• Movie
  • Teaser Video Pertama buat Film Ghostbusters Terbaru

Teaser Video Pertama buat Film Ghostbusters Terbaru

Tue, 22 January 2019
Teaser Video Pertama buat Film Ghostbusters Terbaru

Urbaners fans dari geng pemburu hantu Ghostbusters? Ada kabar baik buat lo. Tanggal 15 Januari 2019 kemarin, lewat akun Twitter Entertainment Weekly teaser video buat film terbaru Ghostbusters resmi dirilis. Dalam teaser video, bisa lo lihat kalau film ini bakal rilis musim panas tahun 2020 nanti. Bakal seperti apa?   

 

Belum ada detail lengkap

Belum ada detail lengkapTrailer yang dirilis Entertainment Weekly tanggal 15 Januari lalu emang nggak kasih detail lengkap soal film baru ini. Di video lo cuma bisa lihat Ecto-1, si kendaraan pemburu hantu. Belum ada aktor belum ada plot cerita yang kelihatan. Cuma satu informasi yang bisa didapat: film ini bakal tayang tahun 2020 nanti.

Kabar soal aktor di film aslinya bakal ambil bagian juga belum dikonfirmasi Sony Pictures. Fans jelas punya ekspektasi besar karena di film tahun 2016, banyak aktor dari film asli yang nggak ikut ambil bagian. Lebih-lebih Harold Remis meninggal tahun 2014 sehingga nama-nama macam Dan Aykord dan Ernie Hudson memutuskan buat nggak comeback.  

 

Ini bukan proyek reboot

Ini bukan proyek reboot

Beda sama film Ghostbusters tahun 2016 yang jadi reboot, film baru ini justru bakal melanjutkan film aslinya yang rilis tahun 1980-an. Plot cerita plus universe yang diangkat pun bakalan sama seperti film asli. Fakta ini jelas bikin fans berharap banyak kalau aktor-aktor aslinya juga bakal ambil peran di film yang paling baru ini.

Kira-kira bakal seperti apa? Sutradara Jason Reitman kasih bocoran sedikit kalau film baru ini akan mengambil setting waktu sekarang. Apa yang terjadi di tahun 1980-an mungkin bakal diungkit tapi nggak jadi timeline utama. Besar kemungkinan, karakter baru akan diperkenalkan dalam seri terbaru Ghostbusters ini.

 

Ambisi besar Jason Reitman

Familiar dengan nama Jason Reitman? Selain terkenal sebagai sutradara dari film sukses Juno (2007) dan Thank You for Smoking (2005), Reitman ternyata juga punya hubungan khusus sama serial Ghostbusters. Ia ternyata merupakan anak kandung dari sutradara film Ghostbusters yang rilis tahun 1989, Ivan Reitman.

Jason mengaku kalau tumbuh besar bareng film-film garapan sang ayah, termasuk Ghostbusters yang jadi legenda. Dari situlah, sutradara kelahiran 1977 ini punya ambisi buat bikin film yang paling nggak setara sama film-film komedi berbujet besar besutan ayahnya. Jadi makin penasaran ya sama film baru ini!

 

 

Source: Cinema Blend, Entertainment Weekly

Tambah Wawasan dengan 5 Dokumenter Terbaik di Netflix Ini

Wed, 08 July 2020
Seorang profesor sedang memaparkan Cambridge Analytica dalam dokumenter The Great Hack

Biar tontonan lo nggak itu-itu aja, weekend nanti lo bisa mengisi tontonan dengan beberapa rekomendasi dokumenter Netflix ini. Dokumenter ini terdiri dari berbagai tema, mulai dari kriminal, sejarah, hingga teknologi. #MumpungLagiDirumah juga, kan?

