• Music News
  • Sejarah Dibalik Lahirnya Hari Musik Nasional

Sejarah Dibalik Lahirnya Hari Musik Nasional

Wed, 18 March 2020
Seorang wanita duduk di studio rekaman Lokananta Recordings

Sebagai pencinta musik, atau bahkan salah satu dari penggiat di dunia musik, lo pasti ikut meramaikan Hari Musik Nasional. Entah lo mengunggah sesuatu di media sosial, atau terlibat dalam event khusus untuk memperingati hari spesial ini. Agar apreasiasi yang lo berikan semakin berarti, lo perlu tahu sejarah dibalik lahirnya Hari Musik Nasional yang setiap tahun lo rayakan. Berikut rangkuman historis Hari Musik Nasional.

 

Inisiatif apresiasi insan musik tanah air

Menpar saat itu, Jero Wacik, memberikan piala Metronome pada Benny Likumahuwa sebagai penerima penghargaan Nugraha Bhakti Musik Indonesia

Persatuan Artis, Penyanyi, Pencipta Lagu, dan Penata Musik Rekaman Indonesia atau yang lebih dikenal dengan akronimnya, PAPPRI, yang telah berdiri sejak 18 Juni 1986 sebenarnya sudah mengusulkan pada pemerintah untuk menetapkan Hari Musik Nasional pada kongres ketiga yang dilaksanakan di tahun 1998. Usulan yang sama juga kembali disampaikan pada kongres musik yang keempat di tahun 2002. Baru pada tahun 2003 usulan ini menjadi perhatian pemerintah.

Di tahun 2003 tersebut, Presiden RI Megawati Soekarnoputri lalu melakukan upacara yang intinya ingin mengapresiasi kerja insan musik tanah air. Inisiatif apresiasi ini ditandai dengan pemencetan pada tombol situs resmi milik PAPPRI, tepatnya pada tanggal 10 Maret 2003. Namun, pada saat itu belum ada peraturan resmi yang dikeluarkan terkait tanggal resmi Hari Musik Nasional. PAPPRI kemudian memperingati momen apresiasi tersebut setiap tanggal 9 Maret sebagai Hari Musik Nasional, termasuk menganugerahkan Nugraha Bhakti Musik Indonesia kepada insan musik tanah air atas dedikasi dan karyanya.

 

Mengambil Hari Lahir Pencipta Lagu Kebangsaan

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berdiri dan berbicara dari podium

Setelah sepuluh tahun PAPPRI merayakan Hari Musik Nasional, barulah pemerintah mengeluarkan keputusan resmi. Tepat pada tanggal 9 Maret tahun 2013 Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono yang menjabat saat itu mengeluarkan Keputusan Presiden (Keppres) No. 10 Tahun 2013 yang menetapkan tanggal 9 Maret sebagai Hari Musik Nasional. Keppres ini ingin memastikan bahwa apreasiasi akan terus diberikan oleh rakyat Indonesia bagi insan musik dan dedikasinya.

Pemilihan tanggal untuk penetapan Hari Musik Nasional ini pun bukan tanpa alasan. Pemerintah memilih untuk mengambil hari lahir dari pencipta lagu kebangsaan Indonesia, Sang Maestro Wage Rudolf Supratman sebagai simbolisasi penghormatan serta sumbangsih insan musik bagi negeri.

 

Perdebatan Perihal Tanggal Lahir Supratman

Patung W.R. Supratman memainkan biola di Museum Sumpah Pemuda, Jakarta

Barangkali beberapa dari lo nggak tahu, banyak buku sejarah yang memuat bahwa Supratman lahir di Jatinegara yang pada jaman Belanda bernama Meester Cornelis, tepatnya ia lahir pada tanggal 9 Maret 1903. Namun hal ini kemudian menjadi perdebatan dikarenakan informasi yang telah ditelusuri oleh Tim Pelusuran Sejarah W.R. Supratman menunjukkan Supratman lahir di tempat dan tanggal yang berbeda.

Roekijem, kakak perempuan Supratman memberi keterangan yang kemudian ditulis oleh Oerip Supardjo untuk Matumona bahwa Supratman sebenarnya lahir di desa. Bertahun-tahun setelahnya, tepatnya tahun 2007 barulah disahkan oleh Pengadilan Negeri Purworejo bahwa Supratman sebenarnya lahir di Kamis Wage, 19 Maret 1903, tepatnya di Dukuh Trembelang, Desa Somongari, Purworejo, Jawa Tengah.

