Sama-sama Budak Visual, Ternyata Ini Yang Membedakan Desainer Grafis dan Visual Artist! - MLDSPOT
  • Hobby
  • Sama-sama Budak Visual, Ternyata Ini Yang Membedakan Desainer Grafis dan Visual Artist!

Sama-sama Budak Visual, Ternyata Ini Yang Membedakan Desainer Grafis dan Visual Artist!

Wed, 06 January 2021
Sama-sama menggambar tapi hasilnya beda: Ini perbedaan antara visual artis dengan desainer grafis!

Di zaman yang terus berkembang ini lo dituntut untuk menjadi kreatif untuk bisa terus beradaptasi dan tetap up-to-date di jaman yang serba modern ini tanpa mengenal batas dengan satu bidang aja – termasuk juga ke dalam dunia seni, bro.

Kayaknya kalau ngomongin dunia seni di era sekarang pasti lo langsung terfokus dengan satu hal – yaitu visual. Sekarang udah banyak banget profesi yang bikin kita terbantu dengan jasa visualnya.

Adanya profesi desain grafis pasti membuat aktivitas lo selama berseluncur di media sosial terasa lebih berwarna dan seru kan, bro? tapi selain desainer grafis ada profesi satu lagi yang nggak kalah menarik nih, bro – yaitu Visual Artis!

Sama-sama menggambar secara visual, tapi ternyata masih banyak yang mengira desainer grafis dan visual artis adalah satu profesi yang sama. Sebenarnya apa sih yang membuat salah interpretasi ini? Cari tahu jawabannya di bawah ini ya, bro!

Identitas Gambar Yang Berbeda

Meskipun sama-sama bergerak di bidang visual, kedua profesi ini punya perbedaan yang sangat signifikan. Mungkin banyak yang nggak sadar atau kurang paham – Perbedaan ini sebenarnya terletak dari identitas gambar yang dihasilkan dan outputnya, bro!

Dari desainer gambar sendiri sudah jelas gambar yang dihasilkan untuk kepentingan komersial atau dengan maksud menghibur dan pastinya dengan hasil digital, sedangkan gambar yang dihasilkan dari visual artis cenderung untuk dinikmati dan memiliki makna tersendiri di setiap gambarnya – mungkin kalau sekarang kita nyebutnya gambar untuk dinikmati aestethic nya, bro!

Tools Yang Digunakan Beda, Bro!

Sama-sama menggambar tapi hasilnya beda: Ini perbedaan antara visual artis dengan desainer grafis!

Credit image - dreamstime

Kalau kemarin udah bahas mengenai motion graphics dan animasi yang ternyata pembuatannya juga beda, hal itu juga terjadi bagi gambar yang dihasilkan oleh visual artis dan desainer grafis.

Setelah mengetahui kalau tipe gambar yang dihasilkan sama visual artis dan desainer grafis berbeda, dari sini juga lo akan mengerti kalau teknik dalam menggambar mereka pun berbeda – dan tentunya menggunakan tools yang berbeda juga.

Sekedar membuat desain untuk komersil lo nggak perlu menggunakan pen tab secara berkalaberbeda dengan visual artis, pen tab adalah hal fundamental yang harus dimiliki oleh mereka, bro!

Mengingat output yang dihasilkan lebih detail dan gambar yang lebih complex, tidak jarang juga seorang visual artis menggambar dengan cara manual lalu scan hasilnya untuk diunggah ke sosial media.

Untuk pen tab sendiri mungkin nggak hanya satu, seorang visual artis bisa memiliki lebih dari satu pen tab dengan bentuk pen yang beragam juga – bener bener kayak pelukis tapi versi visualnya deh, bro!

Gambar Yang Cenderung Lebih Mengkritik

Sama-sama menggambar tapi hasilnya beda: Ini perbedaan antara visual artis dengan desainer grafis!

Credit image - procore

Seperti yang sudah disebutkan di atas, visual artis secara umum seperti pelukis namun dengan proses yang lebih digital dengan hasil visual. Nggak heran gambar yang dihasilkan pun lebih real daripada desain grafis.

Nggak melulu soal aesthethic, visual artis juga lebih menunjukkan sisi kritisnya di setiap gambar yang dilukisnya. Dengan esensi kritik dibentuk secara konstruktif, para visual artis menumpahkan kritik dari hal yang dikritiknya dalam sebuah visual – yaa persis pelukis pada umumnya lah ya, bro?

Setelah esensi dan identitas gambar yang juga berbeda, sepertinya lo sudah mulai paham ya, bro, dengan perbedaan dari kedua profesi ini? Meskipun sama-sama budak visual, mereka nggak meninggalkan ciri khasnya masing-masing, bro!

Feature image - thefashinisto

Biar Tetap Apik, Ini Cara Tepat Rawat Vespa Klasik!

Thu, 18 February 2021
Vespa Klasik

Setiap orang pasti punya hobi masing-masing untuk melengkapi ‘bumbu’ dalam hidup. Hobi emang bukan sebuah hal mutlak yang harus dimiliki setiap orang, tapi kayaknya kalo nggak punya hobi hidup rasanya ada yang kurang nggak sih, bro?

