• Movie
  • Daniel Radcliffe Menolak Perankan Harry Potter

Daniel Radcliffe Menolak Perankan Harry Potter

Tue, 24 March 2020
Daniel Radcliffe dengan wajah brewoknya melihat ke arah kamera dengan menggunakan kaos berwarna krem

Berkat perannya menjadi Harry Potter sejak tahun 2001 hingga 2011, nama Daniel Radcliffe sudah menjadi aktor kelas dunia. Namun siapa sangka ia justru menolak jika harus kembali berkontribusi di film spin off Harry Potter, “Fantastic Beasts”?

 

Nggak Tertarik Memerankan kembali Harry Potter

Daniel Radcliffe menggunakan kemeja warna cokelat sedang tersenyum

Setelah menyelesaikan penggarapan film franchise Harry Potter, kini J.K. Rowling sedang disibukkan dengan menggarap franchise spin off-nya yaitu Fantastic Beasts. Film pertama dari franchise ini yaitu “Fantasctic Beasts and Where to Find Them” telah dirilis pada tahun 2016. Sekuelnya, Fantastic Beasts: The Crimes of Grindelwald”, dirilis 2 tahun kemudian.

Kedua film tersebut terbukti sangat sukses dan kelanjutannya sangat dinantikan oleh para penggemar. Namun, dalam wawancaranya dengan Variety, rupanya Daniel Radcliffe nggak tertarik untuk ikut berkontribusi dalam franchise tersebut.

 

Film Franchise Cenderung Kurang Fleksibel

Daniel Radcliffe melihat kamera dengan menggunakan kemeja dan setelan dengan desain kotak-kotak berwarna hitam

Meskipun namanya melambung karena film franchise, tapi Daniel Radcliffe saat ini sedang nggak tertarik untuk mencobanya lagi. Itulah yang menjadi alasan mengapa ia sudah nggak tertarik untuk kembali memerankan karakter Harry Potter dalam film spin off-nya.

Menurut aktor berusia 30 tahun itu, saat ini ia nggak ingin fokus mengerjakan film franchise dan dikontrak selama bertahun-tahun untuk satu film. Ia ingin tetap bisa fleksibel dan bisa memerankan karakter apa pun yang diinginkannya. Meski begitu, Daniel Radcliffe berkata bahwa nggak menutup kemungkinan bahwa ia akan mencoba kembali menggeluti film franchise di masa depan.

 

Mencoba Berbagai Karakter setelah Harry Potter

Daniel Radcliffe menggunakan kaca mata dengan kemeja berwarna biru

Setelah lepas dari film Harry Potter, Daniel Radcliffe tertantang untuk mencoba memerankan karakter-karakter baru. Bisa dibilang, karakter yang dimainkannya setelah film Harry Potter justru sangat berbeda. Sebut saja seperti Swiss Army Man, Guns Akimbo, hingga film terbarunya nanti, “Escape from Pretoria”.

Dalam sebuah wawancara, Daniel Radcliffe mengaku nggak terlalu pemilih dalam hal ini. Ia nggak menghindari jenis-jenis karakter tertentu.

Film Harry Potter memang telah melambungkan nama Daniel Radcliffe. Akan tetapi, hal itu nggak harus membuatnya selalu terikat dengan franchise dari film Harry Potter kan? Jadi good job buat Daniel Radcliffe yang nggak takut untuk mencoba memainkan peran-peran baru baginya!

 

 

Sources: variety.com, kompas.com

Ini 7 Alasan Menarik Kenapa Lo Harus Nonton Dark di Netflix

Thu, 03 September 2020
Deretan alasan buat lo nonton series Dark

Kalau cuma dibaca dari sinopsisnya saja, mungkin series Dark di Netflix tidak akan mencuri perhatian lo. Secara visual dari poster yang ada, Dark di interpretasi sebagai series yang cenderung bergenre misteri dan mistis.

Tapi percaya atau tidak, ini jauh berbeda dari ekspektasi di atas. Buat lo yang suka dengan series Netflix sebelumnya seperti Stranger Things, Dark adalah salah satu series yang kurang lebih – premisnya mirip dengan series tersebut.

Eits, ini bukan spoiler ya. Alih-alih memberitahukan lo ada apa saja di series Dark ini, di bahasan kali ini lo akan diberitahu kenapa lo mesti nonton series Dark ini. Penasaran? Daripada lo menebak-nebak sendiri, sila simak bahasan kali ini sampai habis ya!

