• Music News
  • Metallica Luncurkan Layanan Berlangganan untuk Album Vinyl

Metallica Luncurkan Layanan Berlangganan untuk Album Vinyl

Wed, 18 March 2020
: Vertigo, salah satu album vinyl Metallica yang diluncurkan pada 1991

Penggemar band heavy metal Metallica sekarang bisa mendengarkan semua lagu dan karya milik group musik kebanggaannya. Bukan tanpa alasan, band yang digawangi James Hetfield itu telah meluncurkan layanan berlangganan untuk seluruh album vinyl-nya, yang diberi tajuk ‘Metallica Vinyl Club’.

 

Biaya Langganan dan Fasilitas yang Didapatkan

Deretan album vinyl yang telah dikeluarkan oleh Metallica.

Jika lo ingin mengikuti program subscription dari album vinyl Metallica, lo harus mengeluarkan biaya US$ 49, atau sekitar Rp735.000. Program ini memang bukan biasa, karena dengan biaya yang nggak sedikit, lo tentu nggak akan kecewa dengan apa saja yang bakal lo dapatkan.

Dengan mengeluarkan biaya tersebut, lo akan mendapatkan seluruh lagu-lagu dan karya band heavy metal dari Los Angeles, California, Amerika Serikat itu. Semua lagu yang ada pada seluruh album milik Metallica bisa lo dapatkan pada tujuh keping piringan hitam. Benar, semua lagu dan karya-karya Metallica dijadikan satu pada tujuh piringan hitam atau vinyl itu.

Nggak hanya itu, melalui website resminya, Metallica juga mengumumkan bahwa penggemar yang berlangganan album vinyl-nya berkesempatan mendapatkan banyak perks lain. Perks itu bisa berupa stiker, poster, atau bahkan pick gitar. Jadi, dengan berlangganan album vinyl Metallica, lo bisa berkesempatan untuk mendapatkan hadiah-hadiah tersebut.

Belum selesai, masih ada satu keuntungan lagi untuk para penggemar jika mereka tertarik untuk menjadi bagian dari pemilik album vinyl ini. Album vinyl Metallica terasa sangat istimewa dan eksklusif, karena terdapat beberapa rekaman demo musik dari band asal California itu yang nggak pernah dirilis ke publik. Kesan eksklusif juga bisa lo rasakan dengan memiliki personal member card yang diberikan untuk tiap pelanggan.

 

Kapan Bisa Mulai Berlangganan?

Salah satu album Vinyl Metallica yang dirilis ke publik

Metallica mengumumkan bahwa masa pendaftaran subscription nggak dibuka dalam jangka waktu yang lama. Melainkan, hanya sampai 31 Maret 2020. Lewat akun Instagram-nya, band yang sudah ada sejak 1981 itu menuliskan, “Sign up at Metallica.com before Tuesday, March 31st to be part of the inaugural club!”.

Dari pengumuman yang disampaikan, lo bisa langsung bergegas mengunjungi website resmi Metallica untuk proses pendaftaran langganan. Nggak perlu pikir panjang, karena pendaftaran langganan akan ditutup pada 31 Maret 2020. Itu artinya, setelah melewati tenggat waktu tersebut, lo harus menunggu periode pendaftaran subscription berikutnya dibuka lagi.

Meskipun begitu, band yang digawangi oleh James Hetfield itu berencana akan membuat program berlangganan yang sama pada 2021. Metallica sendiri telah merasakan di puncak kejayaannya sejak perilisan ulang beberapa karya mereka pada 2014. Dan pada waktu itu, vinyl atau piringan hitam sudah menjadi bagian dari band bergenre heavy metal itu.

 

Album Vinyl Metallica

Metallica sendiri telah menggunakan vinyl atau piringan hitam sebagai medium untuk menyimpan dan mengedarkan karya-karyanya sejak lama. Pada November 2004 misalnya, band asal California itu merilis Limited-Edition Vinyl Box Set, yang berisi empat studio album pertama Metallica. Empat album studio itu adalah “Kill ‘Em All, Ride the Lightning, Master of Puppets, dan “...And Justice for All. Jadi, kapan lo akan berlangganan album vinyl Metallica?

