• Movie
  • Westworld, Serial Televisi yang Mengundang Penasaran Para Scientist dan Roboticist

Westworld, Serial Televisi yang Mengundang Penasaran Para Scientist dan Roboticist

Fri, 08 June 2018
Westworld, Serial Televisi yang Mengundang Penasaran Para Scientist dan Roboticist

Serial televisi Westworld pertama kali muncul pada bulan Oktober 2016. Setelah itu, semua orang langsung terkesima dengan jalan cerita, teknologi yang digunakan, sampai bagaimana detail science di serial ini. Beberapa media di luar sana beramai-ramai membedah satu per satu episodenya, mereka kemudian membandingkan apakah isu yang ada di Westworld sama seperti yang ada sekarang.

Bagi lo yang penasaran bagaimana sebenarnya proses development dari serial Westworld, berikut ini petikan wawancara dari David Eaglemen, seorang neuroscientist dari Stanford University yang ternyata ikut menjadi penulis dan scientific adviser.

 

8 jam meeting bersama produser dan writer

Jauh sebelum serial Westworld dimulai, ternyata sang produser sangat tertarik dengan masukan dari para neuroscientist. David Eagleman adalah nama pertama yang dijadikan rujukan pembuatan naskah Westworld. Eagleman juga bukan orang baru di dunia robot dan neuroscientist, dirinya pernah mengisi seminar TED Talk dengan topik serupa.

“Saya pernah bertemu dengan penulisnya. Kemudian saya terbang ke Los Angeles untuk meeting dengan produser dan writer. Saya meeting 6 hingga 8 jam tentang bagaimana masa depan robot dan kemungkinan robot memiliki kesadaran,” ujar Eagleman seperti dikutip dari sciencemag.org.

 

Robot hampir sama seperti manusia

David Eagleman mempunyai pandangan yang sangat mengejutkan dari masa depan robot di dunia. Eagleman mengatakan bahwa perkembangan robot ini sejatinya seperti manusia. Dulu manusia nggak bisa makan, dan membuat mereka belajar proses untuk mencari bahan-bahan, memasak, kemudian baru makan. Sama seperti robot, dulu robot mungkin hanya bisa bicara, sekarang robot udah memasuki fase berpikir dan mempertahankan diri.

“Kita dulu ingin terbang seperti burung, dan kita membuat pesawat. Tetapi setelah pesawat jadi, kita malah bisa membuat pesawat yang bisa terbang lebih lama dan lebih cepat dari burung. Sama seperti membuat otak pada robot, pada prosesnya kita akhirnya bisa membuat lebih dari ekspektasi,” ujar Eagleman.

Westworld sudah memasuki Season 2 dan episode terakhir akan tayang 24 Juni 2018 mendatang. Bagi lo yang tertarik, lo masih belum terlalu tertinggal untuk melihat bagaimana robot bisa mulai berpikir dan berempati.

 

Source: sciencemag.org

Tambah Wawasan dengan 5 Dokumenter Terbaik di Netflix Ini

Wed, 08 July 2020
Seorang profesor sedang memaparkan Cambridge Analytica dalam dokumenter The Great Hack

Biar tontonan lo nggak itu-itu aja, weekend nanti lo bisa mengisi tontonan dengan beberapa rekomendasi dokumenter Netflix ini. Dokumenter ini terdiri dari berbagai tema, mulai dari kriminal, sejarah, hingga teknologi. #MumpungLagiDirumah juga, kan?

 

Conversations with a Killer: The Ted Bundy Tapes

Potret hitam putih Ted Bundy dan kekasihnya

Dokumenter garapan Joe Berlinger ini menampilkan profil pembunuh berantai yang cukup terkenal, Ted Bundy. Yang menarik, Bundy yang tercatat telah melakukan sekitar 30 pembunuhan wanita ini diakhir masa-masa interograsinya justru mengaku nggak bertanggung jawab atas kejahatan tersebut.

Kasus kejahatan Bundy ini terjadi di awal tahun 1980-an di Amerika Serikat. Di akhir proses kasusnya, penyidik hanya dapat membuktikan Bundy bertanggung jawab untuk dua pembunuhan saja. Bundy lalu dieksekusi di tahun 1989 dengan menggunakan kursi listrik.

 

The Great Hack

Britanny Kaiser dalam salah satu still cut The Great Hack

Facebook pernah dihadapkan pada tuduhan bahwa telah menggunakan data pribadi yang diambil secara illegal dari penggunanya untuk kepentingan bisnis. Dalam dokumenter berjudul “The Great Hack” ini, sutradara Karim Amer dan Jehane Noujaim melakukan wawancara investigatif dengan seorang narasumber dari Cambridge Analytica, Brittany Kaiser.

Film dokumenter ini bakal menyajikan informasi yang akan buat lo paham mengapa data sekarang jadi sumber daya yang sangat berharga. Bagaimana data-data pribadi tersebut digunakan untuk membidik pengguna dengan iklan yang sesuai dengan preferensi mereka, sampai memengaruhi pemilihan umum di Amerika Serikat akan dijelaskan di The Great Hack.

 

Icarus

Salah satu scene Icarus bersetting laboratorium dengan seorang pria memakai masker

Awalnya sutradara Bryan Fogel hanya berencana menggarap dokumenter tentang produksi dan distribusi doping di dunia. Namun setelah Fogel mulai mengontak salah satu narasumber utama dari Rusia, diskusi mereka justru mengantar Fogel ke ide cerita yang lain.

“Icarus” bercerita mulai dari cerita produksi doping, uji coba, distribusi sampai deretan kasus skandal atlet yang menggunakan doping. Experience menonton Icarus akan membawa lo seperti sedang menonton film science fiction. Dalam dokumenter ini, Fogel juga menceritakan dalang dibalik kasus doping Olimpiade Sochi di Rusia tahun 2014 lalu.

 

Five Came Back

Steven Spielberg dalam salah satu interview di dokumenter Five Came Back

Dokumenter garapan Laurent Bouzereau ini diadaptasi dari buku dengan judul yang sama yang ditulis oleh Mark Harris. “Five Came Back” adalah dokumenter yang memotret sudut pandang lima sutradara film dalam melihat Perang Dunia II. Kelima sutradara ini adalah George Stevens, Frank Capra, John Huston, William Wyler, dan John Ford.

Lo bakal mendengarkan suara khas milik Meryl Streep membawakan narasi dalam dokumenter ini. Selain kelima sutradara, interview juga melibatkan sosok penggarap cerita berlatar Perang Dunia II seperti Guillermo del Toro dan Steven Spielberg.

 

The Vietnam War

Tampilan poster The Vietnam War yang menampilkan tentara AS dan petani Vietnam 

Rekomendasi dokumenter terakhir ini masih bertema perang, “The Vietnam War”. Digarap oleh Ken Burns dan Lynn Novick, ini menjadi salah satu dokumenter yang paling penting karena menyingkap banyak momen krusial di perjalanan sejarah Amerika Serikat.

Burns dan Novick mengemas dokumenter ini dengan sederetan wawancara emosional dengan para veteran perang. Para narasumber menampilkan cerita dengan sudut pandang masing-masing, termasuk menyampaikan kesalahan-kesalahan perang yang dilakukan para veteran ini di masa lalu untuk mengingatkan para penonton saat ini untuk nggak mengulangi kesalahan yang sama.

 

 

Sources: Collider, Wired UK, Esquire