• Music News
  • Nikita Dompas dan Sederet Kolaborasi di Dunia Musik

Nikita Dompas dan Sederet Kolaborasi di Dunia Musik

Tue, 21 July 2020
Nikita Dompas dengan setelan hitam tersenyum ke arah kamera

Nama Nikita Dompas seharusnya sudah nggak asing lagi, terutama buat lo pencinta musik jazz Tanah Air. Nikita Dompas pernah terlibat di MLDare2PERFORM sebagai juri, juga mentor para pemenang yang terbentuk menjadi MLDJAZZPROJECT. Tapi selain itu, tahukah lo soal project kolaborasi guitarist group band Potret yang beranggotakan Melly Goeslaw, Anto Hoed, Aksan Sjuman, dan Merry Kasiman ini? Check this out, Bro!

 

Referensi Musik yang Luas

Nikita Dompas dengan kaos hitam tersenyum saat sedang ngobrol

Musisi sekaligus produser satu ini dikenal memiliki referensi bermusik yang luas. Ada banyak lagu dan musisi yang mempengaruhi karya dan gaya bermusik Nikita, mulai dari Donny McCaslin dengan Stadium Jazz, lagu-lagu milik KING yang kental dengan nuansa gospel, sampai karya-karya Barbra Streisand yang hadir dengan sentuhan-sentuhan klasik.

Nikita juga menikmati musik milik Nick Drake, terutama lagu “Northen Sky” yang ikonik dengan petikan gitar yang khas. Dari referensi yang luas ini, nggak heran kalau Nikita memiliki project kolaborasi dengan berbagai musisi yang memiliki background musik yang berbeda-beda.

 

Kolaborasi Lintas Genre

Iwa K. dalam salah satu project kolaborasi bersama Nikita Dompas

Salah satu kolaborasi unik yang pernah dilakukan oleh Nikita adalah kolaborasi bersama Iwa K., seorang penyanyi hip-hop terbaik di Indonesia. Saat itu, Nikita Dompas dipercaya Iwa K. menjadi music director 25th Anniversary Concert: Batman Kasarung – Iwa K, sebuah konser perayaan 25 tahun Iwa K. berkarya.

Iwa K. merasa referensi musik Nikita yang luas akan memperkaya konser miliknya. Selain itu, Iwa K. merasa bahwa Nikita memiliki spirit bermusik yang selaras dengan hip hop, genre musik yang identik sebagai musik dengan opini yang bebas.

Selain berkolaborasi dengan Iwa K, Nikita juga telah berkolaborasi dengan banyak musisi lain, seperti saat Nikita menjadi produser untuk album milik Andien yang bertajuk “Metamorfosa”. Nggak main-main, Metamorfosa mendapat Piala AMI Awards untuk kategori Album Jazz Terbaik lho, Bro!

 

Kolaborasi dalam Grup

Nikita Dompas dengan kemeja putih saat tampil di atas panggung

Dalam karir bermusiknya, Nikita tidak hanya terlibat dengan band Potret saja. Ia juga menjadi personel tetap The Band Called Susu, sebuah band dari Jakarta. Di sini, Nikita berperan sebagai pemain gitar.

The Band Called Susu baru saja mengeluarkan single berjudul “Kemilau”, yang rilis 19 Juli lalu. Selain Kemilau, project kerjasama Nikita dengan band yang memiliki 7 orang personel ini juga tertuang dalam dua lagu lain: “Join in The Mood” dan “Bersama Selalu”. Tiga karya ini adalah tiga lagu yang ada dalam EP berjudul “After All These Years”.

Nggak hanya di band ini, Nikita juga terlibat sebagai personil di band lainnya yang bernama Tomorrow People Ensamble. Band beranggotakan empat orang termasuk Nikita ini juga sudah sering manggung di Java Jazz Festival.

