• Music News
  • Vakum Selama 8 Tahun, Rolling Stones Mengeluarkan Lagu Baru Bertajuk "Living in a Ghost Town"

Vakum Selama 8 Tahun, Rolling Stones Mengeluarkan Lagu Baru Bertajuk "Living in a Ghost Town"

Thu, 30 April 2020
Mick Jagger tampil enerjik di panggung dengan outfit bermotif floral

Terakhir kali merilis lagu baru sekitar 8 tahun yang lalu, nggak ada yang menyangka bahwa di tengah pandemi dan serangkaian tur konser yang harus dibatalkan, Rolling Stones justru mengejutkan penggemar dengan lagu barunya “Living in a Ghost Town”. Walau sempat merilis koleksi cover dalam album “Blues & Lonesome” di tahun 2016, tetap saja ini menjadi momen mengejutkan nan bersejarah bagi para pendengar setia.

 

Mulai Digarap Sejak 2019

Keith Richards dan Mick Jagger tampak tersenyum dalam sebuah kesempatan di red carpet

Dari judulnya, barangkali lo merasa bahwa lagu baru dari Rolling Stones baru saja digarap belakangan ini. Nyatanya, lagu ini sudah mulai dikerjakan sejak awal tahun 2019 di Los Angeles. Mick Jagger dan Keith Richards yang terlibat langsung dalam penulisan lagu ini bercerita tentang perasaan kelam saat berada di tempat mereka dulu hidup, namun sekarang sudah berubah.

Dengan bermodalkan jamming kilat dengan gitar selama sepuluh menit, Jagger mengaku sudah selesai menuliskan lagu tersebut. Satu hal yang ia dan rekan band lainnya nggak sangka adalah bagaimana lagu yang mereka tulis begitu serupa dengan keadaan orang-orang saat ini. Hingga akhirnya, The Stones memutuskan untuk merilis lagu tersebut tanggal 24 April 2020 lalu.

 

Sempat Ditulis Kembali Sebelum Dirilis

Para anggota band legendaris Rolling Stones masih bersemangat tampil di panggung

Situasi di tengah pandemi yang mengharuskan banyak orang tinggal dan berdiam di dalam rumah alih-alih keluar dan melakukan aktivitas seperti biasanya, membuat Jagger merasa dekat dengan lirik-lirik yang ditulisnya bersama Richards di lagu Living in A Ghost Town. Mereka akhirnya memutuskan untuk merilis lagu ini sekarang. Lagu yang berisi cerita tentang rasa kacau dan hancur, serta sentuhan rasa sepi karena kesendirian dan terisolasi.

“Life was so beautiful, then we all got locked down. Please let this be over, stuck in a world without end,” begitu penggalan lirik dari lagu yang sebelum dirilis sempat ditulis kembali oleh Jagger. Jagger berpikir untuk memberi sedikit sentuhan terakhir yang akan membuat lo lebih merasa relevan saat mendengar lagu baru mereka ini. Nggak butuh banyak perubahan memang, karena ide dasarnya sebenarnya sudah relevan dengan situasi sekarang.

 

Lebih Banyak Track akan Menyusul

Rolling Stones tampak sedang tampil di panggung dengan enerjik

Perilisan lagu baru ini memang jadi angin segar di kalangan pecinta musik rock dan penggemar setia Rolling Stones. Ini bisa jadi sinyal baik bahwa sang band legendaris sedang dalam proses penggarapan musik lain untuk merilis album penuh di tahun ini. Sebagai hadiah ganti tur konser yang dibatalkan.

Dalam wawancaranya bersama Apple Music, Richards membocorkan bahwa ada sekitar lima hingga enam track lain yang masih digarap. Apalagi, melihat situasi di mana himbauan untuk social distancing dan nggak berkumpul dulu ini juga memberikan banyak waktu luang buat mereka. Jadi, bukan nggak mungkin akan ada lebih banyak track digarap di sela-sela waktu luang ini. Kita tunggu saja.

Mendengar lantunan Living in A Ghost Town yang punya sentuhan khas dari The Stones saja sudah memberikan kesegaran sendiri. Apalagi tracks lain yang bisa jadi juga dirilis dalam waktu dekat ini. Benar-benar pilihan eskapis yang menyenangkan para pecinta musik. Apalagi, lo juga sekarang punya lebih banyak waktu untuk mengeksplorasi lagu, album, bahkan musik baru.

