• Movie
  • 4 Film Bagus yang Dinodai Dengan Ending Mengecewakan

4 Film Bagus yang Dinodai Dengan Ending Mengecewakan

Mon, 17 April 2017

Di antara ratusan film Hollywood yang keluar setiap tahunnya, pasti ada film yang laku di pasaran dan sebaliknya gagal total. Tetapi menurut riset yang dilakukan oleh cinemablend nih Urbaners, ternyata ada beberapa film Hollywood yang sebenarnya mempunyai jalan cerita bagus, tetapi sayangnya dirusak oleh ending yang mengecewakan. Nah, sekarang akan dibahas 4 film yang sebenarnya cukup bagus, tetapi karena ending-nya mengecewakan, film ini jadi biasa aja. Apa saja film tersebut?

 

Man of Steel (2013)

Film yang keluar pada tahun 2013 ini menjadi salah satu film seri Superman terbaik yang pernah ada. Man of Steel bercerita secara detail bagaimana Clark berhasil melarikan diri dari planet Krypton sampai akhirnya turun ke bumi. Tetapi sayang, film ini mempunyai ending yang buruk. Superman malah dituduh sebagai penjahat dan dimusuhi oleh militer dunia.

 

Signs (2002)

Sutradara spesialis film misteri, M Night Shyamalan, membuat film berjudul Signs pada tahun 2002. Ketika itu, crop circle sedang marak dibicarakan masyarakat dunia dan juga di Indonesia. Film yang diperankan oleh Mel Gibson ini sebenarnya sudah mempunyai jalan cerita yang bagus, yakni tentang misteri keberadaan alien. Tetapi di akhir cerita, bumi yang sudah dikuasai oleh alien akhirnya kalah hanya karena air.

 

Now You See Me (2013)

Film tentang dunia magic ini keluar pada tahun 2013 dan mendapatkan tanggapan sangat positif oleh kritikus film. Tetapi sayangnya, jika lo melihat film ini dari awal, pasti akan menyayangkan kenapa ending-nya seperti itu. Ketika di awal semua sulap dilakukan secara masuk akal, terakhir malah para pesulap masuk ke dalam dimensi lain yang berada di taman bermain.

 

I Am Legend (2007)

Roberth Neville yang diperankan oleh Will Smith ini mempunyai jalan cerita yang cukup bagus. Seorang profesor yang hidup sendirian di tengah kota berisi zombie. Di akhir cerita, sang pemeran utama mati dengan meninggalkan serum yang menyembuhkan. Karena ending-nya yang buruk, konon sang produser membuat ending alternatif agar nggak mengecewakan penontonnya.

Bagaimana Urbaners, ada film yang menurut lo mempunyai ending cerita lebih mengecewakan dari film-film di atas?

 

Source: cinemablend.com

Dragon's Dogma: Series Anime Adaptasi Game di Netflix

Wed, 22 July 2020
Salah satu tampilan naga di game Dragon's Dogma

Setelah beberapa kali mengadaptasi film dari video game, kali ini Netflix kembali membuat anime series yang berasal dari video game. Di pertengahan Juli lalu, akun Twitter resmi @DragonsDogma mengumumkan bahwa kanal streaming Netflix bakal segera merilis “Dragon’s Dogma” sebagai adaptasi anime series terbarunya.

Series yang direncanakan rilis pada tanggal 17 September 2020 ini akan berfokus pada kisah karakter Ethan yang akan mencari kembali hatinya yang hilang karena dicuri oleh sang naga di dalam cerita.

 

Plot Cerita

Salah satu tampilan naga di teaser series Dragon’s Dogma dari Netflix

Pengumuman pembuatan anime version dari game Dragon’s Dogma sebenarnya sudah pernah disampaikan oleh Netflix dan Capcom di bulan Maret, tahun 2019 lalu. Capcom sebagai studio yang memproduksi game Dragon’s Dogma juga menyampaikan bahwa plot cerita akan diangkat dari seri game Dark Arisen.

Plotnya akan mengkisahkan seorang pria yang mencari sang naga untuk membalas dendam karena hatinya telah dicuri. Menurut mitos, hanya seorang Arisen yang dapat mengalahkan sang naga dan mencegah kiamat terjadi. Sebelum Ethan dapat melawan naga, ia akan ditantang oleh iblis dengan tujuh dosa manusia yang mematikan.

 

Project Kolaborasi

Salah satu karakter di Dragon’s Dogma adaptasi Netflix

Netflix yang sebelumnya pernah sukses mengadaptasi seri Castlevania milik perusahaan game ternama asal Jepang, Konami, ingin mengulang kembali kesuksesan tersebut dengan memproduksi serial adaptasi game lainnya. Antusiasme penonton terhadap seri Castlevania terbilang cukup tinggi. Sampai saat ini, seri Castlevania sudah memasuki season ketiga.

Agar kesuksesan tersebut dapat kembali terulang, Netflix nggak bakal kerja sendirian, Bro. Dalam rilisnya, disebutkan bahwa series Dragon’s Dogma Netflix akan menggandeng studio animasi ternama, salah satunya adalah Sublimation, sebuah studio animasi terkenal di Jepang. Selain Sublimation, Netflix juga akan menggandeng Anima Studio dari Mexico dan David Production yang juga sebuah studio animasi populer di Jepang.

 

Game Sejak Tahun 2012

Salah satu tampilan game Dragon’s Dogma di mana para prajurit terlihat melawan naga

Buat lo yang masih asing dengan game Dragon’s Dogma, game ini sebenarnya sudah cukup lama dirilis, sekitar tahun 2012. Di tahun 2013, Capcom kembali merilis versi extended-nya yang berjudul Dark Arisen. Game yang bisa lo mainkan di PS4, Xbox One, Switch, juga PC ini adalah role playing game (RPG).

 

 

 

Sources: Eurogamer, IGN Southeast Asia, Game Informer