Coba Kamera Analog #35MM: Jadi Hobi Baru, Bro! - MLDSPOT
  • Hobby
  • Coba Kamera Analog #35MM: Jadi Hobi Baru, Bro!

Coba Kamera Analog #35MM: Jadi Hobi Baru, Bro!

Mon, 07 December 2020
Buat lo yang mau coba kamera analog 35mm, coba cek dulu di sini tips dan triknya!

Hal apa yang biasa lo lakuin di penghujung tahun kayak sekarang, bro? terlepas dari pandemi yang melanda, lo pasti punya segudang rencana tentang gimana menghabiskan waktu liburan lo – entah dengan staycation, camping, atau me-time aja di rumah.

Buat mengabadikan momen liburan, pasti lo bakal menggunakan alat yang satu ini – Yup, kamera. Baik itu dari handphone lo maupun pake kamera sekalipun. Yang perlu lo tau, kamera banyak banget jenisnya, bro. Walaupun cuma staycation atau me-time di rumah, hal kayak gini juga perlu lo abadikan, loh!

Dari sekian banyaknya jenis kamera, lo pasti ga asing sama jenis yang ini – analog 35mm. Belakangan kamera jenis ini emang mulai hidup lagi, bro. Selain karena pengoperasiannya yang mudah buat para pemula, kamera ini punya sensasi seakan lo bikin surprise buat diri lo sendiri!

Kalau lo tertarik untuk coba menggunakan kamera jenis ini tapi bingung mulai dari mana, di halaman ini lo bakal tau semua jawabannya. Pastikan lo baca sampe abis ya, bro.

 

Kenalan Dulu Sama ‘35mm’-nya

Buat lo yang mau coba kamera analog 35mm, coba cek dulu di sini tips dan triknya!

Credit Image: kompas.com

Kamera analog 35mm ini terkenal dianggap sebagai kamera yang beginner-friendly. Karena dari bentuknya yang simpel dan pengoperasiannya yang mudah, lo bakal ketagihan make kamera ini, Bro.

Format 35mm yang ada di kamera ini compatible ini akan mempermudah lo buat beli roll baru. Selain itu, 35mm merupakan format terkecil dari rol kamera. Meskipun begitu, kualitas foto yang lo hasilkan nggak akan berpengaruh besar sama format roll lo ini.

Setiap rol punya efek yang beda-beda, semua tergantung dari bagaimana selera lo dan memilih efek rol dengan moodboard yang sesuai. Dengan rata-rata berisi 35-36 frames, hal yang perlu lo perhatikan dalam membeli roll 35mm yaitu pilih ISO nya dengan tepat, bro!

 

 

Berani Eksperimen dengan Teknik Dasar

Buat lo yang mau coba kamera analog 35mm, coba cek dulu di sini tips dan triknya!

Credit Image: thoughtco.com

Kebanyakan kamera analog itu pasti auto-flash, karena sifat dari kamera ini bergantung banget sama pencahayaan. Meskipun ISO rol lo udah tinggi, kunci biar foto lo tetep kece adalah: lo harus berani eksperimen!

Eksperimen yang harus lo lakukan bisa dengan mengambil objek yang bergerak, dengan pencahayaan kurang dan memanfaatkan flash kamera lo dengan baik, atau dengan menambahkan efek pencahayaan untuk memberikan efek unik.

Teknik dasar dari fotografi yaitu memanfaatkan cahaya pada foto yang akan lo ambil. Sesuaikan angle lo pada objek yang akan lo ambil, tekan deh shutter kamera lo. Untuk hasilnya seperti apa nanti, lo pasti bakal surprise, bro.

 

Unroll dan Scan Roll Film Lo

Buat lo yang mau coba kamera analog 35mm, coba cek dulu di sini tips dan triknya!

Credit Image: invaluable.com

Setelah frame lo habis, jangan lupa unroll film lo – dan harus di tempat gelap ya, Bro. Cahaya bakal menembus lapisan roll film lo dan foto yang ada di rol lo bisa kebakar dan failed. Cara unroll tiap kamera analog juga beda-beda, jadi pastikan baca instruksi kamera lo dengan teliti, ya.

Setelah di unroll, lo bisa bawa rol film lo ke lab film untuk di cuci deh. Nggak kaya zaman dulu – sekarang cuci film ga harus langsung di cetak kok, bro. lebih mudah, lo bisa minta untuk di scan-in aja sehingga foto lo langsung berformat digital dan bisa lo akses di handphone lo!

Setelah membaca keseruan yang lo dapetin untuk make kamera analog 35mm, ternyata kamera ini cukup menantang dan patut untuk di coba karena ketika lo ambil gambarnya, lo akan bertanya-tanya – akan seperti apa hasil dari shoot yang lo ambil.

Wah bagaimana nih? Lo sudah paham belum soal penggunaan kamera analog 35mm ini? Kalau sudah paham, lo bisa terapkan segala tips dan trik di atas buat dapat hasil foto yang menarik!

