Shadows Die Twice. FromSoftware justru memberikan cerita yang cukup mudah dipahami, tapi tetap menarik buat diikuti. Pada game ini, lo bakal menjadi seorang shinobi bernama Sekiro, yang berencana balas dendam ke seorang samurai karena menculik majikannya.

 

Gameplay Dinamis yang Cukup Menantang

Berbeda dari Soul Series yang juga dibuat oleh FromSoftware, Sekiro: Shadows Die Twice nggak menghadirkan sistem role-playing dan character creation. Sebagai gantinya, game berkonsep third-person action ini menggunakan sistem skill-set untuk peningkatan level karakter, yang baru bisa lo buka kalau bisa mengalahkan sejumlah musuh.

Namun, walaupun skill-set bertambah, bukan berarti lo bisa mengalahkan musuh dengan lebih mudah. Ini karena lo harus menghadapi musuh dengan strategi yang berbeda. Lo bisa dikalahkan oleh musuh dalam waktu cepat kalau lengah sedikit saja. Perubahan secara keseluruhan ini pun membuat gameplay dari Sekiro: Shadows Die Twice jadi lebih menantang.

 

Visual Grafis Memukau dengan Tampilan Khas Jepang

Dua tokoh dalam Sekiro: Shadows Die Twice saling berhadapan, dengan setting tempat khas Jepang, masing-masing membawa pedang

Sejak awal, Sekiro: Shadows Die Twice sudah tampil memukau dengan kualitas visual grafisnya yang luar biasa. Dengan tone warna yang didominasi abu-abu dan cokelat, nuansa Jepang era abad ke-16 di Sekiro: Shadows Die Twice jadi lebih terasa.

Bahkan saat setting malam hari, visual seperti hutam bambu masih terlihat cukup jelas. Nggak ketinggalan visual kastil yang terlihat begitu megah berdiri di atas lembah. Bagi yang cukup “rewel” soal visual grafis saat main game, sepertinya Sekiro: Shadows Die Twice nggak bakal mengecewakan lo.

 

Sekiro: Shadows Die Twice sudah dirilis sejak Maret 2019 lalu. Nggak ada kata terlambat buat ikut main game tersebut. Lo bisa memainkannya di Xbox One, PlayStation 4, atau platform Microsoft Windows!

 

 

Sources: media.skyegrid.id, gamebrott.com