• Music News
  • MLDSPOT Art & Sound: Dimana Seni Lukis Visual dan Musik Menjadi Satu

MLDSPOT Art & Sound: Dimana Seni Lukis Visual dan Musik Menjadi Satu

Tue, 23 February 2016

Seni lukis visual di tempat umum atau yang biasa disebut mural merupakan salah satu bentuk apresiasi para seniman dalam mengungkapkan suatu keadaan atau juga bermanfaat untuk mengedukasikan sesuatu. Bentuk mural juga bersifat lebih bebas, biasanya sebuah grafiti atau lukisan yang digambar pada tembok atau dinding jalanan. Tetapi mural sering kali dikaitkan dengan sesuatu yang negatif, karena wadah mural tersebut yang salah ataupun tanpa izin. Jangan jadikan hobi positif tersebut diekspresikan pada tempat yang salah ya, Urbaners!

Nah, Kalau Urbaners gemar membuat mural ataupun karya seni melukis, ada wadah yang tepat untuk lo, Urbaners! MLDSPOT Art & Sound adalah kompetisi mural dengan menyatukan seni visual dengan seni musik, pas banget untuk lo yang artsy dan juga mencintai seni musik.

Kompetisi mural ini akan di nilai oleh juri-juri profesional di bidang seni yaitu @handokohendroyono @darbotz @harimerdeka @faridstevy and @masjacob. Buktikan kehebatan lo dalam membuat mural, dan dapatkan tiket Java Jazz Festival 2016 untuk 2 orang pemenang. Caranya mudah banget kok Urbaners, baca keterangan dibawah ini ya!

Cara Mengikuti Kompetisi

  1. Follow akun instagram @MLDSPOT.
  2. Upload gambar kamu yang ARTsy banget, bertemakan Art & Sound.
  3. Tulis caption yang menarik dengan hashtag #MLDSPOTJAZZxMURAL #MLDARE2JJF16 #MLDSPOT dan mention @MLDSPOT @handokohendroyono.
  4. Challenge 3 teman kamu untuk mengikuti kompetisi ini.

Ketentuan Umum

  1. Peserta harus warga negara Indonesia.
  2. Peserta harus 18 tahun keatas.
  3. Peserta harus follow akun Instagram @MLDSPOT
  4. Kompetisi #MLDSPOTJAZZxMURAL berlangsung pada tanggal 23 February s/d 29 February 2016.
  5. Foto harus karya asli peserta, belum pernah diikutsertakan dalam kompetisi lainnya.
  6. Foto yang di-upload tidak mengandung unsur politik, SARA, dan pornografi.
  7. Semua gmbar yang di-upload peserta melalui Instagram memberikan hak guna kembali bagi @MLDSPOT untuk dipublikasi ulang.
  8. Panitia tidak bertanggung jawab apabila ada pihak lain yang meng-claim gambar yang digunakan/diupload oleh peserta.
  9. 2 orang pemenang dengan gambar terbaik akan mendapatkan masing-masing 2 tiket Java Jazz Festival 2016.
  10. Pengumuman pemenang akan dilakukan pada tanggal 2 Maret 2016.
  11. Penilaian juri berdasarkan keunikan, orisinalitas & kreativitas.
  12. Keputusan juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
  13. Pemenang akan dihubungi oleh panitia dan harus memenuhi syarat & ketentuan yang berlaku (seperti yang sudah disebutkan diatas).
  14. Panitia berhak mendiskualifikasi peserta yang didapati melakukan kecurangan tanpa ada pemberitahuan sebelumnya.
  15. Syarat dan ketentuan dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.

The Chainsmokers Tuai Kontroversi Usai Gelar Konser Drive-In

Fri, 07 August 2020
Duo DJ The Chainsmokers mengenakan kemeja hitam dan putih di atas panggung sambil memegang piala

Pandemi COVID-19 yang masih belum berujung ini tampaknya mulai membuat banyak orang merasa bosan. Wajar saja, berbagai industri hiburan dunia mengalami hiatus sementara, mulai dari perfilman hingga musik. Itu sebabnya tercipta ide untuk menggelar konser drive-in yang menjanjikan pengalaman konser yang nggak kalah seru.

Walaupun sudah ada di era new normal, namun lo tetap saja harus mematuhi aturan social distancing #MauLagiDimanapun. Itu sebabnya konser drive-in cocok karena para peserta konser bisa duduk nyaman dan jauh dari peserta konser lainnya. Konsep drive-in ini juga dianut dalam konser The Chainsmoker. Namun sayangnya, konser ini malah menuai kontroversi.

 

Sebuah Konser Amal di Hamptons

The Chainsmokers di atas panggung sambil memegang mikrofon

Konser yang digelar oleh sebuah agensi travel dan lifestyleIn The Know Experiences” mengundang duo DJ ternama, yaitu The Chainsmokers dan DJ D-Sol. Sebanyak 2.000 orang memadati sebuah lapangan di kawasan elit Hamptons, beberapa di antaranya ada Cuba Gooding Jr., Connor Kennedy, Tyler dan Cameron Winklevoss.

Satu tiket masuk dibanderol dengan harga yang fantastis, berkisar mulai dari USD1,250 sampai USD25,000. Seluruh profit dari konser ini diamalkan ke badan No Kid Hungry, Southampton Fresh Air Home, dan Children’s Medical Fund New York. Kabarnya, The Chainsmokers juga akan menggelar konser dengan konsep drive-in di Miami, Los Angeles, Nashville, Chicago, dan Atlanta.

 

Sudah Menjalankan Prosedur Kesehatan

Penampilan drive-in concert dengan panggung megah dan rentetan mobil yang terparkir rapi

Potongan video para penonton konser ini mulai viral di Twitter dan akhirnya malah menimbulkan kontroversi. Menanggapi kritikan pedas netizen, penyelenggara konser akhirnya mengeluarkan pernyataan yang menyebutkan protokol kesehatan apa saja yang dilakukan untuk menjamin konser drive-in ini aman bagi masyarakat.

Pernyataan tersebut menjelaskan bahwa suhu setiap peserta dicek sebelum memasuki konser, kemudian masing-masing diberikan masker sebelum diperbolehkan untuk memarkir mobil di depan panggung konser. Para peserta juga nggak diperbolehkan untuk meninggalkan spot berukuran 20 x 20 inci tersebut.

Berdasarkan video yang beredar, sayangnya ada beberapa kontradiksi dari pernyataan tersebut. Sebagian besar peserta terlihat seru menari tanpa mematuhi physical distancing, beberapa bahkan nggak memakai masker. Konser drive-in yang seharusnya dinikmati dari dalam mobil malah justru menyerupai konser pada umumnya sebelum pandemi.

 

Dikecam Publik dan Pemerintah

Andrew Cuomo Gubernur New York mengenakan jas hitam, tampak bendera Amerika Serikat

Walaupun digadang sebagai konser amal, konser drive-in yang dibintangi The Chainsmokers ini dikecam publik, khususnya para pengguna Twitter. Nggak sedikit dari mereka yang mengkritik sikap acuh tak acuh dari para peserta konser yang pastinya berasal dari kalangan menengah ke atas. Netizen juga menyayangkan keputusan peserta konser untuk mengabaikan kesehatan hanya demi menonton The Chainsmokers.

Nggak hanya mengambil perhatian publik, berita ini juga sampai ke kuping Gubernur New York, Andrew Cuomo. Saat ini, konser drive-in tersebut sedang dalam tahap penyelidikan karena Cuomo bersikeras bahwa konser tersebut ilegal dan tidak mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah.

 

 

 

Sources: GQ, Vulture, Variety.