Kalau hobi lo sendiri apa nih? Fotografi kah, fashion enthusiast kah, atau otomotif? Kalau ketertarikan lo ada di otomotif – dan lebih spesifiknya di vespa, lo berada pada halaman artikel yang tepat!

Vespa emang identik dengan kendaraan bermotor yang udah dari dulu punya peminat yang tinggi, bahkan sampai sekarang pun masih diminati. Terlebih vespa klasik. Mau vespa klasik atau baru, sepertinya semua kendaraan harus punya cara perawatannya masing-masing.

Ngomong-ngomong soal vespa , sepertinya kendaraan otentik yang satu ini memerlukan perawatan yang cukup detil dan rutin. Hal ini jangan sampai terlewat – karena bakal berpengaruh berat pada vespa!

Apa aja hal yang harus lo lakuin biar vespa klasik lo menjadi lebih terawat? Simak ulasan selengkapnya di bawah ini ya, bro!

Harus pake Bahan Bakar Beroktan Tinggi

Nggak sembarangan pake bahan bakar, buat lo yang punya vespa klasik ada baiknya menggunakan bahan bakar beroktan tinggi. Karena konon dengan menggunakan bahan bakar beroktan tinggi bisa membantu vespa lo performanya lebih bagus.

Hal ini dibuktikan karena bahan bakar beroktan rendah bisa bikin kerak dalam proses pembakaran bahan bakar dan akan berpengaruh pada performa dan tarikan vespa. Pastinya lo mengharapkan vespa lo punya performa yang terus oke dong, bro?

Pake Oli Samping dengan Kualitas Tinggi

Vespa Klasik

Credit image – Rezvilla

Selain bahan bakar, dalam kendaraan bermotor lo juga harus mempertimbangkan oli yang digunakan. Ganti oli selama sebulan sekali udah harus banget lo lakukan secara rutin, tapi pastikan juga menggunakan oli dengan kualitas tinggi.

Dengan menggunakan oli samping berkualitas tinggi, vespa klasik lo akan membakar lebih baik dan ruang bakarnya juga nggak berkerak Menyambung dengan ulasan tentang bahan bakar di atas, menggunakan oli dengan kualitas rendah juga punya dampak yang buruk buat vespa klasik lo.

Buat tau oli mana yang punya kualitas tinggi dan terbaik, lo bisa melakukan riset kecil-kecilan lewat nyari di sosial media atau nanya club temen vespa lo.

Lakukan Perawatan pada Karburator

Karburator emang udah jadi spare part penting pada kendaraan bermotor, nggak terkecuali dengan vespa klasik. Karburator emang punya peran yang penting dalam vespa klasik. Pasalnya, dari karburator inilah yang nantinya bisa mencampurkan bahan bakar dengan udara – sebelum nantinya masuk ke ruang pembakaran.

Komponen ini sering banget menimbulkan masalah pada vespa klasik – untuk itu, karburator dari vespa ini harus lo jaga dengan baik. Cara merawat karburator juga nggak susah kok!

Cukup dengan melepaskan karburator dari tempatnya dan bersihkan karburator dari kotoran atau kerak yang menyumbat aliran bensin dengan karbu cleaner atau penyemprot udara. Cara yang cukup gampang untuk bisa menghasilkan vespa klasik anti mogok kan, bro?

Aki juga Perlu Dirawat, Bro!

Vespa Klasik

Credit image – Modern Vespa

Selain karburator, komponen yang satu ini juga harus lo rawat dengan baik – karena kalo nggak, yang ada vespa lo nggak bisa jalan!

Aki punya fungsi yang penting biar vespa bisa tetap hidup dan bisa jalan. Untuk itu, kondisi aki harus terjamin performanya. Cara merawatnya juga cukup mudah – cukup membersihkan kerak atau karat yang ada di kutub aki serta lebih sering melakukan pengecekan pada ketinggian air aki, jangan sampai pas kekeringan baru sadar, panik, dan keburu mogok vespanya.

Perawatan Busi juga Penting!

Busi pada vespa punya peran sebagai ‘korek’ pada proses pembakaran. Kalau ini nggak dijaga, pastinya proses pembakaran pun jadi nggak lancar. Cara merawat busi bisa dilakukan dengan melakukan penggantian secara rutin.

Karena kalau busi nggak dirawat dengan baik, kualitas oli samping dan bensin pun akan berkurang. Listrik yang dihasilkan spul pun menjadi terlalu kecil. Jadi buat kedepannya, sering-sering ganti busi ya!

Jaga Kabel Perseneling

Vespa Klasik

Credit image - Sticky Features UK

Posisi perseneling pada vespa klasik emang beda-beda, tapi kebanyakan lokasinya berada di bagian setir kiri dimana terdapat ada tuas kopling juga. Seenggaknya, ada 2 kabel yang berlokasi di daerah situ – jadi pastikan nggak ketukar dulu ya.

Menjaga kabel perseneling juga nggak rumit, cukup lakukan penyetelan secara benar dan rutin cek kondisi dari kabel-kabel ini. Mudah banget kan?

Setelah membaca 6 cara merawat vespa dengan baik, sepertinya semua bukan hal sulit kalau lo rutin melakukan pengecekan. Jadi kuncinya untuk merawat vespa adalah – lo harus lebih peka dan perhatian ya, biar umurnya makin panjang, bro!

 

Feature image - iStock