• Music News
  • Bangkutaman & Harlan Boer, Bangkitkan Rasa Cinta Pada Cassette Lewat Album Baru

Bangkutaman & Harlan Boer, Bangkitkan Rasa Cinta Pada Cassette Lewat Album Baru

Wed, 29 January 2020
Penampilan kolaborasi Bangkutaman dan Harlan Boer di Jakarta

Medium kaset memang sudah jarang sekali ditemukan. Namun, industri musik dan para musisi masih memberikan berbagai apresiasi untuk memperingati Hari Kaset Sedunia yang jatuh pada tanggal 12 Oktober lalu. Salah satunya adalah yang dilakukan penulis lagu Harlan Boer dan grup band Bangkutaman. Mereka berkolaborasi dan merilis album mini dalam bentuk kaset.

Seperti apa proses mereka mengeluarkan album terbaru ini? Kenapa memilih medium kaset di jaman serba modern? Yuk, ngobrol langsung sama mereka, Urbaners!

 

Ingin Nostalgia dengan Kaset

Kaset udah jadi bagian yang nggak terpisahkan dari sejarah permusikan di Indonesia. Pada masa kejayaannya, kaset merupakan barang wajib punya buat setiap orang yang ingin mendengarkan alunan lagu dengan walkman.

Pembuatan album kaset bermula ketika Harlan Boer tiba-tiba teringat tentang perayaan Cassette Store Day atau Hari Kaset Sedunia yang jatuh pada tanggal 12 Oktober. Nggak mau melewatkan momentum ini begitu saja, Harlan lantas terpikir untuk membuat rilisan album dengan medium kaset. Karena ia tertarik membuat album kolaborasi, tercetuslah ide untuk bekerja sama dengan band Bangkutaman. Band indie asal Jogja ini beranggotakan Acum (vokal/gitar), Mada (Bass), dan Uta (Drum), serta sudah eksis sejak tahun 1999.

"Waktu itu saya berdiskusi dengan salah seorang teman untuk memilih kira-kira siapa yang pas untuk diajak dalam proyek kolaborasi ini. Teman saya mengusulkan Bangkutaman. Saya langsung setuju karena mereka adalah teman lama yang punya irisan selera musik sama dengan saya. Terbayang dong pasti menyenangkan dan cepat bila bekerja sama dengan Bangkutaman! Singkat cerita, gayung bersambut, Bangkutaman pun mengiyakan ajakan kolaborasi dengan saya," ungkap Harlan.

Acum sendiri sebagai vokalis Bangkutaman awalnya mengaku kaget dengan proyek kolaborasi dadakan ini. "Awalnya sih, jelas kita kaget. Tapi, karena ide ini datang dari Harlan, ya kita langsung oke aja apa pun itu," tutur Acum.

 

Proyek Rekaman Dam Dam Pop

Tampilan kaset berisikan album Harlan Boer X Bangkutaman

Proyek kolaborasi antara Harlan dan Bangkutaman berjalan sangat cepat dan spontan. Kalau biasanya pembuatan album bisa memakan waktu berbulan-bulan, mereka justru menuntaskan proses rekaman pada tanggal 9-10 Oktober. Hanya tiga hari sebelum Hari Kaset Sedunia lho, Urbaners!

Harlan menuturkan, awalnya, proyek rekaman ini adalah sebuah proyek nostalgia untuk merekam ulang lagu-lagu indie pop favorit Harlan. Tapi, pada sesi jamming di studio, banyak terlahir lagu-lagu hasil kolaborasi yang nggak terduga. Mungkin karena chemistry mereka udah dapet, jadi ide-ide musik kreatif pun bisa diolah dengan cepat.

“Selama proses penggarapan album Dam Dam Pop, dari penulisan lirik dan melodi, semuanya terjadi sangat spontan dan mengalir begitu saja. Inilah yang kemudian menjadikan hasilnya sangat spesial,” ungkap pria berkacamata ini.

Ada berbagai kisah yang tertuang dalam album mini Dam Dam Pop. Feature song Dam Dam Pop bercerita tentang melepaskan kegelisahan dengan musik. Lagu ini berpesan bahwa musik adalah sarana pembebasan dari semua perasaan kalut dan cemas. Sementara itu, lagu “Sudah Biasa” bercerita tentang hidup yang harmonis.

“Permen Kapas” menggambarkan lagu cinta dan segala problematikanya. Sementara lagu bertajuk “Rindu” dan “She'll Never Come Home” adalah cover version Planet Bumi dan Blossom Diary sebagai perwakilan tribut pada lagu-lagu indie pop Indonesia yang dekat dengan keseharian Bangkutaman dan Harlan Boer sejak era 1990-an.

“Secara keseluruhan, kami memang nggak menciptakan benang merah di album mini ini. Semuanya mengalir sesuai dengan feeling ketika lagu itu dibuat. Musik yang dihasilkan terkesan melebur banget, mulai dari distorsi yang berlebih atau dari gonjrang-gonjreng manis dan petikan petikan manja,” tambah Harlan.

