• Music News
  • Tarapti Ikhtiar Rinrin, Berkreasi Sebebas Imajinasi Bersama Svmmerdose

Tarapti Ikhtiar Rinrin, Berkreasi Sebebas Imajinasi Bersama Svmmerdose

Mon, 31 August 2020
Rinrin, vokalis Svmmerdose

Siapa yang nggak kenal dengan Tarapti Ikhtiar Rinrin? Gadis muda yang akrab disapa Rinrin ini, naik daun dengan karya-karya musiknya bersama band Svmmerdose. Sejak tahun 2017, ia team-up dengan Iqbaal Ramadhan untuk membesarkan band Svmmerdose yang mengangkat genre R&B Experimental. Di luar itu, Rinrin juga aktif menulis dan mengaransemen lagu, serta berkolaborasi dengan banyak musisi lain.

Mungkin banyak dari lo yang belum tahu, kalau Rinrin udah akrab sama dunia musik sejak masih kecil banget. Apalagi, kedua orang tuanya juga musisi. Nah, biar nggak penasaran, mending kita kenalan lebih lanjut sama Rinrin! Apa aja kesibukannya sekarang dan bagaimana rencananya bersama Svmmerdose? Keep reading, folks!

 

Jatuh Cinta pada Musik Sejak Cilik

Nggak salah kalau menyebut Rinrin sebagai musisi prodigi. Bayangkan aja, gadis berusia 20 tahun ini udah menyelami dunia musik sejak duduk di bangku SD. Ayah dan ibunya yang juga musisi selalu mendorong Rinrin untuk menekuni dunia musik.

“Gue inget banget, lagu pertama yang diputar orang tua buat gue adalah lagu ‘Bunda-nya Melly Goeslaw. Dari kecil gue udah masuk ke sekolah musik di Yamaha Music dan sekolah vokal di Purwa Caraka. Gue lulus dari sekolah vokal waktu masih SMA, tapi kalau sekolah gitar klasik masih lanjut sampai sekarang. Di SMA juga-lah, gue mulai merintis karir dengan Svmmerdose dan mulai nulis lagu,” ungkap Rinrin.

Sejak dulu, ayah Rinrin selalu menyemangatinya untuk membuat video-video cover lagu untuk diunggah di YouTube. Ketika Rinrin duduk di bangku SMP, ia mulai merambah genre-genre lain, seperti ke R&B dan pop. Ia juga lebih berani untuk mengaransemen ulang lagu-lagu yang sudah ada. Menurut Rinrin, inspirasi terbesarnya adalah Tori Kelly, seorang musisi dan penulis lagu asal Amerika Serikat yang namanya melejit ketika mengunggah video di YouTube.

Aksi manggung Rinrin ketika membawakan lagu terbaru Svmmerdose

Ada satu hal yang membuat Rinrin jatuh cinta dan ketagihan bermusik. “Sebagai musisi, adalah sebuah kebahagiaan tersendiri ketika gue bisa menyampaikan pesan atau cerita kepada para pendengar. Gue juga seneng kalau para pendengar bisa nangkep apa maksud di balik lagu tertentu. Misalnya, gue bangga banget ketika Svmmerdose ngeluarin lagu ‘Break My World. Para pendengar bisa paham tujuan lagu itu diciptakan, yaitu untuk mencegah dan menghindari sexual harassment,” cerita Rinrin.

Sebagai penikmat musik, Rinrin juga menemukan kedamaian di musik, terlebih ketika menemukan lagu-lagu yang relatable dengan kehidupan dan perasaannya sendiri. Selain itu, ia mengaku sangat menikmati proses kolaborasi dalam musik yang memungkinkannya bekerja sama dengan banyak orang.

 

Inspirasi Lagu dari Kejadian Sehari-hari

Selain sebagai musisi, Rinrin juga hobi menciptakan lagu

Mungkin lo pernah bertanya-tanya, darimana ya Rinrin mendapatkan ide untuk menulis lagu-lagu keren seperti “Emotions” atau “Self-Love”? Ternyata, ia mengaku paling banyak mendapatkan inspirasi dari kejadian sehari-hari, baik yang ia alami sendiri ataupun pengalaman orang lain.

“Dulu ketika baru belajar menulis lagu, paling banyak inspirasinya dari pengalaman pribadi, karena gue masih susah mencerna cerita orang. Gue inget banget pertama kali bikin lagu sendiri itu waktu masih SMP dan judul lagunya adalah ‘Broken. Lagunya menceritakan tentang patah hati ala remaja, ya karena gue lagi ngalamin hal tersebut,” ungkapnya sambil tertawa.

