• Music News
  • Jenis Gitar yang Sering Digunakan Pemain Gitar Akustik Ternama

Jenis Gitar yang Sering Digunakan Pemain Gitar Akustik Ternama

Tue, 10 July 2018
Jenis Gitar yang Sering Digunakan Pemain Gitar Akustik Ternama

Jika berbicara berbagai jenis gitar, jelas nggak ada habisnya, Urbaners. Diambil dari citar sekitar tahun 1500 SM, alat musik klasik dari Persia ini memiliki tingkat keunikan yang sangat tinggi jika dibandingkan alat musik lain.

Coba lo bandingin dengan piano, memang untuk masalah wide range, gitar dengan piano sekilas terkesan mirip, tetapi ada yang membuat alat musik jenis gitar sedikit lebih unggul. Gitar lebih fleksibel dibawa kemana-mana jika dibandingkan dengan piano.

Tenang, dalam artikel kali ini fokusnya adalah bukan membandingkan siapa yang lebih hebat antara piano dan gitar, tetapi di sini akan lebih banyak membahas apa sih gitar yang sering digunakan oleh pemain gitar akustik biasanya. Seperti yang diketahui, ada banyak sekali jenis gitar akustik yang ada di pasaran. Belum lagi dengan banyaknya merek gitar, lo pasti bingung manakah yang bagus dan cocok untuk pemula atau profesional.

 

Jenis Gitar Akustik yang Sering Digunakan Gitaris Profesional

Jika lo tanya gitaris, memilih gitar ini ibarat memilih jodoh. Banyak sekali gitaris profesional yang menggunakan 1 gitar aja selama bertahun-tahun. Padahal mereka tentu dengan mudah membeli gitar baru setiap kali manggung. Untuk membantu lo memilih gitar akustik, sekarang akan dibahas gitar akustik apa sih yang sering digunakan pemain gitar akustik? Simak di sini, ya!

 

Gibson Acoustic Steel String Guitar YH-36C

Gibson Acoustic Steel String Guitar YH-36C

Gitar pertama yang akan dibahas adalah Gibson Acoustic Steel String Guitar YH-36C. Gitar akustik keluaran Gibson ini berharga cukup murah dan cocok untuk pemula, yaitu berada di kisaran harga 600 ribu sampai 700 ribu rupiah di pasaran. Dari segi bentuk, gitar akustik ini mempunyai bentuk standar gitar akustik, cukup besar dan cocok di pelukan.

Kelebihan dari Gibson YH-36C ini adalah mempunyai strap di bagian gitarnya, jadi lo nggak susah-susah lagi memainkan gitar akustik sambil berdiri. Walaupun strap ini bisa dipasang di setiap gitar akustik, tetapi jika lo salah memasang strap maka bisa mengubah suara dari gitar akustik tersebut. Strap di Gibson YH-36C ini berada di setiap ujung gitar.

 

Epiphone Hummingbird

Nama merek Epiphone memang sangat nggak familiar, apalagi jika lo bukan penggemar gitar sebelumnya. Epiphone ini adalah merek legenda gitar dunia, Keith Richards, yang juga gitaris dari the Rolling Stones. Epiphone edisi Hummingbird ini terbuat dari kayu mahoni di bagian body-nya dan untuk fingerboard diambil dari kayu rosewood.

Dikarenakan Keith Richards ini sangat blues banget, jadi setiap gitarnya ini seakan diciptakan untuk permainan genre blues dan sedikit rock. Jadi untuk lo yang menginginkan gitar akustik dengan nada klasik, ini adalah gitar yang sempurna buat lo. Tetapi jika lo sering membawakan lagu berirama cepat dan agak keras, gitar ini kurang cocok untuk lo.

 

Cort Acoustic Electric Guitar SFX-ME-OP

Cort Acoustic Electric Guitar SFX-ME-OP

Ada dua jenis gitar akustik yang ada di pasaran, pertama gitar akustik klasik dan kedua gitar akustik elektrik. Untuk akustik klasik biasanya nggak mempunyai colokan ke speaker, sedangkan untuk gitar akustik elektrik bisa disambungkan ke speaker, cocok untuk lo yang ingin tampil live. Nah, Cort Acoustic Electric Guitar ini bisa jadi alternatif lain karena memiliki kualitas yang terbaik.

