• Music News
  • Belajar Serba-Serbi Musik dan Saxophone dengan Erick Giri #MumpungLagiDiRumah

Belajar Serba-Serbi Musik dan Saxophone dengan Erick Giri #MumpungLagiDiRumah

Wed, 08 July 2020
Belajar Serba-Serbi Musik dan Saxophone dengan Erick Giri #MumpungLagiDiRumah

Walaupun pandemi Covid-19 masih berlangsung hingga hari ini, tapi ada banyak hal yang bisa bikin lo beraktivitas dengan produktif #MumpungLagiDiRumah. Misalnya lo bisa ikutan workshop InstaClass dari @MLDSPOT yang mengundang bintang tamu keren dari berbagai bidang. Lo bisa belajar sketching dengan Muklay, main piano bareng Adra Karim, dan yang paling baru, mendalami teknik bermain saxophone bareng Erick Giri

Erick Giri adalah nama yang lagi naik daun banget di dunia jazz Tanah Air. Cowok yang lahir pada 3 Maret 1990 ini terkenal sebagai saxophonist yang udah manggung bareng musisi-musisi ternama, seperti Vidi Aldiano, Hedi Yunus, dan Vina Panduwinata. Ia juga memenangkan MLDare2PERFORM Season 3 di tahun 2018, dan kini aktif berkarya di MLDJAZZPROJECT Season 3 bersama rekan setimnya, yakni Windy Hariyadi, Hansen Arief, Hezky Joe, M. Rizky, dan Yosua.

Nah, langsung aja yuk, intip di sini keseruan sesi workshop InstaClass MLDSPOT with Erick Giri: Saxx and Sound!

 

Punya Tips Unik untuk Merawat Saxophone

Setelah memainkan saxophone bertahun-tahun, Erick Giri bisa dibilang udah khatam tentang seluk beluk alat tiup yang satu ini. Ia mengaku, saxophone termasuk instrumen musik yang membutuhkan perawatan ekstra karena elemen-elemennya sangat sensitif. Dalam sesi InstaClass MLDSPOT #MumpungLagiDiRumah, ia pun membagikan beberapa tips unik perawatan saxophone yang bisa dilakukan sendiri.

“Gue pernah waktu itu bawa saxophone dan main di pulau. Tapi pas balik ke rumah, ternyata pad saxophone banyak kena pasir. Kalau nggak dibersihin, ini bisa bikin saxophone nggak bisa ditiup. Makanya, saran gue, setiap lo membawa saxophone ke luar ruangan, setelah pulang lo harus cek lagi, apakah ada kotoran, debu, atau rambut yang menempel. Lalu segera lo bersihkan, jangan dipakai untuk main dulu,” katanya.

Untuk membersihkan kotoran yang menempel di bodi saxophone, lo bisa menggunakan kain atau tisu basah, setelah itu dilap kering. Tapi, kalau untuk bagian pad yang lebih sensitif, sebaiknya lo pakai cotton bud. Nggak hanya ketika kotor, kalau saxophone terkena hujan atau berada di lingkungan lembap, jangan lupa untuk mengelap kering saxophone, untuk mencegah agar elemen-elemennya tidak rusak.

Yang unik, Erick punya cara khusus untuk membersihkan karat atau erosi membandel di bodi saxophone yang terbuat dari kuningan. “Gue biasanya pakai nail buffer yang biasa buat meni-pedi kuku cantik. Ini ampuh banget untuk bikin bodi mengkilap lagi. Lalu, kalau ada karat, lo juga bisa oleskan sedikit saus tomat, gosok-gosok dikit, dan dilap kering. Cara ini cocok buat lo yang punya tipe saxophone Gold Plated,” ungkapnya.

Belajar Serba-Serbi Musik dan Saxophone dengan Erick Giri #MumpungLagiDiRumah

 

Tips Latihan Saxophone #MumpungLagiDiRumah

Selama pandemi Covid-19 berlangsung, Erick mengaku memiliki lebih banyak waktu untuk kembali berlatih dan berkreasi dengan saxophone-nya. “Mumpung lagi di rumah, daripada gue nggak produktif, mending gue gunakan waktu luang ini buat ngembangin diri,” ucapnya.

