Kulik 'Nona Manis' dari Barry Likumahuwa: Cross-genre dan Musik Tradisional - MLDSPOT
  • Music News
  • Kulik 'Nona Manis' dari Barry Likumahuwa: Cross-genre dan Musik Tradisional

Kulik 'Nona Manis' dari Barry Likumahuwa: Cross-genre dan Musik Tradisional

Tue, 16 February 2021
Barry Likumahuwa

Salah satu hal positif yang ada di era new normal ini ialah para musisi menjadi lebih produktif dalam membuat karya-karya barunya. Hal ini memang dilakukan untuk mengobati rindu dengan para penggemarnya – mengingat keadaan yang membuat kita nggak bisa bertemu dengan musisi idola.

Beberapa waktu lalu Sisitipsi, Rendy Pandugo, dan Goodnight Electric sudah merilis karya terbarunya. Kali ini giliran Barry Likumahuwa yang merilis single terbarunya nih, bro!

Bassist yang terkenal dengan genre jazz-nya ini baru aja ngerilis single yang berjudul Nona Manis pada 5 Februari 2021 lalu. Dengan karakteristik jazz yang kuat, kali ini Barry Likumahuwa menyajikan musik yang cukup berbeda dari musik-musik jazz yang rilis di zaman sekarang.

Terkenal sebagai orang yang berkiprah di dalam dunia jazz, kayak apa sih istimewanya single Nona Manis ini? Simak selengkapnya di bawah ini ya!

Kolaborasi dengan 2 Pihak Lain

Barry Likumahuwa

Credit image – Mave Magz

Di bulan kedua tahun 2021 ini, Barry Likumahuwa memutuskan untuk merilis sebuah single kolaborasinya dengan Rascals dan Matthew Sayerz. Lagu ini ternyata melibatkan banyak pihak yang nggak disangka-sangka!

Berkolaborasi dengan kedua pihak yang telah disebutkan di atas menjadi pelengkap dari lagu baru ini sendiri. Dengan Matthew dan suara khasnya, lagu ini menjadi lebih hidup dengan karakter suara yang dimiliki Matthew.

Kolaborasi Barry Likumahuwa dengan Rascals dan Matthew ini seakan menjadi pelengkap dari perilisan Nona Manis – pasalnya, single ini menjadi ajang reuni antara Barry dan Matthew setelag satu dekade tidak berkolaborasi!

Sang Istri sebagai Inspirasi

Barry Likumahuwa

Credit image – Dok. MLDSPOT

Selain kolaborasi dengan dua pihak, ternyata dalam membuat single Nona Manis ini ditulis oleh Barry karena terinspirasi dari sang istri, Adinda Shalahita.

Dengan judul Nona Manis, Barry seakan menuangkan kasih sayang serta bagaimana Barry mengagumi sang istri yang terus berada disampingnya. Judul Nona Manis ini pun juga diambil dari panggilan yang biasa Barry lontarkan pada sang istri.

Sapaan dengan sebutan yang merujuk pada istilah melayu maluku ini memiliki arti seorang gadis cantik – Barry so sweet banget ya, bro!

Lagu dengan Konsep Cross-genre

Seperti yang telah disebutkan di atas, Barry berkolaborasi dengan 2 pihak lain untuk menciptakan lagu yang ciamik ini. Nggak meninggalkan dengan ciri khas Jazz-nya, Barry juga menambahkan nuansa hip-hop ala 90-an di lagu ini.

Konsep cross-genre yang tercipta karena kepercayaan Barry pada Indra Prof.D dalam menciptakan beat pada lagu Nona Manis ini. Dengan konsep cross-genre yang unik ini, Barry berhasil menciptakan lagu jazz dengan sensasi lagu hip-hop yang mungkin akan jarang lo dengar.

Konsep yang diusung oleh Barry ini seakan menjadi terobosan baru dalam industri musik Indonesia – apakah setelah Barry akan ada musisi lain yang juga mau mencoba menciptakan lagu cross-genre?

Aransemen dengan Musik Tradisional

Barry Likumahuwa

Credit image – Kabar24

Selain karena lagunya yang unik dengan menggabungkan dua genre yang berbeda, Barry juga melakukan terobosan baru yang cukup membuat lagu ini menjadi lebih unik – yaitu dengan menambahkan aransemen musik dengan Tifa!

Alat musik tradisional khas Indonesia Timur ini direkam oleh Georgie Tanasale khusus untuk lagu Nona Manis. Keinginan Barry untuk mengeksplorasi musik dari Indonesia Timur ini diungkapnya untuk melanjutkan kecintaan ayahnya akan Indonesia Timur.

Sejak mendiang Benny Likumahuwa – sang ayah, wafat pada 2020 lalu, Barry ingin menunjukkan eksistensinya di dunia musik sebagai generasi penerus ayahnya. Well, All the Best Wishes for Barry!

Seru banget nih, bro – ngomongin lagu baru dari Barry yang ternyata memiliki khas yang unik daripada lagu-lagu jazz yang sudah ada di Indonesia. Apalagi dengan sentuhan musik dari Indonesia Timur, makin kerasa uniknya deh!

Lagu Nona Manis dari Barry Likumahuwa sudah bisa lo nikmati di seluruh platform musik digital. Enjoy, bro!

