3 Hal Tentang Burst Mode Photography: Bisa Buat Momen Apapun! - MLDSPOT
  • Hobby
  • 3 Hal Tentang Burst Mode Photography: Bisa Buat Momen Apapun!

3 Hal Tentang Burst Mode Photography: Bisa Buat Momen Apapun!

Wed, 07 October 2020
berikut 3 hal yang perlu lo ketahui kalau mau pakai burst mode untuk fotografi

Menjadi salah satu hobi yang paling populer di banyak kalangan, fotografi memang kegiatan yang bisa membuat lo lupa waktu. Selain mencari objek yang unik dan menarik, mengutak-atik teknik fotografinya sendiri saja sudah bisa makan waktu yang banyak, bro.

Hal ini terkait dengan bervariasinya teknik fotografi yang ada. Salah satu variasi teknik fotografi yang sering dikulik banyak fotografer adalah teknik burst. Sebenarnya, di kamera modern sekarang ini, teknik burst menjadi salah satu fitur tersendiri.

Akan tetapi, buat para pemula, mode atau teknik burst ini masih jarang digunakan karena mungkin – mereka belum tahu bisa digunakan dalam keadaan seperti apa. Padahal, teknik burst ini membantu lo mendapatkan foto yang kece dan keren, lho!

Terlebih saat lo sedang berada di event-event olahraga yang di mana olahraga tersebut mementingkan kecepatan untuk memenangkannya. Nah, buat mendapatkan detil-detil atau pose-pose terbaik, teknik burst bisa lo gunakan untuk tujuan seperti itu.

Contohnya begini, bro – kalau tahu di NBA ALL-STAR, itu pasti ada bagian Slamdunk Contest. Di bagian ini, para pemain yang sudah ditunjuk untuk mengisi game tersebut karena dinilai pada liga regulernya selalu melakukan dunk – akan berlaga ‘menghibur’ para penonton dengan melakukan dunk yang kadang di luar akal sehat untuk melakukannya.

 

berikut 3 hal yang perlu lo ketahui kalau mau pakai burst mode untuk fotografi

Credit Image: digilyfe.com

Akan tetapi karena mereka juga luar biasa, tentu mereka dengan mudah untuk melakukannya. Nah, biasanya pada saat si pemain akan melakukan dunk – selain kamera video, ya – kamera yang akan mendapatkan gambar terbaik, pasti menggunakan burst mode.

Hal ini dikarenakan dunk yang dilakukan pemain NBA tersebut pasti akan cepat sekali. Nah, untuk melihat detil atau pose terbaik mereka saat melakukan dunk – teknik burst ini sangat dibutuhkan sekali buat para fotografer.

Dari menggunakan burst mode – barulah akan terlihat foto-foto yang detil seperti pemain NBA yang akan melakukan dunk seperti melayang di udara, seberapa tinggi mereka lompat – sampai bagaimana ekspresi wajah mereka saat melakukan dunk.

Perlu lo ketahui juga nih bro – kalau burst mode juga disebut atau dikenal juga dengan istilah continuous shooting mode/continuous high speed mode. Cukup mudah menggunakan fitur ini karena lo sebagai fotografer hanya menahan shutter button beberapa saat. 

Setelah itu, kamera akan menangkap berbagai momen dengan sangat cepat. Benar-benar sangat cepat bro – karena hasilnya bisa dilihat setidaknya ada 8-15 jepretan sekali tahan tombol kamera tersebut.

Nah sekarang tentu lo jadi makin penasaran buat coba teknik ini ya. Bro, #MauLagiDimanapun lo bisa saja mendapatkan foto yang bagus dengan berbagai teknik, salah satunya teknik burst ini. Buat lo yang penasaran, berikut 3 hal yang perlu lo ketahui dulu tentang bust mode ini.