Seiring dengan pengalaman dan pembelajarannya, Rinrin pelan-pelan mengulik cerita dari orang lain, seperti cerita teman, film, atau kejadian nyata. Misalnya, ketika sedang duduk dan melihat ada pasangan yang sedang berantem, ia mencoba menuangkan sudut pandangnya sebagai orang ketiga ke dalam sebuah lagu.

Rinrin mengaku sangat menikmati proses kreatifnya bersama Svmmerdose

Di beberapa kesempatan, melalui media sosial, Rinrin juga berinteraksi dengan para fans Svmmerdose. Dari situ, ia bisa mendapatkan inspirasi untuk ide-ide lagu yang kira-kira akan berkesan bagi para fans. “Gue penasaran dan selalu bertanya kepada mereka, apa sih yang lagi lo rasain sekarang, mereka lagi punya cerita apa. I’m trying to write something about this because that’s what I can do as a songwriter,” tambahnya lagi.

Rinrin punya banyak idola musisi, baik dari dalam maupun luar negeri, yang ia jadikan panutan. Misalnya saja, dari dalam negeri, ia menyukai Reality Club, Nadin Amizah, Pamungkas, Sal Priadi, dan Marion Jola. Rinrin juga mengaku sangat mengagumi music producer Svmmerdose, yaitu Janitra Satriani. Sementara untuk musisi luar negeri, belakangan ini ia sering mendengarkan Jacob Collier, The 1975, Ari Lennox, dan Kehlani. Untuk referensi songwriting, dari dulu sampai sekarang, Rinrin mengaku selalu berpegangan pada satu nama, yaitu Stevie Wonder.

 

Berkreasi Sebebasnya Bersama Svmmerdose

Selama membesarkan Svmmerdose tiga tahun terakhir, vokalis bersuara merdu ini mengaku mendapatkan banyak sekali pengalaman yang berkesan. “Kalau disuruh memilih, menurut gue pengalaman paling berkesan bersama Svmmerdose adalah ketika kami menjalankan Don’t Fall in Love with Me Tour. Dengan 6 kota yang kami kunjungi, semuanya meninggalkan impresi yang berbeda-beda. Misalnya di Jakarta, ambiance dan penghayatannya dapet banget. Waktu di Jogja, gue tiba-tiba break down dan nangis di panggung ketika menyanyikan lagu Self Love,” kenang Rinrin.

Dokumentasi Don't Fall in Love with Me Tour di Surabaya

Ia merasa betah berkarya di Svmmerdose karena kedekatan bersama anggota tim yang lain, yang sudah terasa seperti keluarga kedua. Karena kedekatan itu pula, mereka bisa selalu open menyampaikan kritik, diskusi, pujian, antara satu sama lain.

Namun begitu, tentu perjalanan di Svmmerdose nggak selalu soal senang-senang. Sebagai proyek musik independen, Rinrin dan Iqbaal harus mengatur banyak hal terkait perilisan lagu Svmmerdose secara mandiri. Merekalah yang menulis siaran pers, mengatur logistik tur, membuat materi, hingga menentukan konsep artwork sendiri. Rinrin sendiri mengaku menikmati semua proses, karena ia senang bisa terlibat secara hands-on di band yang ia besarkan.

 

Siapkan Kejutan bagi Fans

Ditanya soal rencana dalam waktu dekat, Rinrin mengaku bahwa Svmmerdose akan mengeluarkan beberapa karya yang belum bisa dibocorkan. “Kalau aspirasi sebagai penulis lagu, gue ingin kolaborasi lebih banyak dengan para musisi di dunia entertainment Indonesia. Ada keseruan tersendiri ketika collab dengan musisi lain, karena mereka punya karakter, teknik nyanyi, sampai teknik penyampaian pesan yang berbeda. Menurut gue, itu yang bikin jadi unik dan seru,” ungkap cewek yang pernah masuk dalam nominasi Piala Citra sebagai Pencipta Lagu Tema Terbaik ini.

Rinrin ingin konsisten berkarya sambil tetap having fun dalam prosesnya

Ke depannya, Rinrin ingin membuat Svmmerdose konsisten berjalan sebagai project yang fun. Walaupun ini menyangkut karir dan pekerjaan, tapi ia dan Iqbaal ingin menjadikan Svmmerdose kerjaan yang bikin refreshed dan bahagia, bukan yang penuh tekanan. Keduanya ingin fokus mengeluarkan karya yang bisa memuaskan diri mereka sendiri, tanpa harus tertekan untuk menyenangkan semua orang.

Sebelum menutup perbincangan, Rinrin memberikan pesan khusus bagi para fans. “Pesan gue sih, sebagai fans, kita nggak perlu banding-bandingin antara satu musisi sama musisi lain, karena masing-masing punya karakter yang berbeda. Kalaupun misalnya ada yang ngomong jelek tentang gue, ya biarin aja. Jangan kesal dan ngasih perhatian ke para haters. Intinya, ketika lo mengidolakan orang lain, dibawa enjoy aja,” jelas Rinrin.