 

Feature image – Popbela

Bikin Terobosan Lagi, Feel Koplo Remix Gurita Kota-nya The Panturas!

Mon, 01 March 2021
Feel Koplo

Sekarang ini dalam memberikan preferensi genre musik udah bukan sebuah hal yang harus ditutup-tutupi lagi. Mungkin kalau kilas balik 5 tahun ke belakang, mendengarkan genre musik tertentu masih jadi hal yang diperdebatkan atau bahkan menuai hujatan – salah satunya genre musik dangdut.

Berkat kemajuan industri musik saat ini, banyak grup-grup musik dangdut yang hadir dan berhasil menguasai industri musik Indonesia, salah satunya duo DJ Feel Koplo.

Feel Koplo emang terkenal banget dengan lagu-lagu pop yang di remix dengan tambahan musik gendang ala musik dangdut dan juga keunikan musik dengan kearifan lokal khas Feel Koplo. Siapa sangka, ternyata musik feel koplo yang sering dianggap aneh ini punya banyak penggemar!

Baru-baru ini, Feel Koplo baru aja ngerilis remix-an barunya – yaitu lagu Gurita Kota milik grup band The Panturas. Pastinya nggak menghilangkan identitas gendang dan musik ala Feel Koplo, lagu ini seakan jadi punya daya tarik yang baru.

Penasaran sama remix-an Gurita Kota ini? Langsung aja simak ulasannya di bawah ini!

Kolaborasi 2 Grup asal Bandung

Feel Koplo

Credit image – Grid ID

Feel Koplo merupakan duo DJ yang berasal dari Bandung dan memang membesarkan namanya di kota kembang ini. Nggak jauh beda dengan The Panturas – yang berasal dari Bandung juga, kedua grup ini terlihat punya kedekatan tersendiri.

Sebagai grup yang memiliki musik yang membawa identitas kearifan lokal, Feel Koplo membuat lagu Gurita Kota menjadi lebih ‘lokal’ dengan alunan gendang khas Feel Koplo. Dari musik The Panturas yang bisa dibilang anak band banget – yaitu permainan irama bass dan drum yang kental, remix-an lagu ini jauh dari kata fail – alias sukses banget untuk terlihat lebih menarik!

Maulfi Ikhsan dan Tendi Ahmad berhasil membawa nuansa musik koplo ke lagu Gurita Kota milik The Panturas dan membuat para penggemarnya menikmati musik hasil remix-an ini.

Kenapa lagu ‘Gurita Kota’?

Feel Koplo emang terkenal sering nge-remix lagu pop dengan ciri khas yang acak-acakan ala musik dangdut angkot – hal inipun terbukti karena beberapa bulan lalu mereka baru aja ngerilis lagu baru dan memasang lagu tersebut di angkot-angkot kota Bandung.

Di antara sekian banyak lagu The Panturas, Feel Koplo lebih memilih me-remix lagu Gurita Kota dari album Mabuk Laut. Lagu Gurita Kota emang udah menarik perhatian tersendiri bagi para pendengarnya – hal inilah yang akhirnya dimanfaatkan oleh Feel Koplo. Meskipun Gurita Kota bukanlah lagu pertama The Panturas yang di remix oleh Feel Koplo.

Mengutip dari Pop Hari Ini, Ikhsan mengatakan pemilihan lagu Gurita Kota dipilih karena memberikan nuansa meriah dan mengundang orang untuk bergoyang. Lagu yang punya makna bahwa polusi udara dari asap kendaraan yang ada di Ibukota mulai meresahkan.

Lagu ini dianggap  sebagai realita yang dirasakan oleh masyarakat urban. Hal ini juga senada dengan identitas Feel Koplo yang sering membahas mengenai kehidupan masyarakat urban. Remix-an dari Gurita Kota ini membuat lagu dari The Panturas ini semakin menarik dan punya tarik yang berbeda dari lagu aslinya.

Sampai Dibikinin Music Video, Bro!

Feel Koplo

Credit image - Youtube

Dari ulasan di atas pasti lo udah paham – kalau Feel Koplo benar-benar menjadikan lagu Gurita Kota ini sebagai lagu yang mengajak lo untuk bergoyang bersama dan menikmati realitas Ibukota dengan cara berjoget ria.

Selain ngajak joget, Feel Koplo juga mengajak para pendengarnya buat nostalgia masa kecilnya dengan menyajikan Music Video dari Gurita Kota versi remix-annya. Bukan Feel Koplo namanya kalo nggak menyajikan sesuatu yang unik – karena di video ini, mereka menyajikan mainan masa kecil yang biasa dimainkan oleh anak-anak tahun 90-an.

Seakan kearifan lokalnya nggak cukup di musik aja – di video ini Feel Koplo memberikan gambaran mainan kapal-kapalan zaman dulu yang ditaruh di atas kubangan air dan juga sebuah ember. Visualisasinya pun keren banget – pas kata ‘tenggelam’, si kapal pun ikutan tenggelam!

Emang bukan Feel Koplo deh kalo nggak menyajikan sesuatu yang unik dan aneh. Tapi keanehan dengan konotasi positif inilah yang menjadikan image Feel Koplo menarik dan diterima masyarakat. Untuk remix-an Gurita Kota sendiri udah bisa lo nikmatin di seluruh platform musik digital kesayangan lo. Jadi, udah siap joget bareng, bro?

 

Feature image - Arsnews