 

Waktu Tepat Untuk Menggunakan Fitur Ini?

berikut 3 hal yang perlu lo ketahui kalau mau pakai burst mode untuk fotografi

Credit Image: mpora.com

Kalau ditelisik soal waktu, mungkin lebih tepatnya apa yang perlu lo ketahui adalah momen seperti apa yang mau lo dapat menggunakan burst mode ini. Gini bro, sebenarnya tidak ada batasan waktu untuk menggunakan teknik yang satu ini.

Pasalnya, ini semua tergantung tujuan lo sedang mencari foto yang bagus. Momen-momen di jalan atau #MauLagiDimanapun – lo bisa banget menggunakan burst mode ini. Misalnya, saat berada di rumah – ada momen peliharaan lo, baik kucing atau anjing melompat-lompat bermain dengan orang rumah lainnya. Untuk mendapatkan foto yang tajam untuk objek seperti itu, burst mode bisa lo gunakan.

 

Set Fokus dan Ikuti Naluri Lo

berikut 3 hal yang perlu lo ketahui kalau mau pakai burst mode untuk fotografi

Credit Image: vice.com

Ketika burst mode ini sudah diaktifkan – bukan berarti lo asal jepret saja lalu berharap bisa mendapatkan foto yang bagus, ya. Jika lo sudah menemukan momen atau event apa yang bakal lo jepret, pastikan lo sudah mengatur fokus dari kamera yang lo pegang.

Fokus yang lo atur bukan fokus yang biasa, bro – tapi continuous focus yang bakal membantu lo melacak objek bergerak, dan mempertahankan hal itu semua. Setelah semua sudah diatur sedemikian rupa, jangan lupa tekan shutter button dan tahan beberapa saat.

Hal ini akan membuat kamera lo mengeluarkan bunyi yang cepat, tidak apa karena burst mode memang seperti itu. Setelah lo terbiasa dengan hal seperti ini, lo tinggal ikuti naluri yang ada saja untuk mendapatkan foto yang bagus.

 

Lo bisa Pilih Dari Sekian Banyak Foto

Wah memori kamera bakal gampang penuh karena banyak foto yang sama diambil dengan waktu yang cepat? Pada kenyataannya iya, bro – tapi hal ini bisa diakali dengan cara memilih yang bagus-bagus saja dari sekian banyak foto.

Lo bisa pilih yang mana saja yang bagus, karena terkadang tidak semua hasil dari burst mode bisa fokus. Tetap saja ada cela untuk blur dan hal lainnya terjadi. Oleh karena itu lo bisa pilih yang mana saja yang mau lo simpan, sisanya bisa lo eliminasi sehingga memori kamera tidak cepat penuh.

Wah bagaimana nih bro? Dari berbagai penjelasan di atas – jelas sudah memicu kekreativitasan lo keluar ya! #MauLagiDimanapun bahkan saat di rumah, produktivitas lo tetap mesti terjaga dengan hal-hal inspiratif seperti ini, bro!

 

Feature Image – expertphotography.com

Deretan Hal Tentang Sinematografi yang Perlu Lo Ketahui

Wed, 03 March 2021
Sinematografi

Untuk menjadi produktif di era new normal ini emang banyak banget caranya. Ada yang mulai belajar berbisnis, mencoba keahlian baru, ada juga yang mencoba untuk produktif dengan memproduksi konten. Kalau lo sendiri yang mana nih, bro?

Kalau lo adalah golongan yang mencoba keahlian baru dan juga belajar memproduksi konten, lo berada pada halaman yang tepat – karena kali ini MLDSPOT akan membahas tentang hal-hal mengenai sinematografi yang cocok banget buat disimak – terlebih untuk lo yang baru mulai belajar.

Nggak cuma itu – di halaman ini juga akan menemukan teknik sinematografi yang tepat dalam membuat video. Sebelum mulai membuat video, lebih baik lo simak artikel ini selengkapnya. Check this out, bro!