Pertama di bagian body-nya, gitar ini menggunakan kayu spruce dan di bagian belakang dan fingerboard menggunakan kayu mahoni. Nggak hanya itu, Urbaners, kayu spruce ini juga bisa menekan gangguan suara yang dikeluarkan oleh senar. Bahkan kayu spruce ini disebut lebih bagus daripada kayu basswood. Harga dari Cort Acoustic Electric Guitar SFX-ME-OP ini cukup mahal, Urbaners, sekitar 2,7 juta rupiah sampai 3 juta rupiah.

 

Fender Sonora SCE

Jenis Gitar Akustik Fender Sonora SCE

Fender Sonora SCE ini di bagian body-nya terbuat dari kayu pohon cemara yang padat. Lalu di bagian sisi-sisinya dilaminasi oleh kayu mahoni, sangat kuat dan berkualitas untuk ukuran kayu akustik. Sedangkan untuk fingerboard-nya juga nggak main-main, Urbaners, terbuat dari kayu rosewood yang terdiri 20 fret dengan gigi X bracing. Dengan begitu, suara yang dihasilkan juga sangat keren dan sangat cocok untuk musik fusion seperti blues, country, jazz, dan juga pop.

Selain itu, SCE Sonora ini memiliki Headstock Fender Stratocaster keluaran Fender yang dikenal sangat perfeksionis dalam membuat sebuah produk. Bahkan ada yang menyebut gitar akustik ini bisa menyesuaikan nada setiap kali lo berbeda dalam memilih genre. Harga untuk Fender Sonora SCE ini sekitar 5 jutaan rupiah, Urbaners. Jadi untuk lo yang ingin serius atau profesional dalam membeli sebuah gitar akustik listrik, Fender Sonora SCE bisa jadi solusi yang pas.

 

Yamaha Acoustic Electric Mini APXT2

Yamaha Acoustic Electric Mini APXT2

Sesuai namanya, Yamaha Acoustic Electric Mini APXT2 ini mempunyai bentuk yang berbeda dari gitar standar lainnya, yaitu agak kecil. Secara penggunaan sebenarnya gitar akustik Yamaha Mini APXT2 mirip dengan gitar akustik Yamaha yang lain, tetapi kelebihannya adalah mudah dibawa ke mana aja dan sangat cocok untuk menemani traveling.

Dari segi detail, Yamaha Mini APXT2 sudah dilengkapi dengan sistem pickup ART dan active preamp yang bisa mengubah suara gitar menjadi lebih natural atau alami ketika menancap di amplifier. Jadi untuk lo yang nggak ingin ketinggalan keceriaan liburan atau traveling membawa gitar, Yamaha Mini APXT2 ini jadi solusi yang bagus.

 

Yamaha F-310

Jika sebelumnya udah membahas gitar akustik mini, sekarang saatnya membahas sang aktor. Yamaha F-310 merupakan jenis gitar akustik klasik yang sering digunakan oleh para musisi, khususnya bagi para penggemar gitar akustik. Dengan desain dan warna yang sangat klasik, Yamaha F-310 sering dijadikan pilihan untuk dimainkan atau sekadar koleksi.

Bagian body dan fingerboard gitar ini menggunakan kayu mahoni. Kemudian untuk perangkat kerasnya, Yamaha F-310 menggunakan chrome dengan 20 fret. Jika lo perhatikan sekali lagi, Yamaha F-310 ini mempunyai fingerboard agak kecil, sangat cocok untuk ukuran tangan orang Indonesia. Itulah mengapa banyak sekali orang yang memilih menggunakan gitar akustik ini. Dan ini adalah hal yang paling terpenting, Urbaners, harga yang ditawarkan oleh Yamaha F-310 ini cukup murah, yaitu 1 jutaan rupiah. Bagaiman? Cukup murah kan untuk ukuran gitar Yamaha?

Ketika membeli gitar akustik, lo nggak perlu terburu-buru ya, Urbaners. Pertama, lo harus memperhatikan budget yang lo punyai, jenis gitar listrik, kemudian jenis body, kemampuan suara, sampai kegunaan gitar akustik ini nantinya. Dengan begitu, lo bisa menimbang-nimbang model gitar listrik mana yang paling cocok untuk lo.