Menurut Erick, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan kalau lo ingin berlatih saxophone di rumah:

Pertama, struktur dan letak mulut sangat berpengaruh terhadap bunyi yang dihasilkan saxophone. Karena itu, perhatikan kalau posisi bibir atas dan gigi harus pas di atas mouthpiece, sementara bibir bawah berada di reed. “Posisikan bibir kayak lagi mengucapkan huruf M, dan kondisi bibir harus lembab dan nggak kaku,” kata Erick.

Kedua, posisi neck saxo juga berpengaruh banget sama bunyi yang dikeluarkan. Karena itu, buat pemula, ada baiknya lo latihan dulu hanya dengan mouthpiece dan neck (tidak pakai bodi). Dengan begitu, lo bisa mengira-ngira fluktuasi suara yang dihasilkan.

Ketiga, Erick menyarankan untuk sering-sering mendengarkan pemain saxo yang lain dan berlatih untuk menirukan suara tersebut. “Kalau misalnya kita nggak punya standar atau benchmark tentang bunyi yang kita suka, jadinya lebih susah untuk latihan karena nggak ada contoh,” ungkap cowok kelahiran Bukittinggi ini.

Keempat, penting banget buat lo untuk memilih jenis mouthpiece yang tepat. Karena saxophone adalah alat musik tiup, maka bunyinya pun sangat tergantung pada masing-masing orang, seperti daya tiupnya, pola napas, tinggi badan, dan bahkan cara memegang saxo. “Hanya karena musisi idola lo menggunakan 1 jenis mouthpiece, jangan langsung terburu-buru beli mouthpiece itu. Kita harus mengenali karakter tiup kita masing-masing, baru membeli mouthpiece yang cocok,” pesannya.

 

Ingin Serius Hidup dari Musik

Setelah berbagi tips-tips tentang merawat dan memainkan saxophone, sesi selanjutnya dari InstaClass MLDSPOT adalah tanya-jawab. Salah seorang penonton Instagram Live bertanya pada Erick tentang motivasinya terjun ke dunia musik.

“Jujur, gue masuk ke dunia musik karena gue ingin berkarya dan menghidupi keluarga dari hasil bermusik. Buat gue, musik bukan hanya untuk main-main. Gue melihat banyak kok musisi di Indonesia yang bisa konsisten hidup dari dunia ini, apalagi karena gue juga merasa ini kayak panggilan jiwa. Dari 10 tahun gue bermusik, gue baru mengambil break atau liburan sekali,” cerita Erick.

Diskusi seru pun berlanjut ketika penonton lain menanyakan tips untuk bisa berkarir di dunia musik. Erick bersama host MLDSPOT Nesia Ardi yang juga seorang musisi pun membagikan beberapa tips agar reputasi musik bisa bertahan lama.

Pertama, seorang musisi harus terus menjaga kualitas. Mereka harus konsisten untuk terus berlatih dan belajar, sehingga kualitasnya bisa terjaga, dan bahkan menjadi lebih baik. Selain itu, musisi juga harus bisa menjaga profesionalisme seperti layaknya profesi lain. Misalnya saja, dengan datang tepat waktu saat manggung atau sopan menghadapi fans.

“Yang ketiga, menurut gue lo harus pintar menjaga jaringan dan koneksi pertemanan. Intinya, jangan buat ulah. Soalnya, kalau nama di lingkungan musik udah jelek, maka reputasi juga rusak dan bisa-bisa lo di-blacklist,” ungkap Erick.

 

Umumkan Pemenang Kompetisi Instagram

Sebelum sesi InstaClass MLDSPOT dimulai, Erick Giri terlebih dahulu mengumumkan kuis Instagram, di mana penonton diajak untuk mengunggah video mereka ketika meng-cover lagu Erick yang berjudul “Morning Coffee” di Instagram. Di akhir sesi workshop, Erick pun membagikan hadiah bagi dua orang pemenang.

Yang pertama, ada Galih Maulana yang beruntung membawa pulang Bersha Mouthpiece Signature hasil kolaborasi dengan Erick Giri. Kemudian, penonton dengan username @RezzaSaxophone pun keluar sebagai pemenang dari challenge cover lagu Morning Coffee di Instagram. Reza pun mendapatkan voucher belanja dari Blibli.com senilai Rp2 juta!