Video Making Starter Pack

Sinematografi

Credit image – SLR Lounge

Sebelum mulai membuat konten dan menentukan teknik-teknik dalam sinematografi, pastikan lo memiliki peralatan kamera dan lensa yang mendukung. Baik kamera analog ataupun digital, kamera yang digunakan akan berpengaruh pada hasil gambar yang akan diambil.

Fitur teknologi yang dimiliki oleh kamera digital memang lebih beragam, lensa yang digunakan pada kamera digital juga akan lebih banyak dan punya kualitas yang lebih baik dari kamera analog. Penggunaan lensa ini juga akan berpengaruh pada proses pengambilan gambar yang akan dilakukan.

Meskipun pake kamera aja sebenarnya udah cukup, tapi untuk menggunakan lensa dalam mengambil gambar juga bisa lo pertimbangkan. Selain itu, untuk membuat gambar lebih stabil lo juga bisa menggunakan stabilizer.

Mengenal Type of Shot

Setelah mempersiapkan kamera dan lensa, teknik sinematografi yang perlu lo ketahui adalah mengenali type of shot yang akan lo gunakan. Setiap gambar yang diambil tentunya akan berbeda jenis shot-nya. Dari tipe ini juga akan berpengaruh pada kualitas film dan gambar yang dihasilkan.

Dengan mengenal type of shot dari setiap gambar yang akan diambil akan memberikan kesan dan pesan yang berbeda dari video yang dihasilkan. Type of shot sendiri bisa dipilih tergantung keperluan masing-masing scene dan pastinya dari tipe pengambilan gambar ini akan berpengaruh pada isi video.

Type of shot yang perlu lo ketahui dan bisa lo gunakan adalah long shot, full shot, medium shot, medium close up shot, dan close up shot. Dari tipe-tipe inilah lo akan mengambil gambar yang sesuai yang dibutuhkan oleh video yang akan lo hasilkan.

Angle yang Tepat? Pelajari Camera Movement!

Sinematografi

Credit image - Freepik

Sudut pengambilan gambar memang bisa diambil melalui type of shot, namun selain itu – dalam sinematografi lo juga harus mengetahui angle yang tepat untuk setiap scene yang akan lo ambil. Angle ini juga yang nantinya akan membuat persepsi dan pandangan yang berbeda dari video yang dihasilkan.

Baik high maupun low angle, semuanya memiliki keunggulan masing-masing sesuai dengan kebutuhan video yang akan lo hasilkan. Untuk scene observasi atau close up, pasti membutuhkan angle kamera yang berbeda.

Untuk menentukan angle juga perlu mempelajari camera movement terlebih dahulu. Karena setiap pergerakan kamera untuk pengambilan gambar akan berpengaruh pada output yang akan dihasilkan. Jadi pastikan setiap scene disesuaikan dengan kebutuhan scene lo ya, bro!

Memiliki Komposisi yang Tepat

Untuk menciptakan sebuah video, selain teknik yang berpengaruh pada isi konten, dalam sinematografi pastinya juga harus mementingkan isi dan komposisi konten juga merupakan hal yang fundamental. Kalau sinematografinya bagus, isi konten juga harus bagus.

Hal ini dilakukan biar video yang lo hasilkan bisa diterima oleh pasar secara luas dan mendapatkan hasil yang maksimal. Komposisi yang tepat ini juga yang nantinya akan mempengaruhi kualitas video yang dihasilkan. Intinya, jangan sampai video yang lo hasilkan justru nggak memiliki value. 

Penentuan letak yang ideal sesuai dengan angle, pengambilan gambar yang sesuai dengan scene, ditambah efek sinematik, variasi transisi dan isi konten yang menarik akan saling berkesinambungan dan menghasilkan video yang ciamik dan pastinya disukai oleh banyak orang.

Itu dia hal dasar dari sinematografi yang bisa lo pahami sebelum membuat konten. Jadi, kapan mau mulai bikin nih, bro? Jangan lupa kalau udah bikin tag @MLDSPOT di media sosial lo ya!

 

Feature image – Freepik