 

Feature Image – kumparan.com

Deretan Hal Tentang Sinematografi yang Perlu Lo Ketahui

Wed, 03 March 2021
Sinematografi

Untuk menjadi produktif di era new normal ini emang banyak banget caranya. Ada yang mulai belajar berbisnis, mencoba keahlian baru, ada juga yang mencoba untuk produktif dengan memproduksi konten. Kalau lo sendiri yang mana nih, bro?

Kalau lo adalah golongan yang mencoba keahlian baru dan juga belajar memproduksi konten, lo berada pada halaman yang tepat – karena kali ini MLDSPOT akan membahas tentang hal-hal mengenai sinematografi yang cocok banget buat disimak – terlebih untuk lo yang baru mulai belajar.

Nggak cuma itu – di halaman ini juga akan menemukan teknik sinematografi yang tepat dalam membuat video. Sebelum mulai membuat video, lebih baik lo simak artikel ini selengkapnya. Check this out, bro!

Video Making Starter Pack

Sinematografi

Credit image – SLR Lounge

Sebelum mulai membuat konten dan menentukan teknik-teknik dalam sinematografi, pastikan lo memiliki peralatan kamera dan lensa yang mendukung. Baik kamera analog ataupun digital, kamera yang digunakan akan berpengaruh pada hasil gambar yang akan diambil.

Fitur teknologi yang dimiliki oleh kamera digital memang lebih beragam, lensa yang digunakan pada kamera digital juga akan lebih banyak dan punya kualitas yang lebih baik dari kamera analog. Penggunaan lensa ini juga akan berpengaruh pada proses pengambilan gambar yang akan dilakukan.

Meskipun pake kamera aja sebenarnya udah cukup, tapi untuk menggunakan lensa dalam mengambil gambar juga bisa lo pertimbangkan. Selain itu, untuk membuat gambar lebih stabil lo juga bisa menggunakan stabilizer.

Mengenal Type of Shot

Setelah mempersiapkan kamera dan lensa, teknik sinematografi yang perlu lo ketahui adalah mengenali type of shot yang akan lo gunakan. Setiap gambar yang diambil tentunya akan berbeda jenis shot-nya. Dari tipe ini juga akan berpengaruh pada kualitas film dan gambar yang dihasilkan.

Dengan mengenal type of shot dari setiap gambar yang akan diambil akan memberikan kesan dan pesan yang berbeda dari video yang dihasilkan. Type of shot sendiri bisa dipilih tergantung keperluan masing-masing scene dan pastinya dari tipe pengambilan gambar ini akan berpengaruh pada isi video.

Type of shot yang perlu lo ketahui dan bisa lo gunakan adalah long shot, full shot, medium shot, medium close up shot, dan close up shot. Dari tipe-tipe inilah lo akan mengambil gambar yang sesuai yang dibutuhkan oleh video yang akan lo hasilkan.

Angle yang Tepat? Pelajari Camera Movement!

Sinematografi

Credit image - Freepik

Sudut pengambilan gambar memang bisa diambil melalui type of shot, namun selain itu – dalam sinematografi lo juga harus mengetahui angle yang tepat untuk setiap scene yang akan lo ambil. Angle ini juga yang nantinya akan membuat persepsi dan pandangan yang berbeda dari video yang dihasilkan.

Baik high maupun low angle, semuanya memiliki keunggulan masing-masing sesuai dengan kebutuhan video yang akan lo hasilkan. Untuk scene observasi atau close up, pasti membutuhkan angle kamera yang berbeda.

Untuk menentukan angle juga perlu mempelajari camera movement terlebih dahulu. Karena setiap pergerakan kamera untuk pengambilan gambar akan berpengaruh pada output yang akan dihasilkan. Jadi pastikan setiap scene disesuaikan dengan kebutuhan scene lo ya, bro!

Memiliki Komposisi yang Tepat

Untuk menciptakan sebuah video, selain teknik yang berpengaruh pada isi konten, dalam sinematografi pastinya juga harus mementingkan isi dan komposisi konten juga merupakan hal yang fundamental. Kalau sinematografinya bagus, isi konten juga harus bagus.

Hal ini dilakukan biar video yang lo hasilkan bisa diterima oleh pasar secara luas dan mendapatkan hasil yang maksimal. Komposisi yang tepat ini juga yang nantinya akan mempengaruhi kualitas video yang dihasilkan. Intinya, jangan sampai video yang lo hasilkan justru nggak memiliki value. 

Penentuan letak yang ideal sesuai dengan angle, pengambilan gambar yang sesuai dengan scene, ditambah efek sinematik, variasi transisi dan isi konten yang menarik akan saling berkesinambungan dan menghasilkan video yang ciamik dan pastinya disukai oleh banyak orang.

Itu dia hal dasar dari sinematografi yang bisa lo pahami sebelum membuat konten. Jadi, kapan mau mulai bikin nih, bro? Jangan lupa kalau udah bikin tag @MLDSPOT di media sosial lo ya!

 

Feature image – Freepik