 

Karakter yang ‘Berisi’

alasan menarik buat nonton series Dark di Netflix

Credit Image: mariviu.com

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, kurang lebih – premis yang ada di Dark mirip dengan yang ada di Stranger Things. Disebutkan ada sebuah kota kecil bernama Winden di Jerman dengan kejadian misterius ketika ada pembangunan pembangkit tenaga nuklir.

Kejadian misterius tersebut diiringi oleh sejumlah anak-anak dan remaja yang hilang. Di series Dark ini, kreatornya memberikan masing-masing latar belakang yang berbeda dengan kepribadian yang unik sehingga karakter di series Dark ini terasa lebih ‘berisi’.

 

Benang Merahnya ‘KUSUT’

alasan menarik buat nonton series Dark di Netflix

Credit Image: idntimes.com

Masih terkait dengan alasan pertama di atas, karena karakternya unik dan ‘berisi’ maka benang merah setiap series mesti diuraikan secara perlahan sehingga lo akan mendapatkan gambaran besarnya mau ke mana cerita dari Dark ini.

Lo akan dituntut untuk berpikir sedikit lebih kritis di mana di series ini terjadi time travel yang paralel. Makanya, buat lo yang suka nonton series sembari mikir ini ceritanya akan ke mana, Dark jadi rekomendasinya buat lo, nih!

 

Plot Twist Tidak Terduga

Ada yang bakal buat lo terheran-heran atau bahkan terkaget karena plot twist yang terjadi di series yang satu ini. Walau perlahan benang merah yang kusut bisa diurai, namun para penulis naskah Dark yaitu Baran bo Odar dan Jantje Friese sudah menyiapkan plot twist yang di luar dugaan lo.

Makanya, sebaiknya ketika lo mau memulai menonton atau mengikuti series ini, disarankan lo tidak perlu memiliki ekspekstasi apapun walau sudah membaca sinopsisnya. Nikmati kemelut yang ada di series Dark ini.

 

Fiksi-Narasi Untuk Sejarah Manusia

alasan menarik buat nonton series Dark di Netflix

Credit Image: indiewire.com

Series Dark ini sedikit banyaknya menampilkan apa yang terjadi pada tahun 1987, 1954 sampai 1921 dan masih banyak lagi. Sejarah manusia dibalut dengan cerita fiksi yang menarik dan juga narasi yang tidak membosankan.

Perang, wabah, revolusi – jadi salah satu bagian warna dari series Dark ini. Oleh karena itu, dari hal-hal ini juga menjadi rekomendasi buat lo untuk nonton series yang satu ini.

 

Sisi Romance yang Kental

Biar semakin berwarna, ditambah dengan kepribadian masing-masing karakter yang unik – series Dark semakin lengkap dengan cerita-cerita percintaan di beberapa karakter di dalamnya. Namun, ada yang beda di soal percintaan di universe Dark.

Apa perbedaannya? Eits tidak mau spoiler, lebih baik lo nonton series ini secepatnya!

 

Silsilah Keluarga Super Ribet

Biar semakin kusut benang merahnya – hubungan keluarga di universe Dark ini juga ditampilkan seruwet mungkin. Hal ini terkait dengan berbagai momen di mana keluarga menjadi salah satu faktor betapa kusutnya benang merah yang ada.

 

Sinematografi dan Setting yang Oke

Ini sedikit teknis, sih – tapi lo mesti tahu kalau sinematografi dan setting di series Dark ini benar-benar dipikirkan dengan matang sehingga saat dieksekusi, semuanya jadi oke. Bahkan, series ini bisa dibilang setara dengan film sci-fi besutan orang-orang Hollywood.

Itu kenapa ada fakta menarik terkait biaya produksinya mencapai lebih dari 1 milyar. Semua hal yang ada, benar-benar diatur sedemikian rupa sehingga series ini begitu menarik untuk ditonton.

Nah, bagaimana nih? Dari segala penjelasan yang ada di atas – apakah lo semakin penasaran dengan series Dark ini? Daripada lo penasaran dan malah menebak-nebak sendiri sebenarnya Dark ini seperti apa, langsung saja temukan waktu senggang lo buat nonton series ini!

 

Feature Image – dw.com