 

 

Source: RollingStone, Grid, AudioPhileUSA.

Rich Brian: DOA - Suasana Baru Dari Rapper Andalan?

Fri, 18 September 2020
Cerita dibalik video musik Rich Brian DOA

Ada suasana segar yang dibawa oleh Rich Brian di album terbarunya, 1999 – di lagu DOA. Beatnya yang dinamis, Brian seperti membawa energi baru di mana para penikmatnya, mungkin dibuat terkejut dengan musik di lagu ini. Lo sudah dengar belum bro?

Dari beberapa lagu yang termasuk di dalam album 1999, DOA menjadi salah satu lagu favoritnya. Dilansir dari tirto – DOA adalah sebuah singkatan dari Dead On Arrival. Brian menceritakan kalau lagu ini adalah tentang persaingan dengan seseorang yang memiliki peluang nol di tempat pertama.

Kalau dari segi musik, melodi yang ada di dalam lagu DOA mengingatkannya kepada salah satu grup kesukaannya, yaitu Gorillaz. Lagu ini adalah lagu yang Brian nyanyikan ketika iya merasa mesti lebih baik daripada sebelumnya secara umum.

 

DOA Jadi Energi Tersendiri Dari Brian

rich brian DOA

Credit Image: cultr.com

Mungkin kalau rapper lain bisa saja meminta mobil Lamborghini, Ferrari atau mobil sport lainnya – tapi Brian? Oh my god – dia malah pilih Civic baru. Ini cukup jadi pembeda antara Brian dan rapper lainnya.

Di dalam video musik DOA, diperlihatkan kalau Brian menghabiskan waktunya berada dengan mobilnya. Baik saat dalam perjalanan dan saat mobilnya mogok juga. Tingkah dari Brian sendiri juga menyesuaikan dengan beat dari DOA ini sendiri.

Sehingga di video musik DOA kali ini, Brian terlihat lebih ‘pecicilan’ daripada video musik lainnya. Tidak apa, sih – justru hal ini jadi penyegar dan pembeda serta warna tersendiri dari Brian untuk video musik DOA ini.

Jika ditelisik dari musiknya sendiri, Brian menceritakan kalau DOA berasal dari sesi jamming dirinya, Jacob Ray, dan Diamond Pistols, lalu dengan random Louis Bell juga datang. Brian mengaku ia menjadi penggemar musiknya walau sudah mengenalnya lama dan pada hari itu ia bekerja untuknya.

Selain DOA, di dalam album 1999, setidaknya ada beberapa lagu andalan lainnya seperti ‘Don’t Care’, ‘Love in My Pocket’, ‘Long Run’, ‘When You Come Home’, dan ‘Sins’. Nah selain DOA, ‘Sins’ juga jadi lagu andalan Brian.

Dalam pengerjaan album ini, sebagian besar materi di sini diproduksi sendiri oleh Brian. Namun tetap ada yang ia kerjakan bersama dengan Bekon & The Donuts, Diamond Pistols dan Louis Bell. Dari album 1999, ada video musik yang cukup menarik perhatian, yaitu video musik dari Love in My Pocket.

Brian menceritakan kalau video musik ini jadi favoritnya sementara ini. Video musik dari Love in My Pocket menceritakan tentang bagaimana mencoba menjadi sempurna tidak akan berhasil di sebagian besar waktu.

Bro, apakah lo tahu album 1999 ini adalah album ke berapa dari Brian? Tahun 2019 lalu, Brian merilis albumnya yang berjudul The Sailor, 2018 Head in the Clouds dan ditahun yang sama juga yaitu Amen. Ketenaran Brian berangkat ketika ia mengeluarkan single Dat $tick dan langsung direkrut oleh label 88Rising.

Wah bagaimana nih bro? Dari segala penjelasan di atas – apakah lo sendiri sudah menonton dan menikmati video musik DOA dari Rich Brian? Kalau belum, langsung saja gas dan nonton di sini ya bro!

 

Feature Image – whiteboardjournal.com