• Hobby
  • Inilah Game Terbaik di Tahun 2019, Sekiro: Shadows Die Twice

Inilah Game Terbaik di Tahun 2019, Sekiro: Shadows Die Twice

Tue, 31 December 2020
Tokoh di Sekiro: Shadows Die Twice sedang melompat melemparkan senjata

Nggak sulit untuk memilih game terbaik tahun 2019. Predikat ini jatuh ke tangan Sekiro: Shadows Die Twice, game besutan FromSoftware yang juga berada di balik pembuatan Bloodborne dan DarkSouls. Ada cukup banyak alasan kenapa Sekiro: Shadows Die Twice berhak mendapatkan predikat game terbaik tahun 2019. Beberapa di antaranya bisa lo cek di bawah ini, Urbaners.

 

Cerita yang Nggak Biasa, Tapi Mudah Dipahami

Tokoh dalam Sekiro: Shadows Die Twice sedang melawan salah satu musuh menggunakan pedang

Bagi yang sering memainkan Soul Series, lo mungkin sudah terbiasa dengan jalan cerita game yang cukup sulit sehingga mengharuskan buat berpikir agak keras. Lo dituntut memberikan perhatian kepada setiap dialog dan item yang ditemukan demi bisa memahami cerita secara utuh.

Nah, hal tersebut nggak bakal lo temukan di Sekiro: Shadows Die Twice. FromSoftware justru memberikan cerita yang cukup mudah dipahami, tapi tetap menarik buat diikuti. Pada game ini, lo bakal menjadi seorang shinobi bernama Sekiro, yang berencana balas dendam ke seorang samurai karena menculik majikannya.

 

Gameplay Dinamis yang Cukup Menantang

Berbeda dari Soul Series yang juga dibuat oleh FromSoftware, Sekiro: Shadows Die Twice nggak menghadirkan sistem role-playing dan character creation. Sebagai gantinya, game berkonsep third-person action ini menggunakan sistem skill-set untuk peningkatan level karakter, yang baru bisa lo buka kalau bisa mengalahkan sejumlah musuh.

Namun, walaupun skill-set bertambah, bukan berarti lo bisa mengalahkan musuh dengan lebih mudah. Ini karena lo harus menghadapi musuh dengan strategi yang berbeda. Lo bisa dikalahkan oleh musuh dalam waktu cepat kalau lengah sedikit saja. Perubahan secara keseluruhan ini pun membuat gameplay dari Sekiro: Shadows Die Twice jadi lebih menantang.

 

Visual Grafis Memukau dengan Tampilan Khas Jepang

Dua tokoh dalam Sekiro: Shadows Die Twice saling berhadapan, dengan setting tempat khas Jepang, masing-masing membawa pedang

Sejak awal, Sekiro: Shadows Die Twice sudah tampil memukau dengan kualitas visual grafisnya yang luar biasa. Dengan tone warna yang didominasi abu-abu dan cokelat, nuansa Jepang era abad ke-16 di Sekiro: Shadows Die Twice jadi lebih terasa.

Bahkan saat setting malam hari, visual seperti hutam bambu masih terlihat cukup jelas. Nggak ketinggalan visual kastil yang terlihat begitu megah berdiri di atas lembah. Bagi yang cukup “rewel” soal visual grafis saat main game, sepertinya Sekiro: Shadows Die Twice nggak bakal mengecewakan lo.

 

Sekiro: Shadows Die Twice sudah dirilis sejak Maret 2019 lalu. Nggak ada kata terlambat buat ikut main game tersebut. Lo bisa memainkannya di Xbox One, PlayStation 4, atau platform Microsoft Windows!

 

 

Sources: media.skyegrid.id, gamebrott.com

Ingin Jadi Vlogger? Ini Dia 3 Aplikasi yang Harus Lo Punya

Sunday, December 29, 2019 - 17:21
Pria mengenakan kaus, sedang menghadapkan kamera ke arahnya, terlihat sedang melakukan vlogging.

Selain wajib punya kamera vlog, lo juga wajib tahu beberapa aplikasi yang bisa memudahkan lo buat jadi vlogger hits berikutnya. Vlog bisa jadi peluang yang sangat menjanjikan buat lo untuk membagikan keseruan atau pengetahuan ke publik melalui internet. Kebanyakan vlogger akan mengunggah karyanya di YouTube yang merupakan platform video online di Indonesia.

Jika lo ingin memulai side job bahkan beralih menjadi vlogger, lo wajib tahu aplikasi atau software yang akan membantu lo dalam mengedit video. Dengan begini, video lo bakal lebih oke untuk ditonton oleh audiensi. Simak daftarnya berikut ini!

 

Adobe Premiere Rush

Tampilan aplikasi Adobe Premiere Rush pada perangkat smartphone.

Adobe Premiere Rush merupakan aplikasi yang bisa lo unduh di smartphone agar lebih mudah dalam editing video. Aplikasi ini juga hadir dalam bentuk software di PC yang sudah lebih dulu ada, yaitu Adobe Premiere yang merupakan software berbayar untuk bisa mendapatkan lisensi original.

Versi compact dari software editing video yang dikeluarkan oleh Adobe ini bisa lo dapatkan di PlayStore dengan gratis dan bisa lo gunakan dengan mudah untuk editing vlog. Lo juga bisa sesuaikan resolusi dan ukuran layar yang akan lo jadikan vlog atau Instagram Stories berupa video.

 

Powerdirector

Tampilan salah satu bagian Powerdirector di desktop PC.

Editing video yang akan diunggah membutuhkan proses nggak mudah dan tools yang juga harus dikuasai. Bagi yang masih baru memulai membuat vlog, lo bisa coba menggunakan software editing video bernama Powerdirector. Nggak perlu mengeluarkan biaya, Powerdirector bisa lo dapatkan dengan gratis!

Selain itu, Powerdirector juga telah mengeluarkan versi compact berupa aplikasi di smartphone yang bisa dengan mudah lo gunakan kapan saja dan di mana saja. Penggunaannya yang relatif mudah pun akan bisa dipahami oleh lo yang baru saja memulai editing video.

 

InShot

Tampilan aplikasi InShot di smartphone, dengan banner berwarna merah.

Sekarang, untuk bisa menyatukan beberapa video menjadi satu nggak sulit. Lo bisa melakukannya dengan mudah lewat aplikasi smartphone dan tentu saja bisa lo dapatkan secara gratis. Salah satu aplikasi yang paling banyak digunakan untuk editing video lewat smartphone adalah InShot.

Di aplikasi InShot, lo juga bisa menggabungkan beberapa foto dalam satu frame berupa collage yang rapi dan bisa lo sesuaikan dengan style yang lo inginkan. InShot termasuk aplikasi yang sangat mudah untuk digunakan dan nggak berat pengoperasiannya.

 

Itu dia 3 aplikasi yang harus lo punya dan kuasai jika lo ingin memulai debut sebagai vlogger. Beberapa aplikasi tadi bisa lo dapatkan secara gratis di smartphone maupun browser PC lo. Sudah siap jadi vlogger hits, Urbaners?

 

Source: trikinet.com