Home Movie Spider-Man: Far from Home Sukses Jadi Penutup Epic Phase 3 Marvel
Spider-Man: Far from Home Sukses Jadi Penutup Epic Phase 3 Marvel

Spider-Man: Far from Home Sukses Jadi Penutup Epic Phase 3 Marvel

Monday, July 8, 2019 - 10:51
Bagikan
Facebook Twitter Email

Tayang sejak 2 Juli 2019, Spider-Man: Far from Home terbukti berhasil menjadi penutup Phase 3 Marvel yang memuaskan para fans. Sebagai film ke-23 MCU, Spider-Man: Far from Home berusaha menegaskan bahwa Avengers: Endgame bukanlah penutup phase 3 Marvel. Film yang kembali disutradarai oleh Jon Watts ini masih berhubungan erat dengan warisan yang ditinggalkan Tony Starks untuk Peter Parker.

 

Melanjutkan peristiwa di Avengers: Endgame

Sosok Spider-Man yang diperankan oleh Tom Holland sudah lebih dulu muncul pada Avengers: Endgame, persis saat adegan perlawanan terhadap pasukan Thanos. Meski hanya sekadar cameo, sejak saat itu kehadiran superhero yang dimentori langsung oleh Tony Stark ini berhasil mencuri perhatian seluruh fans. Nggak heran kalau di sekuel film kali ini, cerita masih berkutat pada sosok Peter Parker yang direkrut oleh Nick Fury sebagai penerus Stark untuk menyelamatkan dunia dari kehancuran.

 

Mengajak penonton Dejavu dengan formula lawas

Mengajak penonton Dejavu dengan formula lawas

Sebagai penggemar karakter Peter Parker, mungkin lo agak merasa dejavu selama nonton film Far from Home ini. Persis seperti nasihat Paman Ben di film Spider-Man terdahulu, bahwa ketika kekuatan bertambah, maka tanggung jawab pun akan bertambah pula. Film kali ini juga menghadirkan kembali formula tersebut dengan narasi yang baru. Nggak hanya sekadar kata-kata, Peter Parker kali ini justru mendapat warisan kacamata Stark, disebut EDITH, yang memberinya kesempatan untuk mengakses segala informasi terkait teknologi canggih ala Stark Corp.

 

Kedekatan Peter Parker dan Tony Starks

Kehilangan sosok mentor sekaligus figur ayah di dalam diri Tony Stark, pastinya bukan hal yang mudah untuk dilalui bagi remaja berusia 16 tahun seperti Peter Parker. Apalagi kedua karakter ini digambarkan sebagai orang-orang jenius yang mampu menciptakan peralatan canggih dan memecahkan permasalahan yang terjadi. Kedekatan inilah yang disebut-sebut sebagai salah satu alasan kuat bagi Tony Starks meninggalkan warisan berharga untuk superhero dunia selanjutnya, Peter Parker.

 

Menciptakan semesta baru Marvel

Menciptakan semesta baru Marvel

Sesuai dengan judul filmnya, Spider-Man: Far from Home, mengisahkan perjalanan Peter Parker yang sedang berlibur ke Eropa bersama teman-teman sekolahnya. Di sanalah ia harus mengalahkan Hydro-Man dengan berkoalisi bersama Quentin Beck atau Mysterio, yang diperankan oleh Jake Gyllenhaal. Jadi, banyak yang menduga kalau film ini adalah gerbang baru terciptanya semesta baru Marvel yang juga memungkinkan hadirnya superhero baru yang terbuka akibat jentikan jari infinity stones pada Avengers: Endgame.

 

Urbaners, tentunya fakta ini bikin lo bakal nggak sabar menunggu kehadiran film-film superhero Marvel selanjutnya, kan?

 

 

Source: slashfilm.com, cnnindonesia.com