• Music News
  • Pengalaman Pertama Sierra Soetedjo Bernyanyi Di Dalam Bus

Pengalaman Pertama Sierra Soetedjo Bernyanyi Di Dalam Bus

Sat, 16 April 2016

Penampilan Sierra Soetedjo di Stage Bus Jazz Tour 2016 Jakarta pada hari Jumat, 15 April 2016 sangat mengejutkan, Urbaners. Oiya bagi lo yang masih asing dengan namanya, Sierra Soetedjo merupakan musisi Jazz yang sangat berbakat yang pernah berduet dengan Tompi di album ke-3nya, tidak hanya itu, wanita cantik satu ini juga pernah sekolah di Western Australian Academy of Performing Arts, Australia. Jadi bisa kebayang dong penampilannya seperti apa, Urbaners?

Sierra merupakan salah satu bintang utama di pembukaan Stage Bus Jazz Tour 2016 bersama Kunto Aji. Sekitar pukul 20.00 Sierra menghibur para penonton yang ada di Pasar Festival. Saat pertama kali ia muncul di stage dengan gaya casual, sleeveless putih, celana pendek houndstooth dipadukan dengan stocking dan heels berwarna hitam Sierra tampak simply gorgeous. Pokoknya kalau lo menontonnya pada malam itu pasti langsung jatuh hati deh, Urbaners! Bahkan ada beberapa turis mancanegara yang tidak sengaja  lewat di jalanan, langsung menatap nanar penampilannya pada saat itu.

Sierra Soetedjo diiringi oleh empat personil band-nya bernyanyi sekitar tujuh lagu. Acara ini juga menjadi ajang Sierra Soetedjo untuk memperkenalkan lagu-lagu terbarunya seperti The Only One, The Other Half of You dan Save The Last Dance. Tidak hanya itu, wanita cantik satu ini juga men-cover beberapa lagu terkenal yang di aransemen ulang menjadi jazzy seperti Love Me Like You Do dari Ellie Goulding, Like I'm Gonna Lose You dari Meghan Trainor, dan Mau Dibawa Kemana dari Armada Band. Selama performance, Sierra Soetedjo juga sering kali melakukan sketching yang membuat penonton terpukau.

Sierra Soetedjo tampak sangat enjoy pada malam itu, bahkan ia juga turun dari bus dan mengajak para penonton untuk bernyanyi bersama. Inilah yang membedakan serunya nonton Stage Bus Jazz Tour dengan panggung pada umumnya, lo akan merasa lebih dekat dengan musisi favorit lo. Jadi tidak hanya nonton mereka, tetapi juga nge-jam bareng! Hal tersebut juga dirasakan Sierra Soetedjo saat bernyanyi di Stage Bus Jazz Tour. "Lucu banget, konsepnya sangat menyenangkan", Ujar Sierra saat ditanyakan bagaimana rasanya bernyanyi di dalam bus.

Nah, untuk lo yang melewatkan penampilan Sierra Soetedjo, tenang aja Urbaners, ia akan tampil kembali di Stage Bus Jazz Tour 2016 di titik lainnya!

The Chainsmokers Tuai Kontroversi Usai Gelar Konser Drive-In

Fri, 07 August 2020
Duo DJ The Chainsmokers mengenakan kemeja hitam dan putih di atas panggung sambil memegang piala

Pandemi COVID-19 yang masih belum berujung ini tampaknya mulai membuat banyak orang merasa bosan. Wajar saja, berbagai industri hiburan dunia mengalami hiatus sementara, mulai dari perfilman hingga musik. Itu sebabnya tercipta ide untuk menggelar konser drive-in yang menjanjikan pengalaman konser yang nggak kalah seru.

Walaupun sudah ada di era new normal, namun lo tetap saja harus mematuhi aturan social distancing #MauLagiDimanapun. Itu sebabnya konser drive-in cocok karena para peserta konser bisa duduk nyaman dan jauh dari peserta konser lainnya. Konsep drive-in ini juga dianut dalam konser The Chainsmoker. Namun sayangnya, konser ini malah menuai kontroversi.

 

Sebuah Konser Amal di Hamptons

The Chainsmokers di atas panggung sambil memegang mikrofon

Konser yang digelar oleh sebuah agensi travel dan lifestyleIn The Know Experiences” mengundang duo DJ ternama, yaitu The Chainsmokers dan DJ D-Sol. Sebanyak 2.000 orang memadati sebuah lapangan di kawasan elit Hamptons, beberapa di antaranya ada Cuba Gooding Jr., Connor Kennedy, Tyler dan Cameron Winklevoss.

Satu tiket masuk dibanderol dengan harga yang fantastis, berkisar mulai dari USD1,250 sampai USD25,000. Seluruh profit dari konser ini diamalkan ke badan No Kid Hungry, Southampton Fresh Air Home, dan Children’s Medical Fund New York. Kabarnya, The Chainsmokers juga akan menggelar konser dengan konsep drive-in di Miami, Los Angeles, Nashville, Chicago, dan Atlanta.

 

Sudah Menjalankan Prosedur Kesehatan

Penampilan drive-in concert dengan panggung megah dan rentetan mobil yang terparkir rapi

Potongan video para penonton konser ini mulai viral di Twitter dan akhirnya malah menimbulkan kontroversi. Menanggapi kritikan pedas netizen, penyelenggara konser akhirnya mengeluarkan pernyataan yang menyebutkan protokol kesehatan apa saja yang dilakukan untuk menjamin konser drive-in ini aman bagi masyarakat.

Pernyataan tersebut menjelaskan bahwa suhu setiap peserta dicek sebelum memasuki konser, kemudian masing-masing diberikan masker sebelum diperbolehkan untuk memarkir mobil di depan panggung konser. Para peserta juga nggak diperbolehkan untuk meninggalkan spot berukuran 20 x 20 inci tersebut.

Berdasarkan video yang beredar, sayangnya ada beberapa kontradiksi dari pernyataan tersebut. Sebagian besar peserta terlihat seru menari tanpa mematuhi physical distancing, beberapa bahkan nggak memakai masker. Konser drive-in yang seharusnya dinikmati dari dalam mobil malah justru menyerupai konser pada umumnya sebelum pandemi.

 

Dikecam Publik dan Pemerintah

Andrew Cuomo Gubernur New York mengenakan jas hitam, tampak bendera Amerika Serikat

Walaupun digadang sebagai konser amal, konser drive-in yang dibintangi The Chainsmokers ini dikecam publik, khususnya para pengguna Twitter. Nggak sedikit dari mereka yang mengkritik sikap acuh tak acuh dari para peserta konser yang pastinya berasal dari kalangan menengah ke atas. Netizen juga menyayangkan keputusan peserta konser untuk mengabaikan kesehatan hanya demi menonton The Chainsmokers.

Nggak hanya mengambil perhatian publik, berita ini juga sampai ke kuping Gubernur New York, Andrew Cuomo. Saat ini, konser drive-in tersebut sedang dalam tahap penyelidikan karena Cuomo bersikeras bahwa konser tersebut ilegal dan tidak mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah.

 

 

 

Sources: GQ, Vulture, Variety.