Wah, jadi makin nggak sabar ya nunggu karya terbaru Rinrin bersama Svmmerdose? Nih Rinrin juga ngasih 5 playlist favoritnya yang recommended banget buat lo dengerin:

  1. Tom Misch - South of the River
  2. Stevie Wonder - Overjoyed
  3. The 1975 - A Brief Inquiry into Online Relationship
  4. Erykah Badu - Baduizm
  5. Amine - Compensating

Sambil nunggu kejutan dari Svmmerdose, lo bisa ikutin terus update Rinrin di Instagram @Tarrarin!

Rich Brian: DOA - Suasana Baru Dari Rapper Andalan?

Fri, 18 September 2020
Cerita dibalik video musik Rich Brian DOA

Ada suasana segar yang dibawa oleh Rich Brian di album terbarunya, 1999 – di lagu DOA. Beatnya yang dinamis, Brian seperti membawa energi baru di mana para penikmatnya, mungkin dibuat terkejut dengan musik di lagu ini. Lo sudah dengar belum bro?

Dari beberapa lagu yang termasuk di dalam album 1999, DOA menjadi salah satu lagu favoritnya. Dilansir dari tirto – DOA adalah sebuah singkatan dari Dead On Arrival. Brian menceritakan kalau lagu ini adalah tentang persaingan dengan seseorang yang memiliki peluang nol di tempat pertama.

Kalau dari segi musik, melodi yang ada di dalam lagu DOA mengingatkannya kepada salah satu grup kesukaannya, yaitu Gorillaz. Lagu ini adalah lagu yang Brian nyanyikan ketika iya merasa mesti lebih baik daripada sebelumnya secara umum.

 

DOA Jadi Energi Tersendiri Dari Brian

rich brian DOA

Credit Image: cultr.com

Mungkin kalau rapper lain bisa saja meminta mobil Lamborghini, Ferrari atau mobil sport lainnya – tapi Brian? Oh my god – dia malah pilih Civic baru. Ini cukup jadi pembeda antara Brian dan rapper lainnya.

Di dalam video musik DOA, diperlihatkan kalau Brian menghabiskan waktunya berada dengan mobilnya. Baik saat dalam perjalanan dan saat mobilnya mogok juga. Tingkah dari Brian sendiri juga menyesuaikan dengan beat dari DOA ini sendiri.

Sehingga di video musik DOA kali ini, Brian terlihat lebih ‘pecicilan’ daripada video musik lainnya. Tidak apa, sih – justru hal ini jadi penyegar dan pembeda serta warna tersendiri dari Brian untuk video musik DOA ini.

Jika ditelisik dari musiknya sendiri, Brian menceritakan kalau DOA berasal dari sesi jamming dirinya, Jacob Ray, dan Diamond Pistols, lalu dengan random Louis Bell juga datang. Brian mengaku ia menjadi penggemar musiknya walau sudah mengenalnya lama dan pada hari itu ia bekerja untuknya.

Selain DOA, di dalam album 1999, setidaknya ada beberapa lagu andalan lainnya seperti ‘Don’t Care’, ‘Love in My Pocket’, ‘Long Run’, ‘When You Come Home’, dan ‘Sins’. Nah selain DOA, ‘Sins’ juga jadi lagu andalan Brian.

Dalam pengerjaan album ini, sebagian besar materi di sini diproduksi sendiri oleh Brian. Namun tetap ada yang ia kerjakan bersama dengan Bekon & The Donuts, Diamond Pistols dan Louis Bell. Dari album 1999, ada video musik yang cukup menarik perhatian, yaitu video musik dari Love in My Pocket.

Brian menceritakan kalau video musik ini jadi favoritnya sementara ini. Video musik dari Love in My Pocket menceritakan tentang bagaimana mencoba menjadi sempurna tidak akan berhasil di sebagian besar waktu.

Bro, apakah lo tahu album 1999 ini adalah album ke berapa dari Brian? Tahun 2019 lalu, Brian merilis albumnya yang berjudul The Sailor, 2018 Head in the Clouds dan ditahun yang sama juga yaitu Amen. Ketenaran Brian berangkat ketika ia mengeluarkan single Dat $tick dan langsung direkrut oleh label 88Rising.

Wah bagaimana nih bro? Dari segala penjelasan di atas – apakah lo sendiri sudah menonton dan menikmati video musik DOA dari Rich Brian? Kalau belum, langsung saja gas dan nonton di sini ya bro!

 

Feature Image – whiteboardjournal.com