 

 

 

Sources: Whiteboard Journal, Tabloid Bintang, Detik.com

The Chainsmokers Tuai Kontroversi Usai Gelar Konser Drive-In

Fri, 07 August 2020
Duo DJ The Chainsmokers mengenakan kemeja hitam dan putih di atas panggung sambil memegang piala

Pandemi COVID-19 yang masih belum berujung ini tampaknya mulai membuat banyak orang merasa bosan. Wajar saja, berbagai industri hiburan dunia mengalami hiatus sementara, mulai dari perfilman hingga musik. Itu sebabnya tercipta ide untuk menggelar konser drive-in yang menjanjikan pengalaman konser yang nggak kalah seru.

Walaupun sudah ada di era new normal, namun lo tetap saja harus mematuhi aturan social distancing #MauLagiDimanapun. Itu sebabnya konser drive-in cocok karena para peserta konser bisa duduk nyaman dan jauh dari peserta konser lainnya. Konsep drive-in ini juga dianut dalam konser The Chainsmoker. Namun sayangnya, konser ini malah menuai kontroversi.

 

Sebuah Konser Amal di Hamptons

The Chainsmokers di atas panggung sambil memegang mikrofon

Konser yang digelar oleh sebuah agensi travel dan lifestyleIn The Know Experiences” mengundang duo DJ ternama, yaitu The Chainsmokers dan DJ D-Sol. Sebanyak 2.000 orang memadati sebuah lapangan di kawasan elit Hamptons, beberapa di antaranya ada Cuba Gooding Jr., Connor Kennedy, Tyler dan Cameron Winklevoss.

Satu tiket masuk dibanderol dengan harga yang fantastis, berkisar mulai dari USD1,250 sampai USD25,000. Seluruh profit dari konser ini diamalkan ke badan No Kid Hungry, Southampton Fresh Air Home, dan Children’s Medical Fund New York. Kabarnya, The Chainsmokers juga akan menggelar konser dengan konsep drive-in di Miami, Los Angeles, Nashville, Chicago, dan Atlanta.

 

Sudah Menjalankan Prosedur Kesehatan

Penampilan drive-in concert dengan panggung megah dan rentetan mobil yang terparkir rapi

Potongan video para penonton konser ini mulai viral di Twitter dan akhirnya malah menimbulkan kontroversi. Menanggapi kritikan pedas netizen, penyelenggara konser akhirnya mengeluarkan pernyataan yang menyebutkan protokol kesehatan apa saja yang dilakukan untuk menjamin konser drive-in ini aman bagi masyarakat.

Pernyataan tersebut menjelaskan bahwa suhu setiap peserta dicek sebelum memasuki konser, kemudian masing-masing diberikan masker sebelum diperbolehkan untuk memarkir mobil di depan panggung konser. Para peserta juga nggak diperbolehkan untuk meninggalkan spot berukuran 20 x 20 inci tersebut.

Berdasarkan video yang beredar, sayangnya ada beberapa kontradiksi dari pernyataan tersebut. Sebagian besar peserta terlihat seru menari tanpa mematuhi physical distancing, beberapa bahkan nggak memakai masker. Konser drive-in yang seharusnya dinikmati dari dalam mobil malah justru menyerupai konser pada umumnya sebelum pandemi.

 

Dikecam Publik dan Pemerintah

Andrew Cuomo Gubernur New York mengenakan jas hitam, tampak bendera Amerika Serikat

Walaupun digadang sebagai konser amal, konser drive-in yang dibintangi The Chainsmokers ini dikecam publik, khususnya para pengguna Twitter. Nggak sedikit dari mereka yang mengkritik sikap acuh tak acuh dari para peserta konser yang pastinya berasal dari kalangan menengah ke atas. Netizen juga menyayangkan keputusan peserta konser untuk mengabaikan kesehatan hanya demi menonton The Chainsmokers.

Nggak hanya mengambil perhatian publik, berita ini juga sampai ke kuping Gubernur New York, Andrew Cuomo. Saat ini, konser drive-in tersebut sedang dalam tahap penyelidikan karena Cuomo bersikeras bahwa konser tersebut ilegal dan tidak mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah.

 

 

 

Sources: GQ, Vulture, Variety.