Home Movie The Ticket: Ketika Si Buta Dapat Melihat Lagi

The Ticket: Ketika Si Buta Dapat Melihat Lagi

Tuesday, May 10, 2016 - 17:08
Bagikan
Facebook Twitter Email

Masih ingat dengan kisah film TV yang sempat rilis di tahun 97, The Ticket? Kalau lo masih ingat, berarti lo memang anak hits banget pada masa itu. Film TV ini baru-baru ini di-remake ke dalam layar lebar dengan judul yang sama. Film ini cukup menarik untuk ditonton. Pasalnya, film ini bisa dibilang punya jalan cerita yang cukup kuat. Uniknya, film ini menjadikan sudut pandang karakter protagonist sebagai sudut pandang pengambilan gambar.

 

Kisah si buta yang dapatkan penglihatan kembali

Apa jadinya kalau lo terlahir sebagai orang yang buta lalu tiba-tiba penglihatan lo kembali? Sutradara Ido Fluk mengemasnya dalam sebuah film berjudul The Ticket. Film ini awalnya merupakan film TV yang di-remake menjadi sebuah karya baru. Dengan bintang Dan Steven dan Malin Akerman, film ini digadang-gadang bakal bikin banyak orang terkagum-kagum.

Berkisah tentang James (Dan Steven) yang buta sejak lahir, tiba-tiba bangun dengan mendapati dirinya dapat melihat. Tumor yang menggerogoti matanya mulai mengecil sehingga dia dapat melihat istrinya, Sam (Malin Akerman), dan anaknya, Jonah (Skyler Gaertner) untuk pertama kalinya. Hal ini membuatnya “lapar” akan segala hal.

James yang bekerja sebagai seorang telemarketer berambisi untuk menduduki posisi manajemen. Istrinya juga memberikan perhatian yang lebih terhadap penampilannya, mulai dari menggunakan lipstick hingga gaun seketika dirinya menyadari bahwa James dapat melihat. Sayang, James tidak mengindahkan perhatian istrinya itu. James malah tertarik kepada seorang rekan kerjanya, Jessica (Kerry Bishe), dan mencari tahu apakah dia dapat menarik hati rekan kerjanya tersebut.

 

Didukung sinematografi yang apik

Pemahaman kita akan kebutaan akan terjelaskan dengan sangat cantik melalui sinematografi dan grafik yang cukup memukai. Pada awal film, lo bakal disuguhi dengan sudut pandang seorang James yang perlahan dapat melihat kembali. Kilauan cahaya yang melalui iris mata akan sangat cantik ketika nama-nama pemeran muncul dan kembali dalam film ini.

Cukup menarik memang buat ditonton. Film ini dirilis 16 April lalu pada ajang Festival Film Tribeca dan menjadi salah satu nominasi Best Narrative Feature dalam ajang tersebut. Penasaran dengan filmnya? Ditunggu aja deh kapan bisa main di bioskop Indonesia.

 

 

 

Source: imdb.com, indiewire.com