• Music News
  • Multitalenta di Usia Muda, Karir Mawar de Jongh Masih Panjang

Multitalenta di Usia Muda, Karir Mawar de Jongh Masih Panjang

Fri, 26 June 2020
Potret Mawar de Jongh dengan background kuning dan lampu neon

Sejak kemunculannya di layar lebar lewat film “Bumi Manusia”, nama Mawar de Jongh semakin diperhitungkan. Apalagi lewat lagu-lagunya yang selalu menduduki tangga lagu Indonesia. Gadis keturunan Belanda-Batak ini punya segudang prestasi, walaupun belum menginjak umur 20 tahun. Mulai dari karir akting hingga menyanyi, cari tahu juga aktivitas sehari-hari Mawar #MumpungLagiDirumah.

 

Memulai Karir Sejak Kecil

Potret Mawar de Jongh dengan selendang merah muda dan background dedaunan pohon

Jejak karir Mawar de Jongh dimulai sejak ia masih di bangku taman kanak-kanak. Saat itu, Mawar berhasil menjuarai ajang pencarian model cilik. Namanya kembali muncul ketika Mawar berusia 9 tahun ketika ia membintangi sebuah FTV. Gadis berbakat ini akhirnya mantap untuk menjajal dunia entertainment Tanah Air di usia belia, dimulai dari beberapa ajang beauty pageant.

Berkat tampilannya yang karismatik dan bakat hebatnya, Mawar dinobatkan sebagai Miss Celebrity 2015 dan menduduki posisi Runner Up dalam Puteri Pariwisata Tanah Karo di tahun yang sama. Dari sini, Mawar dipercaya untuk membintangi beberapa judul FTV dan sinetron, seperti “Elif Indonesia” dan “Pesantren & Rock n Roll: Reborn”. Aktris blasteran ini mulai merambah film layar lebar di tahun 2017 melalui film “Promise” dan “London Love Story 2”.

 

Multitalenta, Akting dan Menyanyi

Mawar de Jongh mengenakan jumpsuit merah sambil memegang mikrofon di atas panggung.

Mawar de Jongh nggak mau dianggap sebagai aktris bermodal paras cantik saja, Bro. Nyatanya, Mawar sudah menunjukkan bakat aktingnya melalui peran utama di beberapa judul film yang cukup laris di Box Office Indonesia, mulai dari film “Tumbal: The Ritual” dan “Serendipity” di tahun 2018.

Tahun 2018 nampaknya jadi tahun sibuk buat Mawar karena ia juga merilis single terbaru hasil kolaborasi bersama penyanyi Julian Jacob bertajuk “Heartbeat”. Single ini mengawali sepak terjang Mawar di dunia tarik suara dengan beat pop electro yang super catchy. Liriknya juga sangat mudah untuk diikuti, bisa jadi anthem untuk kaum-kaum lovebirds.

Baru di tahun 2019, nama Mawar semakin harum berkat penampilannya sebagai Annelies yang mendulang pujian dari kritikus film lewat Bumi Manusia garapan Hanung Bramantyo, diangkat dari novel Pramoedya Ananta Toer berjudul sama. Disusul langsung dengan film “SIN” bersama Bryan Domani, di mana Mawar memainkan karakter yang sifat dan karakteristiknya bertolak belakang sekali dari pribadi Mawar.

Mawar kembali meluncurkan single solo berjudul “Lebih Dari Egoku” yang sempat menempati tangga lagu teratas di Indonesia. Berbeda dengan single sebelumnya yang lebih bubbly, Lebih Dari Egoku mengusung konsep akustik yang cocok dengan suara lembut khas Mawar. Buat lo yang lagi baper atau galau, lagu ini bisa membantu lo menyuarakan keluh kesah, nih!

Di tahun 2020, Mawar tetap aktif bermusik walau di tengah pandemi. “Sedang Sayang-Sayangnya” jadi single terbaru Mawar yang tetap memakai konsep akustik dengan nada yang mellow. Liriknya mengisahkan tentang seseorang yang ditinggal kekasih ketika masih sayang, anthem terbaru buat lo dan para korban ghosting.

 

Kebiasaan Mawar Selama Pandemi

Mawar de Jongh mengenakan atasan off-shoulder hitam sambil berpose di depan dinding putih

Nggak mau kalah dari rasa bosan, Mawar tetap sibuk berkarya sekaligus menghibur diri di kala PSBB akibat pandemi ini. “Banyak yang dikerjakan termasuk buat karya sambil main game dan nonton film,” ujar Mawar mengenai rutinitas sehari-hari di rumah.

