Inspiring Products
Selasa, 15 Juni 2021

BURU STUDIO: Warnai Fashion Game Indonesia Dengan Reworked Vintage Pieces

  • Share

Pengen nggak sih – punya barang fesyen tapi cuma lo doang yang punya? Dan percaya enggak, buat ngedapetin produk fesyen yang eksklusif dan berkualitas tinggi, lo enggak melulu harus pakai material baru. Ada banyak cara buat mengolah barang lama jadi baru lagi biar sustainable dan terus berguna.

Soalnya, barang fesyen yang udah lama ternyata bisa jadi produk baru yang malah jadi lebih eksklusif dan punya keunikan dan ciri khas tersendiri. Serunya, produk kayak gini biasanya limited, jadi pasti cuma lo doang yang punya.

Produk kayak gini bisa lo temuin di Inspiring Product yang akan dibahas kali ini – BURU STUDIO, local brand upcycle besutan tiga anak muda yang passionate di skena fesyen. Mereka adalah adalah Krisna, Sherdy dan Thalia. Ketiganya pecinta barang thrift dan mencoba membawa konsep upcycle ke spektrum yang baru.

Setiap produk hasil reworked BURU STUDIO merupakan exclusive 1 of 1 reworked pieces dari baju-baju branded vintage yang jadi incaran anak muda.

Konsep awal dibuatnya BURU STUDIO adalah untuk membuat sustainable clothing brand, dimana baju-baju yang dijual di sana adalah baju hasil daur ulang dari baju-baju bekas. Hasil rework tersebut pun produknya ‘1 of 1’, dimana satu desain cuma menghasilkan satu piece dan satu ukuran.

BURU STUDIO sendiri punya referensi dari beberapa brand luar. Salah satunya adalah Needles, brand asal Jepang yang juga menggunakan konsep rework. Bedanya brand tersebut nggak menghasilkan produk ‘1 of 1’, melainkan produk rework hasil mass production sehingga produknya tidak terlalu eksklusif.

Dari Melbourne Hingga Tanah Air, Baju Branded Hingga Kaos Band

Buru Studio

Awalnya, resource material baju datang dari hasil thrifting Thalia dan Krisna di Melbourne, Australia. Thalia yang berkuliah disana, barengan sama Krisna hunting baju-baju band vintage.

Tapi untuk sekarang, dalam mencari bahan baju yang akan dirework, tim BURU (Krisna, Sherdy, Thalia) bisa mendatangi 3-4 pasar di Jakarta dan mencari baju dari online juga. Bahkan kadang-kadang juga menggunakan barang-barang milik mereka sendiri.

Baju yang dicari pun biasanya baju vintage dan band tees. Sebisa mungkin BURU selalu menggunakan baju dengan bahan vintage. Tapi semakin kesini, BURU mulai terbuka dengan brand baju lainnya. Ada brand dari luar kayak Nike, Stussy, Thrasher, COMME des GARÇONS, dan beberapa brand lokal.

Untuk prosesnya sendiri – setelah thrifting, Krisna, Sherdy dan Thalia akan mendesain masing-masing baju dan memilih piece mana aja yang akan dipadupadankan. Mereka juga akan membuat mockup untuk cuttingan bajunya dan kemudian akan diberikan ke penjahit yang datang langsung ke studio milik BURU.

Setelah dijahit, ada beberapa produk yang akan melalui proses tie dye. Habis itu, produk akan disablon dan diberikan tag BURU STUDIO. Dalam sekali produksi baju rework bisa memakan waktu dua minggu hingga satu bulan, tergantung jumlah revisi dalam masing-masing produk. Soalnya semua produk yang dijual harus berdasarkan persetujuan dari Krisna, Sherdy dan Thalia.

Jenis produk reworked yang ada di BURU diantaranya adalah kaos, hoodie, jaket, sweatshirt / crew neck, dll. Untuk sizing yang dijual di BURU kebanyakan lebih ke oversized (terdiri dari size M, L, dan XL) sehingga lebih mudah untuk penjualannya.

Selain memproduksi baju yang dijual di Instagram dan retail store, Buru Studio juga membuka jasa reworking baju bekas milik customernya.

Ramai Kolaborasi, Siap-siap Produksi Massal

Buru Studio

BURU STUDIO beberapa kali melakukan kolaborasi dengan brand lokal lainnya. Diantaranya adalah AMME (A More Mindful Era), Oh Beauty, Slik, Zodiac Space & Bar, dan yang terbaru dengan produk asal Bali, Emerale, dan juga mengerjakan exclusive collection dengan Escalier Bali.

Selain di media sosial @buru.studio, beberapa produk hasil reworked juga bisa dibeli di tiga offline store; Orbis Store Panglima Polim, Escalier Bali, dan saat ini juga bisa dibeli melalui Zodiac Space & Bar.

Kedepannya, BURU STUDIO akan terus memproduksi baju rework dengan desain pola yang terus beragam. Di tahun ini BURU juga berencana untuk masuk ke mass production, dimana BURU akan merilis koleksi baju non-rework. Bukan cuma pakaian aja, BURU juga mau menghadirkan barang-barang unik kayak karpet, asbak, dll.

Kalau lo mau tahu lebih banyak tentang BURU STUDIO dan produk yang mereka tawarkan, jangan lupa nonton MLDSPOT TV Season 7 Episode 10, “Biar Terus Berguna” di YouTube channel MLDSPOT TV. Sekalian, subscribe juga YouTube channel MLDSPOT TV, dan follow Instagram @mldspot buat lihat konten-konten inspiratif lainnya. Get yourself inspired by MLDSPOT!

 

Comments

idenya keren
Akan d koleksi