Virgo and The Sparklings, Film Selanjutnya Bumilangit Cinematic Universe? - MLDSPOT
  • Movie
  • Virgo and The Sparklings, Film Selanjutnya Bumilangit Cinematic Universe?

Virgo and The Sparklings, Film Selanjutnya Bumilangit Cinematic Universe?

Fri, 13 September 2019
Joko Anwar dan Zara saat mengumumkan film Virgo and The Sparklings.

Belum hilang hype seputar film Gundala, Bumilangit Cinematic Universe (BCU) sudah mengumumkan film baru yang dikabarkan bakal menjadi kelanjutan kisah para patriot BCU, yaitu Patriot Taruna: Virgo and The Sparklings. Kabar ini diumumkan pada 7 September 2019 di FX Sudirman Jakarta oleh Joko Anwar, Creative Producer dari film tersebut. Peran Virgo akan dimainkan oleh Adhisty Zara, yang sebelumnya dikenal sebagai anggota JKT48. 

 

Mengusung Tema yang Lebih Ringan dari Gundala

Virgo and The Sparklings ditujukan untuk penonton lebih remaja.

Agak berbeda dari Gundala yang cenderung bernuansa dark, Virgo and The Sparklings bakal mengusung tema yang lebih ringan. Ini karena film tersebut memang ditujukan untuk pasar penonton yang lebih remaja.

FYI, tokoh Virgo diciptakan oleh Jan Mintaraga dan pertama kali muncul dalam komik yang terbit pada 1973. Virgo jadi populer ketika menjadi karakter di BCU dan muncul dalam komik Patriot: Prahara. Pada 2017, Ellie Goh dan Annisa Nishifhani mengadaptasi Virgo ke versi modern dan kisahnya ditayangkan di Line Webtoon.

 

Target Tayang pada Tahun 2020

Film Virgo and The Sparklings diprediksi bakal tayang tahun 2020.

Walaupun sudah diumumkan, bukan berarti Virgo and The Sparklings juga bakal tayang di layar lebar setelah Gundala. Sampai saat ini runutan waktu penayangan film BCU belum bisa dipastikan. Rencananya, Virgo and The Sparklings bakal tayang pada 2020 dan proses syuting pun segera dilakukan. Namun, masih sangat mungkin kalau ada film BCU lain yang tayang lebih dulu daripada Virgo and The Sparklings.

 

Mengingat film Gundala yang cukup epic, jadi semakin nggak sabar untuk menonton Virgo and The Sparklings dan film-film BCU lainnya. So can’t wait!

 

 

Sources: cnnindonesia.com, idntimes.com, tirto.id

Videografi dan Sinematografi: Ternyata Nggak Sama, Bro!

Thu, 04 March 2021
Videografi

Dalam memproduksi sebuah film emang nggak bisa terhindar dari teknik-teknik yang membuat film itu sendiri hidup. Baik dalam pengambilan gambar, cara menggunakan alatnya, sampai teknik ke dalam bagaimana film itu dikemas.

Dalam sebuah film, nggak cuma ada sinematografi – tapi juga ada videografi. Sinematografi dan videografi emang sering disalah artikan ataupun dianggap sama, tapi yang perlu lo ketahui – kedua hal ini berbeda, bro!

Beberapa minggu lalu MLDSPOT udah sempat ngebahas mengenai sinematografi dan teknik yang perlu diketahui, nah tapi sebenarnya apa sih makna sinematografi dalam film sebenarnya? Dan apakah benar berbeda dengan videografi?

Dari pada bertanya-tanya sendiri dan penasaran, lebih baik langsung aja simak artikel selengkapnya di bawah ini.

Pahami Arti Sinematografi

Videografi

Credit image – Creative Planet Network

Sebelum masuk ke dalam sinematografi itu sendiri, lebih baik luruskan dulu pemahaman lo mengenai film dan video – sinematografi lebih sering digunakan untuk istilah dalam film, sebenarnya video pun bisa, tapi hanya video yang memiliki jalan cerita atau makna yang ingin disampaikan. Jadi, nggak semua video bisa dilihat sinematografinya ya!

Dari segi penilaian, sinematografi emang identik dengan pengambilan kamera. Tapi dalam hal ini bukan cuma bagaimana kamera mengambil sebuah gambar, tapi juga pemaknaan yang diberikan dalam sebuah gambar ketika diambil dan berkaitan dengan scene dari sebuah film atau video.

Nggak cuma kamera aja, efek dari film dan video, lighting, hingga color palette yang digunakan dalam film pun akan menjadi makna berbeda dalam sinematografi. Salah satu hal yang paling terlihat dalam sebuah sinematografi adalah bagaimana para penonton bisa memahami film yang ditontonnya yang dibalut dalam sebuah sinematografi yang baik sebagai penunjangnya.

Lalu, Apa Videografi Sendiri?

Nah kalau selama ini lo merasa sinematografi adalah teknik gimana cara mengambil sebuah gambar yang baik, tanpa shaking, dan lain sebagainya – hal itulah yang disebut dengan videografi.

Videografi hanya sekedar gimana sebuah film dan video diambil, gimana menarik perhatian penonton dari setiap scene-nya dari sebuah gambar. Hal ini nggak kalah penting dari sinematografi – cuma untuk kegunaan, videografi hanya mementingkan estetika aja.

Seorang videografer dalam membuat film atau video dengan videografi yang baik adalah dengan membuat gambar yang diambil menjadi lebih nyata. Pernah nggak sih – lo nonton sebuah film atau video, saking bagusnya lo berasa ada di suasana film itu?

Kalau pernah, itu artinya lo sudah pernah merasakan menonton film atau video yang videografinya bagus.

Jadi, Bedanya Apa?

Videografi

Credit image - FStoppers

Setelah membaca kedua hal yang ternyata berbeda ini, pasti lo sudah memahami kalau sinematografi lebih berfokus pada pengambilan gambar yang juga berpengaruh pada bagaimana sebuah pesan dalam film atau video disampaikan, berbeda dengan videografi yang memfokuskan estetika dalam pengambilan gambar.

Ibaratnya – sinematografi memberikan gambaran bahwa sebuah film dapat terlihat menjadi sebuah cerita, videografi memberikan gambaran bagaimana sebuah film dikemas dan membuat visual semenarik mungkin.

Meskipun kedua hal ini berbeda, tapi yang harus lo ketahui adalah – bahwa kedua hal ini berjalan secara beririsan, alias nggak bisa jalan sendiri-sendiri. Sebuah film atau video nggak akan maksimal hasilnya kalau hanya menerapkan sinematografi aja tanpa ada videografi yang matang, begitu juga sebaliknya.

Jadi, setelah membaca ini – pastikan ketika menonton sebuah film atau video dengan pengemasan visual yang bagus dan jalan cerita yang menarik, itu adalah hasil dari kesinambungan antara sinematografi dan videografi.

 

Feature image – Olerte Maure