• Movie
  • Di Balik Dokumenter Netflix Fyre: The Greatest Party that Never Happened

Di Balik Dokumenter Netflix Fyre: The Greatest Party that Never Happened

Wed, 30 January 2019
Di Balik Dokumenter Netflix Fyre: The Greatest Party that Never Happened

Setiap bulannya, Netflix cukup rutin merilis sejumlah film atau series original baru buat para subscriber-nya. Bulan Januari 2019 ini, salah satu yang paling ditunggu-tunggu adalah film dokumenter berjudul Fyre: The Greatest Party that Never Happened.

Fyre adalah sebuah festival musik mewah dan eksklusif yang seharusnya diadakan pada 2017 lalu di sebuah pulau kecil di Bahama. Sayangnya, acara tersebut bubar jalan karena berbagai alasan, terutama persiapannya yang kacau. Padahal saat itu sejumlah pengunjung sudah jauh-jauh datang ke Bahama, Urbaners. Nah, film dokumenter yang rilis pada 18 Januari 2019 ini membahas tentang behind the scene festival Fyre tersebut.

 

Awalnya merupakan bagian untuk promosi startup

Awalnya merupakan bagian untuk promosi startup

Ada dua sosok yang bisa dibilang paling “berjasa” dalam pembuatan festival Fyre, yaitu Billi McFarland dan rapper Ja Rule yang merupakan co-founders. Keduanya membuat sebuah aplikasi bernama Fyre Media sebagai platform yang memudahkan orang-orang untuk mem-booking jasa artis, model, hingga influencer ternama. Saat sedang rapat membahas promosi, salah satu anggota tim mengusulkan untuk mengadakan festival musik.

Tertarik dengan ide tersebut, McFarland sepertinya membawa ide terlalu jauh. Ia lalu mengusulkan agar mereka mengadakan festival musik yang mewah di Pulau Bahama, yang disetujui oleh Ja Rule.

Di video promosi Fyre Festival, mereka bahkan menampilkan model-model papan atas seperti Bella Hadid dan Hailey Bieber. Fyre Festival menjanjikan tenda hip dan vila-vila mewah untuk menginap. Belum lagi kapal pesiar, chef-chef internasional, hingga stage act yang keren seperti Blink 182.

 

Mulai dari kasur basah sampai makanan yang ala kadarnya

Mulai dari kasur basah sampai makanan yang ala kadarnya

Konsep tersebut memang terdengar sangat menarik di atas kertas, tetapi realitasnya begitu susah diwujudkan. Salah satu alasannya adalah karena Bahama merupakan pulau yang tidak terlalu besar sehingga tim festival mau tak mau harus membangun infrastruktur yang memadai dari awal. Di sisi lain, waktu yang tersisa sangatlah sedikit.

Sebetulnya banyak anggota tim yang sudah mengingatkan McFarland, tapi ia masih optimis bahwa Fyre Festival tetap bisa berlangsung. Lalu, malam hari sebelum hari-H, Pulau Bahama mendadak hujan deras. Padahal saat itu tenda-tenda dan kasur sudah dipasang. Alhasil kasur-kasur tersebut pun basah. Belum lagi catering yang merasa kewalahan sehingga mereka hanya menyajikan makanan ala kadarnya, sama sekali jauh dari kata mewah.

 

Long story short, Fyre Festival pun gagal diadakan. Orang-orang yang terlibat pun diperiksa pihak berwenang untuk mengetahui penyebab sebenarnya. Akibat kejadian ini, McFarland pun dihukum selama enam tahun penjara.

 

 

Sources: Tirto.id

Tom Holland Dirumorkan Muncul di Venom 2

Tuesday, December 31, 2019 - 15:28
Tom Holland berperan sebagai Spider-Man dalam kostum merah-biru, berdiri di dekat kereta api

Berkat karakter Spider-Man yang dimainkannya, Tom Holland sukses menjadi salah satu fan favorite di Marvel Cinematic Universe (MCU). Untungnya Sony dan Marvel berhasil mencapai kesepakatan yang menguntungkan kedua belah pihak, sehingga Spider-Man pun bakal tetap bisa muncul di film-film MCU berikutnya.

Tapi ternyata ada film lain yang rumornya juga bakal “didatangi” oleh Tom Holland, yaitu Venom 2. Saat ini, sekuel dari Venom tersebut memang sedang dalam masa produksi. Tom Holland dikabarkan bakal muncul sebagai cameo.

 

Bagian dari Kesepakatan Sony dan Marvel

Ilustrasi Spider-Man yang sedang melawan Venom. Tampak Venom sedang mencekik Spider-Man

Pada bulan Agustus 2019 lalu, Sony dan Marvel sempat mengalami konflik yang membuat fans Spider-Man cukup was-was. Mengingat pengembangan film Spider-Man versi 2012 dan 2014 yang dinilai kurang berhasil, Sony pun memutuskan buat “meminjamkan” Spider-Man kepada Marvel. Namun, karena isu pembagian keuntungan, deal tersebut pun sempat bermasalah.

Untungnya, sekitar dua bulan kemudian, telah dikonfirmasi bahwa Sony dan Marvel telah mencapai kesepakatan. Spider-Man pun bisa muncul di film-film Marvel berikutnya! Nah, sebagai bagian dari kesepakatan tersebut, kabarnya Spider-Man bakal muncul di film Venom 2.

 

Masih dalam Tahap Awal Negosiasi

Dikutip dari situs Cinemags.co.id, kabarnya saat ini Tom Holland masih dalam tahap awal negosiasi untuk membahas kemunculannya di Venom 2. Jadi, belum bisa dipastikan 100% apakah pria asal Inggris tersebut bakal benar-benar menjadi cameo. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa kemungkinannya cukup besar. Apalagi saat ini memang Venom 2 masih memasuki tahap produksi dalam pengerjaannya. Everything can happen!

 

Belum Pasti Tom Holland Bakal Muncul Seperti Apa

Tom Holland sebagai Spider-Man, dalam kostum merah-biru, berjongkok di dekat pesawat

Walaupun kemungkinan Tom Holland muncul di Venom 2 cukup besar, belum diketahui juga secara pasti bentuk kemunculannya. Maksudnya, sampai sekarang pun belum ada bocoran apakah Tom Holland bakal muncul sebagai Spider-Man atau justru tanpa kostum. Tapi sepertinya fans nggak terlalu memperhatikan hal tersebut. Selama Sony nggak melepaskan ikatan antara Spider-Man dan Venom, kemungkinan besar fans bakal tetap happy.

 

Bagaimana menurut lo, Urbaners? Apakah lo termasuk tim yang excited menunggu kehadiran Tom Holland di film Venom 2 nanti?

 

 

Sources: media.skyegrid.id, hai.grid.id, cinemags.co.id