Nah Bro, seru banget kan InstaClass MLDSPOT with Erick Giri yang membahas tentang Saxx and Sound? Selain dapet banyak ilmu, lo juga berkesempatan untuk mendapatkan hadiah hingga jutaan rupiah, lho. Makanya, pantengin terus Instagram @MLDSPOT biar nggak ketinggalan acara-acara seru lainnya #MumpungLagiDiRumah!

The Chainsmokers Tuai Kontroversi Usai Gelar Konser Drive-In

Fri, 07 August 2020
Duo DJ The Chainsmokers mengenakan kemeja hitam dan putih di atas panggung sambil memegang piala

Pandemi COVID-19 yang masih belum berujung ini tampaknya mulai membuat banyak orang merasa bosan. Wajar saja, berbagai industri hiburan dunia mengalami hiatus sementara, mulai dari perfilman hingga musik. Itu sebabnya tercipta ide untuk menggelar konser drive-in yang menjanjikan pengalaman konser yang nggak kalah seru.

Walaupun sudah ada di era new normal, namun lo tetap saja harus mematuhi aturan social distancing #MauLagiDimanapun. Itu sebabnya konser drive-in cocok karena para peserta konser bisa duduk nyaman dan jauh dari peserta konser lainnya. Konsep drive-in ini juga dianut dalam konser The Chainsmoker. Namun sayangnya, konser ini malah menuai kontroversi.

 

Sebuah Konser Amal di Hamptons

The Chainsmokers di atas panggung sambil memegang mikrofon

Konser yang digelar oleh sebuah agensi travel dan lifestyleIn The Know Experiences” mengundang duo DJ ternama, yaitu The Chainsmokers dan DJ D-Sol. Sebanyak 2.000 orang memadati sebuah lapangan di kawasan elit Hamptons, beberapa di antaranya ada Cuba Gooding Jr., Connor Kennedy, Tyler dan Cameron Winklevoss.

Satu tiket masuk dibanderol dengan harga yang fantastis, berkisar mulai dari USD1,250 sampai USD25,000. Seluruh profit dari konser ini diamalkan ke badan No Kid Hungry, Southampton Fresh Air Home, dan Children’s Medical Fund New York. Kabarnya, The Chainsmokers juga akan menggelar konser dengan konsep drive-in di Miami, Los Angeles, Nashville, Chicago, dan Atlanta.

 

Sudah Menjalankan Prosedur Kesehatan

Penampilan drive-in concert dengan panggung megah dan rentetan mobil yang terparkir rapi

Potongan video para penonton konser ini mulai viral di Twitter dan akhirnya malah menimbulkan kontroversi. Menanggapi kritikan pedas netizen, penyelenggara konser akhirnya mengeluarkan pernyataan yang menyebutkan protokol kesehatan apa saja yang dilakukan untuk menjamin konser drive-in ini aman bagi masyarakat.

Pernyataan tersebut menjelaskan bahwa suhu setiap peserta dicek sebelum memasuki konser, kemudian masing-masing diberikan masker sebelum diperbolehkan untuk memarkir mobil di depan panggung konser. Para peserta juga nggak diperbolehkan untuk meninggalkan spot berukuran 20 x 20 inci tersebut.

Berdasarkan video yang beredar, sayangnya ada beberapa kontradiksi dari pernyataan tersebut. Sebagian besar peserta terlihat seru menari tanpa mematuhi physical distancing, beberapa bahkan nggak memakai masker. Konser drive-in yang seharusnya dinikmati dari dalam mobil malah justru menyerupai konser pada umumnya sebelum pandemi.

 

Dikecam Publik dan Pemerintah

Andrew Cuomo Gubernur New York mengenakan jas hitam, tampak bendera Amerika Serikat

Walaupun digadang sebagai konser amal, konser drive-in yang dibintangi The Chainsmokers ini dikecam publik, khususnya para pengguna Twitter. Nggak sedikit dari mereka yang mengkritik sikap acuh tak acuh dari para peserta konser yang pastinya berasal dari kalangan menengah ke atas. Netizen juga menyayangkan keputusan peserta konser untuk mengabaikan kesehatan hanya demi menonton The Chainsmokers.

Nggak hanya mengambil perhatian publik, berita ini juga sampai ke kuping Gubernur New York, Andrew Cuomo. Saat ini, konser drive-in tersebut sedang dalam tahap penyelidikan karena Cuomo bersikeras bahwa konser tersebut ilegal dan tidak mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah.

 

 

 

Sources: GQ, Vulture, Variety.