Mawar juga mengakui kalau ia sedang mengerjakan proyek cover lagu populer dari band Letto berjudul “Ruang Rindu”. Seluruh proses recording ia lakukan langsung dari rumahnya. Selain itu, Mawar juga tetap aktif menyapa para penggemar, seperti saat Mawar ngobrol dan karaoke seru bareng penggemarnya melalui MLDSPOT Intimate Sound Live di tanggal 3 Juni 2020 lalu.

Waktu luang di rumah juga diisi Mawar lewat binge watching film dan serial tv, mulai dari “Stranger Things” hingga Bumi Manusia. Nggak lupa juga, Mawar tetap mempersiapkan diri untuk proyek film terbarunya lewat virtual reading bersama cast lain. Selain itu, Mawar ternyata gamer sejati Bro. “Aku suka main game PUBG. Biasanya sebelum tidur main PUBG.” Nah, tertarik untuk push rank bersama Mawar de Jongh?

 

 

 

Sources: Wartakota, Popbela, Kapanlagi

Marilyn Manson Siapkan Album Baru "We Are Chaos"

Tue, 04 August 2020
Marilyn Manson mengenakan topi koboi putih dengan setelan jas hitam di depan background hitam

Lama nggak terdengar di blantika musik, Marilyn Manson akhirnya merilis album terbaru bertajuk “We Are Chaos”. Musisi rock asal Amerika Serikat ini mengumumkan lewat media sosial bahwa album terbarunya bisa dinikmati tanggal 11 September via Loma Vista.

Bertepatan dengan memoriam tragedi menara kembar, tampaknya Marilyn Manson ingin menunjukkan sisi gelap kemanusiaan melalui album barunya.

 

Dirilisnya Single Utama dari Album

Tiga kepala Marilyn Manson yang mengenakan tampilan eye shadow hitam sambil menyeringai

Menyusul kesuksesan album “Heaven Upside Down” yang dirilis tahun 2017 lalu, Marilyn Manson mengumumkan tanggal rilis album terbarunya di hari Rabu (29/7) bersamaan dengan perilisan music video untuk single utamanya.

Berjudul sama dengan albumnya, We Are Chaos memasukkan adegan-adegan yang khas dengan gaya eksentrik Manson. Meski dipenuhi dengan metafora yang dark, secara mengejutkan Manson justru memainkan gaya akustik untuk single terbarunya ini.

Album ini diproduksi sebelum pandemi COVID-19 menyerang dunia. Namun, Manson mengungkapkan kalau albumnya justru berhasil merepresentasikan kondisi dunia terkini. “When I listen to ‘We Are Chaos’ now, it seems like just yesterday or as if the world repeated itself,” ujar Marilyn Manson.

 

Sebuah Kritik atas Kemanusiaan

Marilyn Manson di atas panggung memegang mikrofon sambil mengangkat tangannya

Tema-tema lagu yang selama ini dinyanyikan oleh Marilyn Manson memang selalu mengungkap sisi gelap dunia. Satu hal yang membuat album ini unik adalah cara Manson dalam menyampaikan opini dan perasaannya secara lebih “lembut,” yakni dengan fokus pada lirik ketimbang kerasnya instrumen musik yang digunakan.

We Are Chaos secara nyata menjadi cermin yang memperlihatkan segala keburukan dari kemanusiaan, di mana Manson mengatakan bahwa kemanusiaan adalah hal terburuk yang ada di kehidupan. Manson mengibaratkan jiwa manusia sebagai sebuah museum yang dipenuhi oleh ruangan, lemari, brankas, dan laci.

Shards and slivers of ghosts haunted my hands when I wrote most of these lyrics,” ungkap Manson. Nggak seperti penggarapan album-album sebelumnya, Manson memilih untuk menjinakkan sisi gila miliknya dan menunjukkan tampilan yang lebih dewasa untuk album We Are Chaos.

 

Tersedia dalam Beberapa Versi

Marilyn Manson dengan coat hitam dan kacamata berlensa hijau

Marilyn Manson menggaet Shooter Jennings, seorang produser musik pemenang Grammy, untuk bersama-sama menggarap albumnya. Manson mengungkapkan bahwa selama proses rekaman, tidak ada seorang pun yang boleh mendengarkan hasilnya sebelum seluruh lagu selesai diproduksi. Album We Are Chaos merupakan sebuah konsep album berisikan 10 lagu.

Dikabarkan juga kalau Manson menggandeng A$AP Ferg untuk berkolaborasi musik. Album ini akan tersedia dalam Side A dan Side B, masing-masing bisa didapatkan dalam wujud vinyl, CD, dan kaset dengan sistem pre-order. Nggak hanya itu, Manson juga menggunakan lukisan yang ia buat sendiri sebagai cover album We Are Chaos yang bisa lo beli secara eksklusif.

 

 

 

Sources: Rolling Stone, NME, Billboard