 

Conversations with a Killer: The Ted Bundy Tapes

Potret hitam putih Ted Bundy dan kekasihnya

Dokumenter garapan Joe Berlinger ini menampilkan profil pembunuh berantai yang cukup terkenal, Ted Bundy. Yang menarik, Bundy yang tercatat telah melakukan sekitar 30 pembunuhan wanita ini diakhir masa-masa interograsinya justru mengaku nggak bertanggung jawab atas kejahatan tersebut.

Kasus kejahatan Bundy ini terjadi di awal tahun 1980-an di Amerika Serikat. Di akhir proses kasusnya, penyidik hanya dapat membuktikan Bundy bertanggung jawab untuk dua pembunuhan saja. Bundy lalu dieksekusi di tahun 1989 dengan menggunakan kursi listrik.

 

The Great Hack

Britanny Kaiser dalam salah satu still cut The Great Hack

Facebook pernah dihadapkan pada tuduhan bahwa telah menggunakan data pribadi yang diambil secara illegal dari penggunanya untuk kepentingan bisnis. Dalam dokumenter berjudul “The Great Hack” ini, sutradara Karim Amer dan Jehane Noujaim melakukan wawancara investigatif dengan seorang narasumber dari Cambridge Analytica, Brittany Kaiser.

Film dokumenter ini bakal menyajikan informasi yang akan buat lo paham mengapa data sekarang jadi sumber daya yang sangat berharga. Bagaimana data-data pribadi tersebut digunakan untuk membidik pengguna dengan iklan yang sesuai dengan preferensi mereka, sampai memengaruhi pemilihan umum di Amerika Serikat akan dijelaskan di The Great Hack.

 

Icarus

Salah satu scene Icarus bersetting laboratorium dengan seorang pria memakai masker

Awalnya sutradara Bryan Fogel hanya berencana menggarap dokumenter tentang produksi dan distribusi doping di dunia. Namun setelah Fogel mulai mengontak salah satu narasumber utama dari Rusia, diskusi mereka justru mengantar Fogel ke ide cerita yang lain.

“Icarus” bercerita mulai dari cerita produksi doping, uji coba, distribusi sampai deretan kasus skandal atlet yang menggunakan doping. Experience menonton Icarus akan membawa lo seperti sedang menonton film science fiction. Dalam dokumenter ini, Fogel juga menceritakan dalang dibalik kasus doping Olimpiade Sochi di Rusia tahun 2014 lalu.

 

Five Came Back

Steven Spielberg dalam salah satu interview di dokumenter Five Came Back

Dokumenter garapan Laurent Bouzereau ini diadaptasi dari buku dengan judul yang sama yang ditulis oleh Mark Harris. “Five Came Back” adalah dokumenter yang memotret sudut pandang lima sutradara film dalam melihat Perang Dunia II. Kelima sutradara ini adalah George Stevens, Frank Capra, John Huston, William Wyler, dan John Ford.

Lo bakal mendengarkan suara khas milik Meryl Streep membawakan narasi dalam dokumenter ini. Selain kelima sutradara, interview juga melibatkan sosok penggarap cerita berlatar Perang Dunia II seperti Guillermo del Toro dan Steven Spielberg.

 

The Vietnam War

Tampilan poster The Vietnam War yang menampilkan tentara AS dan petani Vietnam 

Rekomendasi dokumenter terakhir ini masih bertema perang, “The Vietnam War”. Digarap oleh Ken Burns dan Lynn Novick, ini menjadi salah satu dokumenter yang paling penting karena menyingkap banyak momen krusial di perjalanan sejarah Amerika Serikat.

Burns dan Novick mengemas dokumenter ini dengan sederetan wawancara emosional dengan para veteran perang. Para narasumber menampilkan cerita dengan sudut pandang masing-masing, termasuk menyampaikan kesalahan-kesalahan perang yang dilakukan para veteran ini di masa lalu untuk mengingatkan para penonton saat ini untuk nggak mengulangi kesalahan yang sama.

 

 

Sources: Collider, Wired UK, Esquire