Itulah keenam gitar listrik yang paling sering digunakan oleh pemain gitar akustik. Semoga di antara keenam gitar tersebut terdapat 1 gitar yang akhirnya berjodoh dengan lo. Selamat memilih!

 

Source: gpanky.xyz

 

The Chainsmokers akan Jadi Host untuk Festival EDM Virtual Pertama

Fri, 29 May 2020
Salah satu penampilan panggung The Chainsmokers

Di tengah pandemi, banyak banget festival musik yang dibatalkan dan para musisi dengan kreatifnya menghadirkan konser virtual yang bisa lo nikmati #MumpungLagiDirumah saja. Konser virtual EDM yang diselenggarakan oleh Sirius XM ini diberi judul DisDance. Sekilas terdengar seperti “distance,” sesuai dengan kondisi terkini kita semua. Festival EDM virtual pertama ini dibawakan langsung oleh The Chainsmokers.

 

Akan Berlangsung Selama Tiga Hari

Andrew Taggart dan Alex Pall tersenyum ke kamera dalam salah satu panggung mereka

Keseruan dari festival virtual DisDance ini berlangsung selama tiga hari. SiriusXM secara eksklusif menunjuk Andrew Taggart dan Alex Pall dari The Chainsmokers untuk meramaikan festival EDM ini dari rumah mereka. Festival EDM ini berlangsung pada 22 hingga 24 Mei 2020 lalu. Disiarkan secara langsung dari saluran BPM milik SiriusXM.

Festival virtual ini sukses jadi obat rindu para pecinta musik EDM dan yang nggak bisa kemana-mana, apalagi seru-seruan di festival dalam waktu dekat. Apalagi set musik EDM dimainkan dalam waktu yang cukup panjang, yakni tiga hari di akhir pekan. Waktu yang tepat Bro buat bersenang-senang dan melepas penat sejenak.

 

Jadi Bentuk Support untuk Industri Musik

Penampilan spektakular The Chainsmokers dengan tembakan kembang api dari sisi panggung

Festival virtual ini juga dilengkapi dengan set eksklusif milik Avicii di tahun 2011. Sedikit banyak dapat mengobati para penggemar musisi dengan nama asli Tim Bergling yang meninggal di tahun 2018 lalu. Set yang dijadikan penghormatan pada musisi EDM yang satu ini disambut positif para penggemar musik EDM.

Nggak hanya itu, panggung EDM virtual ini juga akan menyumbangkan keuntungan serta sejumlah donasi bagi MusicCares. Tujuannya untuk dapat mendukung para pekerja di industri musik yang membutuhkan dan terdampak dari adanya pandemi ini. Apalagi mengingat nggak ada lagi konser dan festival yang diadakan, beberapa pekerja di industri musik juga ikut merugi tanpa ada pekerjaan selama pandemi.

 

Line Up Musisi EDM Terbaik

Alex Pall dan Andrew Taggart berpose dengan apparel serba hitam

Nggak hanya dibawakan oleh musisi EDM terbaik seperti The Chainsmokers saja, Bro. Festival EDM virtual yang sudah berlangsung ini diramaikan jejeran musisi EDM yang nggak kalah keren dan eksklusif pula. Termasuk juga musisi-musisi EDM dengan nama besar seperti Afrojack, Alesso, Armin van Buuren, Gryffin, Kaskade, Krewella, Kygo, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Nggak lupa juga musisi EDM yang populer dan lagu-lagunya banyak jadi hits, seperti Major Lazer, Marshmello, Martin Garrix, Steve Aoki, juga Tiësto. Ada juga set ekslusif milik Avicii yang tadi sempat disebutkan di atas. Ini adalah penampilan Avicii dalam acara eksklusif milik SiriusXM di tahun 2011.

Kebayang ya betapa serunya festival EDM yang disiarkan dari set masing-masing line up musisi EDM ini. Tujuannya pun nggak semata-mata untuk menghibur lo yang ada di rumah atau mengobati kerinduan lo akan ramainya suasana festival EDM. Tetapi sekaligus juga membantu dan memberi kontribusi berarti di tengah pandemi yang sedang berlangsung ini.

 

 

 

Sources: The Billboard, TicketNews, SiriusXm