 

 

Sources: The Rolling Stones, CNN Indonesia, Kompas

The Chainsmokers akan Jadi Host untuk Festival EDM Virtual Pertama

Fri, 29 May 2020
Salah satu penampilan panggung The Chainsmokers

Di tengah pandemi, banyak banget festival musik yang dibatalkan dan para musisi dengan kreatifnya menghadirkan konser virtual yang bisa lo nikmati #MumpungLagiDirumah saja. Konser virtual EDM yang diselenggarakan oleh Sirius XM ini diberi judul DisDance. Sekilas terdengar seperti “distance,” sesuai dengan kondisi terkini kita semua. Festival EDM virtual pertama ini dibawakan langsung oleh The Chainsmokers.

 

Akan Berlangsung Selama Tiga Hari

Andrew Taggart dan Alex Pall tersenyum ke kamera dalam salah satu panggung mereka

Keseruan dari festival virtual DisDance ini berlangsung selama tiga hari. SiriusXM secara eksklusif menunjuk Andrew Taggart dan Alex Pall dari The Chainsmokers untuk meramaikan festival EDM ini dari rumah mereka. Festival EDM ini berlangsung pada 22 hingga 24 Mei 2020 lalu. Disiarkan secara langsung dari saluran BPM milik SiriusXM.

Festival virtual ini sukses jadi obat rindu para pecinta musik EDM dan yang nggak bisa kemana-mana, apalagi seru-seruan di festival dalam waktu dekat. Apalagi set musik EDM dimainkan dalam waktu yang cukup panjang, yakni tiga hari di akhir pekan. Waktu yang tepat Bro buat bersenang-senang dan melepas penat sejenak.

 

Jadi Bentuk Support untuk Industri Musik

Penampilan spektakular The Chainsmokers dengan tembakan kembang api dari sisi panggung

Festival virtual ini juga dilengkapi dengan set eksklusif milik Avicii di tahun 2011. Sedikit banyak dapat mengobati para penggemar musisi dengan nama asli Tim Bergling yang meninggal di tahun 2018 lalu. Set yang dijadikan penghormatan pada musisi EDM yang satu ini disambut positif para penggemar musik EDM.

Nggak hanya itu, panggung EDM virtual ini juga akan menyumbangkan keuntungan serta sejumlah donasi bagi MusicCares. Tujuannya untuk dapat mendukung para pekerja di industri musik yang membutuhkan dan terdampak dari adanya pandemi ini. Apalagi mengingat nggak ada lagi konser dan festival yang diadakan, beberapa pekerja di industri musik juga ikut merugi tanpa ada pekerjaan selama pandemi.

 

Line Up Musisi EDM Terbaik

Alex Pall dan Andrew Taggart berpose dengan apparel serba hitam

Nggak hanya dibawakan oleh musisi EDM terbaik seperti The Chainsmokers saja, Bro. Festival EDM virtual yang sudah berlangsung ini diramaikan jejeran musisi EDM yang nggak kalah keren dan eksklusif pula. Termasuk juga musisi-musisi EDM dengan nama besar seperti Afrojack, Alesso, Armin van Buuren, Gryffin, Kaskade, Krewella, Kygo, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Nggak lupa juga musisi EDM yang populer dan lagu-lagunya banyak jadi hits, seperti Major Lazer, Marshmello, Martin Garrix, Steve Aoki, juga Tiësto. Ada juga set ekslusif milik Avicii yang tadi sempat disebutkan di atas. Ini adalah penampilan Avicii dalam acara eksklusif milik SiriusXM di tahun 2011.

Kebayang ya betapa serunya festival EDM yang disiarkan dari set masing-masing line up musisi EDM ini. Tujuannya pun nggak semata-mata untuk menghibur lo yang ada di rumah atau mengobati kerinduan lo akan ramainya suasana festival EDM. Tetapi sekaligus juga membantu dan memberi kontribusi berarti di tengah pandemi yang sedang berlangsung ini.

 

 

 

Sources: The Billboard, TicketNews, SiriusXm