Baik Harlan maupun Bangkutaman mengakui nggak ada kesulitan berarti ketika mereka merampungkan proyek kolaborasi ini. Mereka sudah saling mengerti satu sama lain dan paham dengan cara kerja masing-masing. Karena itulah, hanya dengan dua kali latihan, mereka udah yakin untuk langsung masuk dapur rekaman.

 

Tidak Ingin Kaset Punah

Harlan Boer dan Bangkutaman ketika Mengisi Acara Cassette Store Day

Di antara sekian banyak medium musik di jaman modern, pemilihan kaset tentu menimbulkan banyak tanda tanya. Bagi Harlan, ia nggak ingin ketinggalan merayakan momen Hari Kaset Sedunia. Kalau buat Acum, ia merasa media kaset adalah pilihan yang tepat karena cocok dan relevan dengan proyek musik Dam Dam Pop. Hal senada diutarakan Mada, basist Bangkutaman. Menurutnya, rilisan dalam bentuk kaset sangat penting agar kaset nggak punah di tengah gempuran era digital yang masif.

"Menurut saya, kaset harus tetap ada agar generasi muda saat ini juga menyukai dan menikmati rilisan lagu-lagu dalam bentuk kaset. Rilisan dalam bentuk kaset sekaligus mengingatkan kita pada jaman sekolah dulu, dimana kaset masih sangat berjaya kala itu," ujar Mada.

Ke depannya, baik Harlan maupun Bangkutaman belum tahu nih, apakah kira-kira Dam Dam Pop akan tayang dalam bentuk digital. Untuk itu, kalau lo penasaran sama lagu-lagunya, langsung aja dapetin versi kaset Dam Dam Pop ya, Urbaners!

 

 

 

 

The Strokes Rilis Album Baru Setelah 7 Tahun

Thursday, February 20, 2020 - 14:47

Jika lo pencinta musik rock, terutama lagu-lagu dari The Strokes, nggak lama lagi lo akan bisa mendengarkan karya-karya baru mereka dalam album teranyar The New Abnormal. Band yang dibentuk sejak 1998 itu segera mengeluarkan album terbaru, dengan formasi lengkap Albert Hammond Jr, Fabrizo Moretti, Julian Casablancas, Nikolai Fraiture, dan Nick Valensi.

Album The New Abnormal

The Strokes mengumumkan tanggal rilis album pada acara kampanye Bernie Sanders di New Hampshire

Setelah tujuh tahun vakum, akhirnya album baru dari The Strokess dirilis dengan judul The New Abnormal. Frasa The New sendiri mengacu pada sesuatu yang baru, setelah sekian lama nggak ada album yang dikeluarkan. The New Abnormal merupakan album ke-6 milik band rock asal New York Amerika Serikat itu. Dalam momentum ini, The Strokes menyanyikan dua lagu yang ada pada album barunya.

Album The New Abnormal akan dirilis pada April mendatang. Pengumuman ini disampaikan Selasa 11 Februari lalu, tepatnya beberapa jam setelah menghadiri kampanye calon presiden Bernie Sanders di New Hampshire. Album The New Abnormal berisi sembilan lagu, diantaranya The Adults are Talking, Bad Decisions, At the Door, dan Why Are Sundays So Depressing.

Rilis Video Klip

Beberapa video klip dari lagu yang ada pada album The New Abnormal sudah bisa ditonton di kanal YouTube. Satu diantaranya adalah At the Door. Lagu ini menjadi satu diantara sekian lagu di dalam album yang dikerjakan di Shangri-La Studios, California. Lagu At the Door sendiri dirilis pada 14 Februari lalu, bertepatan dengan Hari Valentine. Lo akan merasakan tabuhan drum Fab Moretti yang benar-benar menghentak. Ini akan mengobati rasa kangen akan musik pop rock dengan suara drum yang menderu.

 

Kepastian Rilis Album

Kerinduan pada genre musik rock membuat The Strokes sudah berencana sejak tahun lalu untuk menelurkan album barunya. Tahun lalu, band yang digawangi Albert Hammond Jr, Fabrizo Moretti, Julian Casablancas, Nick Valensi, dan Nikolai Fraiture ini sudah memberikan pernyataan langsung tentang rencana peluncuran album baru. Bahkan di akhir 2019, band asal New York ini sempat menyanyikan The Adults Are Talking, salah satu lagu yang ada di album terbaru mereka.

Pada momen itu, Julian mengatakan bahwa tahun 2020 akan ada sebuah kejutan atau surprise untuk para fans. Ini membuat penggemar memiliki kepastian, setelah terdengar kabar burung sejak September 2019 tentang peluncuran album. Album ke-enam yang akan dirilis April mendatang akan melanjutkan diskografi setelah album Comedown Machine yang dirilis tujuh tahun lalu. The Strokes juga pernah merilis Future Present Past EP pada 2016, tapi dalam bentuk mini album yang hanya berisi empat lagu.

Setelah mendapat kepastian tentang tanggal rilis album ke-7 dari The Strokes, sudah siapkah untuk mendengarnya?

Source: Billboard, Kumparan, Matamatamusik