Walau demikian, perayaan Hari Musik Nasional masih terus dirayakan di tanggal 9 Maret. Karena yang paling penting adalah niat untuk mengapresiasi insan musik. Pastikan lo juga ambil bagian untuk mengapresiasi karya-karya, dan dedikasi anak bangsa dengan menikmati musik atau bahkan berkunjung ke museum musik. Karena apresiasi yang lo berikan, berarti untuk keberlangsungan karya-karya mereka, Urbaners.

 

 

Sources: Okenews, Good News From Indonesia, Historia.id

Dave Grohl Melansir Akun IG Khusus Cerita Konyol Hingga Interupsi Hantu

Fri, 03 April 2020
Dave Grohl dalam salah satu penampilan panggungnya bersama The Foo Fighters

Nggak jauh berbeda dengan kebanyakan orang, Dave Grohl pentolan Foo Fighters ini tampaknya mulai merasa jenuh dan bosan dengan kewajiban tetap berada di dalam rumah selama wabah virus Corona. Beberapa dari lo yang membaca ini, mungkin merasakan hal yang sama dikarenakan nggak banyak hal yang dapat dilakukan saat harus berdiam di rumah sepanjang hari, apalagi selama berminggu-minggu. Namun, Grohl tahu cara mengatasi kebosanan ini.

 

Bikin Akun Instagram Baru

Tim Cook sedang memperkenalkan iPhone terbaru saat itu pada Dave Grohl

Untuk mengusir kebosanan di rumah selama masa isolasi, selain work from home, lo bisa saja menghabiskan sebagian besar waktu buat bermain game baru, mencoba resep dalgona coffee yang sedang viral, atau scrolling media sosial berjam-jam. Ide ini sepertinya yang membuat Grohl memutuskan membuat akun Instagram dengan nama @davestruestories dengan unggahan pertama tertanggal 25 Maret 2020 lalu.

Belum lama dibuat, akun milik Grohl ini sudah memiliki 277ribu pengikut. Ide Grohl nampak sangat sederhana. Ia hanya ingin membagikan cerita konyol yang dia alami sendiri di feed akun Instagram barunya ini, termasuk beberapa lawakan konyol. Tujuannya jelas untuk mengusir rasa jenuh dan bosan karena nggak bisa kemana-mana. Grohl juga berharap akun sampingannya ini dapat menghibur para pengikutnya dan bisa lebih betah di rumah.

 

Perkenalan Konyol Grohl

Dave Grohl sedang bermain drum

 “Hi. My Name is Dave. Sometimes I play drums. Sometimes I play guitar. Sometimes I tell stories. I’m currently looking for work, so I thought I’d pass the time by writing true short stories that will make people smile. (I’m also a total f****ng spaz who can’t sit around doing nothing).

My mother was a brilliant English teacher, my father a wicked speechwriter, so I decided to rebel by not paying attention to grammar and/or punctuation in school. (That, and cranking death metal 24/7 from my bedroom stereo). So… Have mercy. Not going for a Nobel Prize in literature here.

I Look forward to sharing some of the more ridiculous moments of my life with you. Stay tuned!

Wash your f****ng hands.

Dave”

Unggahan pertama yang dimuat Dave Grohl di akun baru tersebut adalah sebuah perkenalan singkat dengan celetukan-celetukan konyol dan lucu. Kalau lo tertarik dengan cerita-cerita yang akan dibagikan sang musisi, bisa langsung follow akunnya di Instagram.

 

Interupsi Hantu saat Menggarap Album

Dave Grohl tampak santai di dalam sebuah studio rekaman

Selain perkenalannya yang konyol, dan ide briliannya yang disambut hangat para fans untuk mengusir jenuh selama masa isolasi. Grohl juga sempat membagikan cerita yang dia alami saat masih bersama Nirvana, bermain drum bersama band populer tersebut.

Kisah terjadi saat mereka sedang merekam album mereka di sebuah rumah tua di Encino, California. Grohl dan personil lain yang berada di sana bisa merasakan situasi yang aneh. Alat-alat musik yang mereka pakai juga menghasilkan suara yang fals serta hasil rekaman yang sudah dilakukan terhapus begitu saja.

“We would open up a Pro Tools session and tracks would be missing. There were some tracks that were put on there that we didn’t put on there. But just like weird open mic noises. Nobody playing an instrument or anything like that, just an open mic recording a room.” Begitu tulis Grohl dalam unggahannya di Instagram yang sejauh ini masih berisi tiga unggahan.

 

 

 

Sources: Music-News, Radiox, WTFM